alexametrics
23.3 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Wisata Jember Bergeliat Lagi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar JemberWisata di Jember sangat beraneka ragam. Mulai dari pantai, air terjun, hingga wisata edukasi. Setelah dua tahun pandemi, Jember berupaya untuk bangkit. Salah satunya dalam hal wisata. Di antara beberapa destinasi wisata, pantai adalah lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

BACA JUGA : TV Media Promosi Pasar Induk Dirusak

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yungki menjelaskan, ada empat wisata yang dimiliki oleh Pemkab Jember, yaitu pemandian alam Rembangan, Pemandian Kebonagung, Pemandian Patemon, dan Pantai Watu Ulo. “Dari keempat wisata yang dimiliki Pemkab Jember, yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Rembangan dan Watu Ulo,” ujar Yungki.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria 41 tahun itu menambahkan, setelah pandemi Covid-19 menurun, khususnya di Jember, jumlah pengunjung wisata yang berada di Jember merangkak naik. Tak hanya wisatawan lokal, pengunjung dari mancanegara juga mulai berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jember.

Dari data tahun 2020, wisatawan mancanegara ada 254 orang. Namun, pada tahun 2021 menurun menjadi 195 orang. Namun, wisatawan lokal terus naik. Pada tahun 2020 ada 80.286 orang dan pada tahun 2021 ada 400.444 orang. Naiknya jumlah wisatawan domestik tersebut karena ada beberapa kebijakan dari pemerintah daerah, salah satunya menggratiskan Pantai Watu Ulo. “Semenjak beberapa wisata di Jember digratiskan seperti Pantai Watu Ulo, Pantai Tanjung Papuma, Pemandian Alam Rembangan, dan juga Pemandian Patemon, banyak warga Jember mengunjungi wisata-wisata tersebut. Sehingga bisa dikatakan wisata di Jember bangkit kembali,” jelasnya saat diwawancarai Jawa Pos Radar Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar JemberWisata di Jember sangat beraneka ragam. Mulai dari pantai, air terjun, hingga wisata edukasi. Setelah dua tahun pandemi, Jember berupaya untuk bangkit. Salah satunya dalam hal wisata. Di antara beberapa destinasi wisata, pantai adalah lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

BACA JUGA : TV Media Promosi Pasar Induk Dirusak

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yungki menjelaskan, ada empat wisata yang dimiliki oleh Pemkab Jember, yaitu pemandian alam Rembangan, Pemandian Kebonagung, Pemandian Patemon, dan Pantai Watu Ulo. “Dari keempat wisata yang dimiliki Pemkab Jember, yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Rembangan dan Watu Ulo,” ujar Yungki.

Pria 41 tahun itu menambahkan, setelah pandemi Covid-19 menurun, khususnya di Jember, jumlah pengunjung wisata yang berada di Jember merangkak naik. Tak hanya wisatawan lokal, pengunjung dari mancanegara juga mulai berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jember.

Dari data tahun 2020, wisatawan mancanegara ada 254 orang. Namun, pada tahun 2021 menurun menjadi 195 orang. Namun, wisatawan lokal terus naik. Pada tahun 2020 ada 80.286 orang dan pada tahun 2021 ada 400.444 orang. Naiknya jumlah wisatawan domestik tersebut karena ada beberapa kebijakan dari pemerintah daerah, salah satunya menggratiskan Pantai Watu Ulo. “Semenjak beberapa wisata di Jember digratiskan seperti Pantai Watu Ulo, Pantai Tanjung Papuma, Pemandian Alam Rembangan, dan juga Pemandian Patemon, banyak warga Jember mengunjungi wisata-wisata tersebut. Sehingga bisa dikatakan wisata di Jember bangkit kembali,” jelasnya saat diwawancarai Jawa Pos Radar Jember.

SUMBERSARI, Radar JemberWisata di Jember sangat beraneka ragam. Mulai dari pantai, air terjun, hingga wisata edukasi. Setelah dua tahun pandemi, Jember berupaya untuk bangkit. Salah satunya dalam hal wisata. Di antara beberapa destinasi wisata, pantai adalah lokasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

BACA JUGA : TV Media Promosi Pasar Induk Dirusak

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Yungki menjelaskan, ada empat wisata yang dimiliki oleh Pemkab Jember, yaitu pemandian alam Rembangan, Pemandian Kebonagung, Pemandian Patemon, dan Pantai Watu Ulo. “Dari keempat wisata yang dimiliki Pemkab Jember, yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Rembangan dan Watu Ulo,” ujar Yungki.

Pria 41 tahun itu menambahkan, setelah pandemi Covid-19 menurun, khususnya di Jember, jumlah pengunjung wisata yang berada di Jember merangkak naik. Tak hanya wisatawan lokal, pengunjung dari mancanegara juga mulai berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jember.

Dari data tahun 2020, wisatawan mancanegara ada 254 orang. Namun, pada tahun 2021 menurun menjadi 195 orang. Namun, wisatawan lokal terus naik. Pada tahun 2020 ada 80.286 orang dan pada tahun 2021 ada 400.444 orang. Naiknya jumlah wisatawan domestik tersebut karena ada beberapa kebijakan dari pemerintah daerah, salah satunya menggratiskan Pantai Watu Ulo. “Semenjak beberapa wisata di Jember digratiskan seperti Pantai Watu Ulo, Pantai Tanjung Papuma, Pemandian Alam Rembangan, dan juga Pemandian Patemon, banyak warga Jember mengunjungi wisata-wisata tersebut. Sehingga bisa dikatakan wisata di Jember bangkit kembali,” jelasnya saat diwawancarai Jawa Pos Radar Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/