alexametrics
27.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Rekom Djoko-Ayub Dibatalkan

PKB Pasrah NU, Tim Djoko Tunggu Salinan SK

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rekomendasi pencalonan pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati (Bacabup-Bacawabup) Jember, Djoko Susanto dan Ayub Junaidi dari PKB, resmi dicabut alias dibatalkan. Hal ini dibuktikan dengan terbitnya surat dari DPP PKB Pusat tertanggal 30 Maret lalu.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PKB Jember Eko Imam Wahyudi menyampaikan, berdasar SK DPP PKB itu, maka pembatalan pasangan Djoko-Ayub telah dilakukan secara resmi. “Surat keputusannya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen PKB,” jelasnya, seraya menunjukkan SK pembatalan tersebut.

Terbitnya SK pembatalan pasangan Djoko-Ayub, menurut Imam, terjadi karena ada sejumlah hal penting. Salah satunya karena terbitnya rekomendasi dari partai lain dengan pasangan berbeda. “Pak Djoko wanprestasi, tidak mau melakukan deklarasi dan tidak konsolidasi struktur partai di bawah. Tidak rembuk lagi dengan NU. Justru Djoko dapat rekomendasi dari Partai Gerindra yang dipasangkan dengan Ahmad Halim,” papar Imam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terbitnya rekomendasi dari partai lain, lanjut dia, memicu gejolak orang-orang PKB di arus bawah. Mereka mendesak agar bacabup dari PKB diganti. “Banyak masukan dari grass root. Ini sudah dievaluasi, sehingga PKB nanti bisa memenangi Pilkada Jember,” ulasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rekomendasi pencalonan pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati (Bacabup-Bacawabup) Jember, Djoko Susanto dan Ayub Junaidi dari PKB, resmi dicabut alias dibatalkan. Hal ini dibuktikan dengan terbitnya surat dari DPP PKB Pusat tertanggal 30 Maret lalu.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PKB Jember Eko Imam Wahyudi menyampaikan, berdasar SK DPP PKB itu, maka pembatalan pasangan Djoko-Ayub telah dilakukan secara resmi. “Surat keputusannya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen PKB,” jelasnya, seraya menunjukkan SK pembatalan tersebut.

Terbitnya SK pembatalan pasangan Djoko-Ayub, menurut Imam, terjadi karena ada sejumlah hal penting. Salah satunya karena terbitnya rekomendasi dari partai lain dengan pasangan berbeda. “Pak Djoko wanprestasi, tidak mau melakukan deklarasi dan tidak konsolidasi struktur partai di bawah. Tidak rembuk lagi dengan NU. Justru Djoko dapat rekomendasi dari Partai Gerindra yang dipasangkan dengan Ahmad Halim,” papar Imam.

Terbitnya rekomendasi dari partai lain, lanjut dia, memicu gejolak orang-orang PKB di arus bawah. Mereka mendesak agar bacabup dari PKB diganti. “Banyak masukan dari grass root. Ini sudah dievaluasi, sehingga PKB nanti bisa memenangi Pilkada Jember,” ulasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Rekomendasi pencalonan pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati (Bacabup-Bacawabup) Jember, Djoko Susanto dan Ayub Junaidi dari PKB, resmi dicabut alias dibatalkan. Hal ini dibuktikan dengan terbitnya surat dari DPP PKB Pusat tertanggal 30 Maret lalu.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PKB Jember Eko Imam Wahyudi menyampaikan, berdasar SK DPP PKB itu, maka pembatalan pasangan Djoko-Ayub telah dilakukan secara resmi. “Surat keputusannya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekjen PKB,” jelasnya, seraya menunjukkan SK pembatalan tersebut.

Terbitnya SK pembatalan pasangan Djoko-Ayub, menurut Imam, terjadi karena ada sejumlah hal penting. Salah satunya karena terbitnya rekomendasi dari partai lain dengan pasangan berbeda. “Pak Djoko wanprestasi, tidak mau melakukan deklarasi dan tidak konsolidasi struktur partai di bawah. Tidak rembuk lagi dengan NU. Justru Djoko dapat rekomendasi dari Partai Gerindra yang dipasangkan dengan Ahmad Halim,” papar Imam.

Terbitnya rekomendasi dari partai lain, lanjut dia, memicu gejolak orang-orang PKB di arus bawah. Mereka mendesak agar bacabup dari PKB diganti. “Banyak masukan dari grass root. Ini sudah dievaluasi, sehingga PKB nanti bisa memenangi Pilkada Jember,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/