alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Belum Pesta Keburu Digerebek Polisi, 3 Warga Mumbulsari Diamankan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Narkoba jenis sabu tidak hanya beredar di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah ke wilayah pinggiran. Kali ini tiga orang diamankan polisi karena kedapatan tengah bersiap menggelar pesta narkoba jenis sabu di rumah Rudi Sandi Pratama, 28, warga Dusun Krajan, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember, Selasa (11/1) pukul 21.00.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing Rudi Sandi Pratama, Ikbal Maulana Fikramullah, 26, warga Dusun Dawuhan, Kecamatan Mumbulsari Jember, dan Ashari Wibowo, 33, warga Dusun Kemiri Songo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari Jember.

Selain mengamankan ketiga tersangka pesta narkoba jenis sabu, polisi juga mengamankan barang bukti, yaitu narkoba jenis sabu yang sudah siap digunakan di botol seberat 0,20 gram, narkoba jenis sabu dalam klip plastik seberat 0,15 gram, puluhan klip plastik kecil, gunting, dan alat isap.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tertangkapnya tiga pengguna narkoba jenis narkoba jenis sabu ini setelah polisi menerima laporan dari warga setempat bahwa rumah Rudi sering digunakan untuk pesta narkoba jenis narkoba jenis sabu. “Setelah dicek ternyata benar, ketiganya sedang persiapan pesta narkoba jenis sabu di ruang tamu,” kata Kapolsek Tempurejo Jember AKP M Zuhri melalaui Kanit Reskrim Brigpol M Nur Afandi SH.

Ketiga pelaku pesta narkoba jenis sabu itu tidak bisa berkutik ketika ada petugas datang. Bahkan tersangka Rudi sempat beristigfar. Saat itu juga Rudi yang sudah memegang botol berisi narkoba jenis sabu dengan korek langsung meletakkan dua benta tersebut di atas meja. Ketiganya juga bersikap kooperatif saat diminta untuk menunjukkan barang lainnya.

Tersangka pelaku pesta narkoba jenis sabu itu sempat menyembunyikan barang bukti narkoba jenis sabu di bawah meja ruang tamu. Namun, dengan mudah ditemukan oleh petugas. Sementara, puluhan klip palstik untuk membungkus narkoba jenis sabu ditemukan di dalam lemari kamar seusai dilakukan penggeledahan.

Kepada polisi, para tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari temannya dengan inisial S, warga Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember. Mereka membeli satu paket narkoba jenis sabu itu dengan cara patungan atau iuran. “Hingga kini petugas masih memburu pemasok narkoba jenis sabu kepada ketiga tersangka ini,” imbuh Afandi.

Masih menurut Afandi, satu klip narkoba jenis sabu itu dibeli dengan harga Rp 1,3 juta. Tetapi, saat itu narkoba jenis sabu yang dibeli dari S hanya setengah gram, sehingga hanya dengan uang Rp 650 ribu. Selain menjual narkoba jenis sabu kepada dua tersangka lainnya, Rudi juga masih untung karena masih bisa mengonsumsi, yakni dengan pesta bareng.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Narkoba jenis sabu tidak hanya beredar di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah ke wilayah pinggiran. Kali ini tiga orang diamankan polisi karena kedapatan tengah bersiap menggelar pesta narkoba jenis sabu di rumah Rudi Sandi Pratama, 28, warga Dusun Krajan, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember, Selasa (11/1) pukul 21.00.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing Rudi Sandi Pratama, Ikbal Maulana Fikramullah, 26, warga Dusun Dawuhan, Kecamatan Mumbulsari Jember, dan Ashari Wibowo, 33, warga Dusun Kemiri Songo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari Jember.

Selain mengamankan ketiga tersangka pesta narkoba jenis sabu, polisi juga mengamankan barang bukti, yaitu narkoba jenis sabu yang sudah siap digunakan di botol seberat 0,20 gram, narkoba jenis sabu dalam klip plastik seberat 0,15 gram, puluhan klip plastik kecil, gunting, dan alat isap.

