alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Cairkan Dana untuk Proyek Fiktif

Modus Bekas Kades Sumbersalak Selewengkan DD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember terhadap kasus penyalahgunaan anggaran desa di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, menguak fakta baru. Tersangka Abdul Haki, bekas Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, diketahui mencairkan anggaran itu untuk proyek yang tidak pernah ada alias fiktif. Korps Adhyaksa menahan Abdul Haki sejak 2 Juli lalu.

Terungkapnya modus tersangka yang saat ini telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember tersebut, terungkap setelah penyidik kejaksaan memeriksanya secara intensif. Tersangka diketahui mencairkan tiga sumber anggaran sekaligus. Yakni dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), dan dana bagi hasil pajak (BGH) pada proyek pekerjaan fisik tahun anggaran 2018 lalu.

“Tersangka mencairkan ketiga dana tersebut pada 2018 lalu. Dugaannya, anggaran yang sudah dicairkan digunakan secara pribadi oleh tersangka,” tutur Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidus) Kejari Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember terhadap kasus penyalahgunaan anggaran desa di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, menguak fakta baru. Tersangka Abdul Haki, bekas Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, diketahui mencairkan anggaran itu untuk proyek yang tidak pernah ada alias fiktif. Korps Adhyaksa menahan Abdul Haki sejak 2 Juli lalu.

Terungkapnya modus tersangka yang saat ini telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember tersebut, terungkap setelah penyidik kejaksaan memeriksanya secara intensif. Tersangka diketahui mencairkan tiga sumber anggaran sekaligus. Yakni dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), dan dana bagi hasil pajak (BGH) pada proyek pekerjaan fisik tahun anggaran 2018 lalu.

“Tersangka mencairkan ketiga dana tersebut pada 2018 lalu. Dugaannya, anggaran yang sudah dicairkan digunakan secara pribadi oleh tersangka,” tutur Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidus) Kejari Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember terhadap kasus penyalahgunaan anggaran desa di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, menguak fakta baru. Tersangka Abdul Haki, bekas Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, diketahui mencairkan anggaran itu untuk proyek yang tidak pernah ada alias fiktif. Korps Adhyaksa menahan Abdul Haki sejak 2 Juli lalu.

Terungkapnya modus tersangka yang saat ini telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember tersebut, terungkap setelah penyidik kejaksaan memeriksanya secara intensif. Tersangka diketahui mencairkan tiga sumber anggaran sekaligus. Yakni dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), dan dana bagi hasil pajak (BGH) pada proyek pekerjaan fisik tahun anggaran 2018 lalu.

“Tersangka mencairkan ketiga dana tersebut pada 2018 lalu. Dugaannya, anggaran yang sudah dicairkan digunakan secara pribadi oleh tersangka,” tutur Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidus) Kejari Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/