alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Cerita Pengecer Koran Radar Jember, Optimistis karena Beritanya Bebas Hoax

Mobile_AP_Rectangle 1

Salah satu ujung tombak Jawa Pos Radar Jember adalah loper. Setiap hari, mereka mempromosikan informasi yang kredibel kepada warga. Bagi loper, informasi yang ditawarkan merupakan sajian berita yang seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.

AHMAD MA’MUN, RADAR JEMBER

***

Mobile_AP_Rectangle 2

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Sinar matahari belum sepenuhnya terpancar. Saat remang-remang itu, Nur Hasan sudah bersiap memacu tenaganya menuju agen koran Jawa Pos Radar Jember. Dia mengambil puluhan koran untuk diecer di perempatan Mangli. Kebiasaan itu dilakukan setiap hari, untuk kebutuhan keluarga beserta anak-anaknya.

Menurut dia, banyak orang yang menganggap remeh pekerjaan tersebut. Namun, dia tak menggubrisnya. Selama puluhan tahun menjadi loper koran, dia sudah berhasil membahagiakan keluarganya. Bahkan, bisa mengantarkan kedua anaknya ke gerbang pelaminan.

Nur Hasan termasuk loper yang setia. Dia menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sumber penghasilan utama bagi keluarganya. Profesi tersebut dia tekuni sejak dikaruniai seorang anak, sekitar 30 tahun lalu. Sampai sekarang, dia sudah punya tiga anak, dan tetap menekuni pekerjaannya. Waktu 30 tahun tentunya bukan waktu yang sebentar bagi seorang promotor berita di simpang empat Kelurahan Mangli, Kelurahan Kaliwates.

Setiap lampu berwarna merah, Nur Hasan mulai turun dari trotoar. Dia bergegas memperlihatkan lipatan koran yang berisi headline berita Radar Jember. Dia tunjukkan di depan kaca mobil sampai lima detik. Dalam waktu sesingkat itu, pengendara diharapkan bisa tertarik untuk mendapatkan informasi yang diliput secara langsung. Bukan informasi copy paste atau jiplakan seperti yang banyak beredar dan tidak jelas perusahaannya.

Dia melakukan upaya untuk menawarkan itu kepada semua pengendara, sampai lampu berubah menyala hijau. Dia baru beranjak ke trotoar lagi. “Berita di depan itu pasti bagus-bagus. Jadi, saya perlihatkan dulu ke pengendara bagian depannya, biar bisa tertarik dan membelinya,” katanya sambil melambaikan koran Jawa Pos Radar Jember ke konsumen.

- Advertisement -

Salah satu ujung tombak Jawa Pos Radar Jember adalah loper. Setiap hari, mereka mempromosikan informasi yang kredibel kepada warga. Bagi loper, informasi yang ditawarkan merupakan sajian berita yang seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.

AHMAD MA’MUN, RADAR JEMBER

***

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Sinar matahari belum sepenuhnya terpancar. Saat remang-remang itu, Nur Hasan sudah bersiap memacu tenaganya menuju agen koran Jawa Pos Radar Jember. Dia mengambil puluhan koran untuk diecer di perempatan Mangli. Kebiasaan itu dilakukan setiap hari, untuk kebutuhan keluarga beserta anak-anaknya.

Menurut dia, banyak orang yang menganggap remeh pekerjaan tersebut. Namun, dia tak menggubrisnya. Selama puluhan tahun menjadi loper koran, dia sudah berhasil membahagiakan keluarganya. Bahkan, bisa mengantarkan kedua anaknya ke gerbang pelaminan.

Nur Hasan termasuk loper yang setia. Dia menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sumber penghasilan utama bagi keluarganya. Profesi tersebut dia tekuni sejak dikaruniai seorang anak, sekitar 30 tahun lalu. Sampai sekarang, dia sudah punya tiga anak, dan tetap menekuni pekerjaannya. Waktu 30 tahun tentunya bukan waktu yang sebentar bagi seorang promotor berita di simpang empat Kelurahan Mangli, Kelurahan Kaliwates.

Setiap lampu berwarna merah, Nur Hasan mulai turun dari trotoar. Dia bergegas memperlihatkan lipatan koran yang berisi headline berita Radar Jember. Dia tunjukkan di depan kaca mobil sampai lima detik. Dalam waktu sesingkat itu, pengendara diharapkan bisa tertarik untuk mendapatkan informasi yang diliput secara langsung. Bukan informasi copy paste atau jiplakan seperti yang banyak beredar dan tidak jelas perusahaannya.

Dia melakukan upaya untuk menawarkan itu kepada semua pengendara, sampai lampu berubah menyala hijau. Dia baru beranjak ke trotoar lagi. “Berita di depan itu pasti bagus-bagus. Jadi, saya perlihatkan dulu ke pengendara bagian depannya, biar bisa tertarik dan membelinya,” katanya sambil melambaikan koran Jawa Pos Radar Jember ke konsumen.

Salah satu ujung tombak Jawa Pos Radar Jember adalah loper. Setiap hari, mereka mempromosikan informasi yang kredibel kepada warga. Bagi loper, informasi yang ditawarkan merupakan sajian berita yang seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.

AHMAD MA’MUN, RADAR JEMBER

***

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Sinar matahari belum sepenuhnya terpancar. Saat remang-remang itu, Nur Hasan sudah bersiap memacu tenaganya menuju agen koran Jawa Pos Radar Jember. Dia mengambil puluhan koran untuk diecer di perempatan Mangli. Kebiasaan itu dilakukan setiap hari, untuk kebutuhan keluarga beserta anak-anaknya.

Menurut dia, banyak orang yang menganggap remeh pekerjaan tersebut. Namun, dia tak menggubrisnya. Selama puluhan tahun menjadi loper koran, dia sudah berhasil membahagiakan keluarganya. Bahkan, bisa mengantarkan kedua anaknya ke gerbang pelaminan.

Nur Hasan termasuk loper yang setia. Dia menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sumber penghasilan utama bagi keluarganya. Profesi tersebut dia tekuni sejak dikaruniai seorang anak, sekitar 30 tahun lalu. Sampai sekarang, dia sudah punya tiga anak, dan tetap menekuni pekerjaannya. Waktu 30 tahun tentunya bukan waktu yang sebentar bagi seorang promotor berita di simpang empat Kelurahan Mangli, Kelurahan Kaliwates.

Setiap lampu berwarna merah, Nur Hasan mulai turun dari trotoar. Dia bergegas memperlihatkan lipatan koran yang berisi headline berita Radar Jember. Dia tunjukkan di depan kaca mobil sampai lima detik. Dalam waktu sesingkat itu, pengendara diharapkan bisa tertarik untuk mendapatkan informasi yang diliput secara langsung. Bukan informasi copy paste atau jiplakan seperti yang banyak beredar dan tidak jelas perusahaannya.

Dia melakukan upaya untuk menawarkan itu kepada semua pengendara, sampai lampu berubah menyala hijau. Dia baru beranjak ke trotoar lagi. “Berita di depan itu pasti bagus-bagus. Jadi, saya perlihatkan dulu ke pengendara bagian depannya, biar bisa tertarik dan membelinya,” katanya sambil melambaikan koran Jawa Pos Radar Jember ke konsumen.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/