alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Tak Kuasa Tahan Tangis Usai Dapat SK GTT/PTT

Mobile_AP_Rectangle 1

JENGGAWAH, Radar Jember – Perasaan lega, terharu, dan bahagia menjadi satu, inilah yang dirasakan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) saat Bupati Jember Hendy Siswanto menyerahkan SK GTT/PTT, Selasa (12/4). Pasalnya, sekian lama para tenaga sukarelawan di lingkungan sekolah tersebut menanti kepastian legalitas untuk bekerja mengabdi di dunia pendidikan.

Pembagian SK GTT/PTT tersebut dibagi di dua titik. Yakni di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, dan di Dusun Babatan, Desa Jenggawah. Titik pertama Bupati Hendy membagikan sebanyak 768 SK dan 298 SK untuk lokasi ke dua.

Melihat kondisi GTT/PTT yang haknya beberapa waktu lalu masih belum terpenuhi, Hendy mengaku sangat miris melihat hal tersebut. “Hari ini kami Pemkab Jember memberikan kembali hak panjenengan yang sejatinya harus diterima,” ucap Hendy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Hendy menyampaikan bahwa banyak pekerja dan guru yang sudah lama tidak mendapatkan kepastian secara hukum. “Ada yang 20 tahun, bahkan 27 tahun tidak menerima SK selama bekerja,” tutur Bupati.

- Advertisement -

JENGGAWAH, Radar Jember – Perasaan lega, terharu, dan bahagia menjadi satu, inilah yang dirasakan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) saat Bupati Jember Hendy Siswanto menyerahkan SK GTT/PTT, Selasa (12/4). Pasalnya, sekian lama para tenaga sukarelawan di lingkungan sekolah tersebut menanti kepastian legalitas untuk bekerja mengabdi di dunia pendidikan.

Pembagian SK GTT/PTT tersebut dibagi di dua titik. Yakni di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, dan di Dusun Babatan, Desa Jenggawah. Titik pertama Bupati Hendy membagikan sebanyak 768 SK dan 298 SK untuk lokasi ke dua.

Melihat kondisi GTT/PTT yang haknya beberapa waktu lalu masih belum terpenuhi, Hendy mengaku sangat miris melihat hal tersebut. “Hari ini kami Pemkab Jember memberikan kembali hak panjenengan yang sejatinya harus diterima,” ucap Hendy.

Bupati Hendy menyampaikan bahwa banyak pekerja dan guru yang sudah lama tidak mendapatkan kepastian secara hukum. “Ada yang 20 tahun, bahkan 27 tahun tidak menerima SK selama bekerja,” tutur Bupati.

JENGGAWAH, Radar Jember – Perasaan lega, terharu, dan bahagia menjadi satu, inilah yang dirasakan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) saat Bupati Jember Hendy Siswanto menyerahkan SK GTT/PTT, Selasa (12/4). Pasalnya, sekian lama para tenaga sukarelawan di lingkungan sekolah tersebut menanti kepastian legalitas untuk bekerja mengabdi di dunia pendidikan.

Pembagian SK GTT/PTT tersebut dibagi di dua titik. Yakni di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, dan di Dusun Babatan, Desa Jenggawah. Titik pertama Bupati Hendy membagikan sebanyak 768 SK dan 298 SK untuk lokasi ke dua.

Melihat kondisi GTT/PTT yang haknya beberapa waktu lalu masih belum terpenuhi, Hendy mengaku sangat miris melihat hal tersebut. “Hari ini kami Pemkab Jember memberikan kembali hak panjenengan yang sejatinya harus diterima,” ucap Hendy.

Bupati Hendy menyampaikan bahwa banyak pekerja dan guru yang sudah lama tidak mendapatkan kepastian secara hukum. “Ada yang 20 tahun, bahkan 27 tahun tidak menerima SK selama bekerja,” tutur Bupati.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/