alexametrics
23.3 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Jukung Speed Terbalik

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para nelayan Puger yang menggunakan perahu, sekoci, jukung, dan speed cukup kesulitan saat mau berangkat melaut. Bahkan satu jukung jenis speedboat terbalik sebelum masuk Plawangan, Minggu (13/9), pukul 14.00 kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang pengemudi, yakni Matsolar, dan dua temannya warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, berhasil menyelamatkan diri. Saat dihantam ombak, Matsolar dan dua temannya langsung melompat.

Akibat jukung speed terbalik dan terus dihantam ombak, beberapa bagian rusak atau lepas, termasuk atap. “Sementara perahu dan sekoci serta jukung lain banyak yang urung melaut. Memilih bersandar di muara Sungai Bedadung, belakang warung Pak Matori,” kata Catur, salah satu warga Puger.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para nelayan Puger yang menggunakan perahu, sekoci, jukung, dan speed cukup kesulitan saat mau berangkat melaut. Bahkan satu jukung jenis speedboat terbalik sebelum masuk Plawangan, Minggu (13/9), pukul 14.00 kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang pengemudi, yakni Matsolar, dan dua temannya warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, berhasil menyelamatkan diri. Saat dihantam ombak, Matsolar dan dua temannya langsung melompat.

Akibat jukung speed terbalik dan terus dihantam ombak, beberapa bagian rusak atau lepas, termasuk atap. “Sementara perahu dan sekoci serta jukung lain banyak yang urung melaut. Memilih bersandar di muara Sungai Bedadung, belakang warung Pak Matori,” kata Catur, salah satu warga Puger.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para nelayan Puger yang menggunakan perahu, sekoci, jukung, dan speed cukup kesulitan saat mau berangkat melaut. Bahkan satu jukung jenis speedboat terbalik sebelum masuk Plawangan, Minggu (13/9), pukul 14.00 kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang pengemudi, yakni Matsolar, dan dua temannya warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, berhasil menyelamatkan diri. Saat dihantam ombak, Matsolar dan dua temannya langsung melompat.

Akibat jukung speed terbalik dan terus dihantam ombak, beberapa bagian rusak atau lepas, termasuk atap. “Sementara perahu dan sekoci serta jukung lain banyak yang urung melaut. Memilih bersandar di muara Sungai Bedadung, belakang warung Pak Matori,” kata Catur, salah satu warga Puger.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/