alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Tekan Angka Stunting, Wes Wayahe Jember Sehat

Mobile_AP_Rectangle 1

SILO, Radar Jember – Tingginya angka stunting di Jember membuat Pemerintah Kabupaten Jember terus mencari solusi. Salah satu solusi yang kini tengah digencarkan yakni melalui kegiatan bulan timbang.

Kegiatan baru yang mulai dicanangkan di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, pada Sabtu (12/2) bersama dengan program Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan Wes Wayahe Jember Sehat. “Bulan timbang ini merupakan salah satu deteksi dini untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak setiap sebulan sekali,” ungkapnya.

Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut dia, tentu harus dimulai dari kesadaran keluarga untuk melakukan penimbangan rutin pada anaknya. Selain itu, bantuan dari kader posyandu juga sangat menentukan keberhasilan program tersebut. Lilik menyebutkan, ada 2.076 posyandu yang dibantu sekitar 14 ribu kader di Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami juga bakal melakukan pemeriksaan dini pada balita stunting dan pemeriksaan dini pada ibu hamil,” paparnya. Termasuk pemberian vitamin A dan pemeriksaan kelainan jantung.

Meski berfokus pada penekanan angka stunting, kegiatan ini juga diiringi dengan pemeriksaan hingga operasi katarak gratis. Serta pemberian kacamata dan pembuatan bola mata palsu yang akan dilaksanakan di RSD dr Soebandi. Namun, kegiatan itu bakal mulai dilakukan pada Mei mendatang.

- Advertisement -

SILO, Radar Jember – Tingginya angka stunting di Jember membuat Pemerintah Kabupaten Jember terus mencari solusi. Salah satu solusi yang kini tengah digencarkan yakni melalui kegiatan bulan timbang.

Kegiatan baru yang mulai dicanangkan di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, pada Sabtu (12/2) bersama dengan program Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan Wes Wayahe Jember Sehat. “Bulan timbang ini merupakan salah satu deteksi dini untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak setiap sebulan sekali,” ungkapnya.

Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut dia, tentu harus dimulai dari kesadaran keluarga untuk melakukan penimbangan rutin pada anaknya. Selain itu, bantuan dari kader posyandu juga sangat menentukan keberhasilan program tersebut. Lilik menyebutkan, ada 2.076 posyandu yang dibantu sekitar 14 ribu kader di Jember.

“Kami juga bakal melakukan pemeriksaan dini pada balita stunting dan pemeriksaan dini pada ibu hamil,” paparnya. Termasuk pemberian vitamin A dan pemeriksaan kelainan jantung.

Meski berfokus pada penekanan angka stunting, kegiatan ini juga diiringi dengan pemeriksaan hingga operasi katarak gratis. Serta pemberian kacamata dan pembuatan bola mata palsu yang akan dilaksanakan di RSD dr Soebandi. Namun, kegiatan itu bakal mulai dilakukan pada Mei mendatang.

SILO, Radar Jember – Tingginya angka stunting di Jember membuat Pemerintah Kabupaten Jember terus mencari solusi. Salah satu solusi yang kini tengah digencarkan yakni melalui kegiatan bulan timbang.

Kegiatan baru yang mulai dicanangkan di Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, pada Sabtu (12/2) bersama dengan program Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan Wes Wayahe Jember Sehat. “Bulan timbang ini merupakan salah satu deteksi dini untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak setiap sebulan sekali,” ungkapnya.

Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut dia, tentu harus dimulai dari kesadaran keluarga untuk melakukan penimbangan rutin pada anaknya. Selain itu, bantuan dari kader posyandu juga sangat menentukan keberhasilan program tersebut. Lilik menyebutkan, ada 2.076 posyandu yang dibantu sekitar 14 ribu kader di Jember.

“Kami juga bakal melakukan pemeriksaan dini pada balita stunting dan pemeriksaan dini pada ibu hamil,” paparnya. Termasuk pemberian vitamin A dan pemeriksaan kelainan jantung.

Meski berfokus pada penekanan angka stunting, kegiatan ini juga diiringi dengan pemeriksaan hingga operasi katarak gratis. Serta pemberian kacamata dan pembuatan bola mata palsu yang akan dilaksanakan di RSD dr Soebandi. Namun, kegiatan itu bakal mulai dilakukan pada Mei mendatang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/