alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Bisa Gunakan Green House

Mobile_AP_Rectangle 1

Dari segi fungsional, teknologinya juga bisa menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu. Sebab, di dalam green house, lingkungan bisa dikendalikan bagaimana pun kondisi lingkungan di luar. “Kalau di Jawa Timur sendiri sekarang memang sudah banyak. Kalau di Unej produk hortikultura memang menggunakan green house di Agroteknopark,” ucap dia.

Lebih jauh, Parawita menjelaskan, komoditas hortikultura cukup banyak. Meliputi sayur, buah, dan termasuk tanaman hias. “Yang paling banyak kendala berkaitan dengan pangan, sayur dan buah. Produk hortikultura ini memang mudah rusak. Harus ditangani dengan cepat. Selain itu, jumlahnya cukup banyak, tidak ringkas,” bebernya.

Di sisi lain, permasalahan harga juga menjadi kendala utama. Penanganan komoditas ini berkaitan dengan manajemen budi daya. Sebenarnya tanaman hortikultura tersebut butuhnya tidak banyak. Tetapi harus berkesinambungan. “Jadi, setiap hari ada dengan produk yang tidak banyak. Sehingga bagaimana teknik budi dayanya harus tepat. Juga bisa dibuatkan kalender tahunan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Dari segi fungsional, teknologinya juga bisa menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu. Sebab, di dalam green house, lingkungan bisa dikendalikan bagaimana pun kondisi lingkungan di luar. “Kalau di Jawa Timur sendiri sekarang memang sudah banyak. Kalau di Unej produk hortikultura memang menggunakan green house di Agroteknopark,” ucap dia.

Lebih jauh, Parawita menjelaskan, komoditas hortikultura cukup banyak. Meliputi sayur, buah, dan termasuk tanaman hias. “Yang paling banyak kendala berkaitan dengan pangan, sayur dan buah. Produk hortikultura ini memang mudah rusak. Harus ditangani dengan cepat. Selain itu, jumlahnya cukup banyak, tidak ringkas,” bebernya.

Di sisi lain, permasalahan harga juga menjadi kendala utama. Penanganan komoditas ini berkaitan dengan manajemen budi daya. Sebenarnya tanaman hortikultura tersebut butuhnya tidak banyak. Tetapi harus berkesinambungan. “Jadi, setiap hari ada dengan produk yang tidak banyak. Sehingga bagaimana teknik budi dayanya harus tepat. Juga bisa dibuatkan kalender tahunan,” pungkasnya.

Dari segi fungsional, teknologinya juga bisa menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi kondisi iklim yang tidak menentu. Sebab, di dalam green house, lingkungan bisa dikendalikan bagaimana pun kondisi lingkungan di luar. “Kalau di Jawa Timur sendiri sekarang memang sudah banyak. Kalau di Unej produk hortikultura memang menggunakan green house di Agroteknopark,” ucap dia.

Lebih jauh, Parawita menjelaskan, komoditas hortikultura cukup banyak. Meliputi sayur, buah, dan termasuk tanaman hias. “Yang paling banyak kendala berkaitan dengan pangan, sayur dan buah. Produk hortikultura ini memang mudah rusak. Harus ditangani dengan cepat. Selain itu, jumlahnya cukup banyak, tidak ringkas,” bebernya.

Di sisi lain, permasalahan harga juga menjadi kendala utama. Penanganan komoditas ini berkaitan dengan manajemen budi daya. Sebenarnya tanaman hortikultura tersebut butuhnya tidak banyak. Tetapi harus berkesinambungan. “Jadi, setiap hari ada dengan produk yang tidak banyak. Sehingga bagaimana teknik budi dayanya harus tepat. Juga bisa dibuatkan kalender tahunan,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/