Tertangkapnya tiga pengguna narkoba jenis narkoba jenis sabu ini setelah polisi menerima laporan dari warga setempat bahwa rumah Rudi sering digunakan untuk pesta narkoba jenis narkoba jenis sabu. “Setelah dicek ternyata benar, ketiganya sedang persiapan pesta narkoba jenis sabu di ruang tamu,” kata Kapolsek Tempurejo Jember AKP M Zuhri melalaui Kanit Reskrim Brigpol M Nur Afandi SH.

Ketiga pelaku pesta narkoba jenis sabu itu tidak bisa berkutik ketika ada petugas datang. Bahkan tersangka Rudi sempat beristigfar. Saat itu juga Rudi yang sudah memegang botol berisi narkoba jenis sabu dengan korek langsung meletakkan dua benta tersebut di atas meja. Ketiganya juga bersikap kooperatif saat diminta untuk menunjukkan barang lainnya.

Tersangka pelaku pesta narkoba jenis sabu itu sempat menyembunyikan barang bukti narkoba jenis sabu di bawah meja ruang tamu. Namun, dengan mudah ditemukan oleh petugas. Sementara, puluhan klip palstik untuk membungkus narkoba jenis sabu ditemukan di dalam lemari kamar seusai dilakukan penggeledahan.

Kepada polisi, para tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari temannya dengan inisial S, warga Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember. Mereka membeli satu paket narkoba jenis sabu itu dengan cara patungan atau iuran. “Hingga kini petugas masih memburu pemasok narkoba jenis sabu kepada ketiga tersangka ini,” imbuh Afandi.

Masih menurut Afandi, satu klip narkoba jenis sabu itu dibeli dengan harga Rp 1,3 juta. Tetapi, saat itu narkoba jenis sabu yang dibeli dari S hanya setengah gram, sehingga hanya dengan uang Rp 650 ribu. Selain menjual narkoba jenis sabu kepada dua tersangka lainnya, Rudi juga masih untung karena masih bisa mengonsumsi, yakni dengan pesta bareng.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Narkoba jenis sabu tidak hanya beredar di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah ke wilayah pinggiran. Kali ini tiga orang diamankan polisi karena kedapatan tengah bersiap menggelar pesta narkoba jenis sabu di rumah Rudi Sandi Pratama, 28, warga Dusun Krajan, Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember, Selasa (11/1) pukul 21.00.

Ketiga orang yang diamankan masing-masing Rudi Sandi Pratama, Ikbal Maulana Fikramullah, 26, warga Dusun Dawuhan, Kecamatan Mumbulsari Jember, dan Ashari Wibowo, 33, warga Dusun Kemiri Songo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari Jember.

Selain mengamankan ketiga tersangka pesta narkoba jenis sabu, polisi juga mengamankan barang bukti, yaitu narkoba jenis sabu yang sudah siap digunakan di botol seberat 0,20 gram, narkoba jenis sabu dalam klip plastik seberat 0,15 gram, puluhan klip plastik kecil, gunting, dan alat isap.

Tertangkapnya tiga pengguna narkoba jenis narkoba jenis sabu ini setelah polisi menerima laporan dari warga setempat bahwa rumah Rudi sering digunakan untuk pesta narkoba jenis narkoba jenis sabu. “Setelah dicek ternyata benar, ketiganya sedang persiapan pesta narkoba jenis sabu di ruang tamu,” kata Kapolsek Tempurejo Jember AKP M Zuhri melalaui Kanit Reskrim Brigpol M Nur Afandi SH.

Ketiga pelaku pesta narkoba jenis sabu itu tidak bisa berkutik ketika ada petugas datang. Bahkan tersangka Rudi sempat beristigfar. Saat itu juga Rudi yang sudah memegang botol berisi narkoba jenis sabu dengan korek langsung meletakkan dua benta tersebut di atas meja. Ketiganya juga bersikap kooperatif saat diminta untuk menunjukkan barang lainnya.

Tersangka pelaku pesta narkoba jenis sabu itu sempat menyembunyikan barang bukti narkoba jenis sabu di bawah meja ruang tamu. Namun, dengan mudah ditemukan oleh petugas. Sementara, puluhan klip palstik untuk membungkus narkoba jenis sabu ditemukan di dalam lemari kamar seusai dilakukan penggeledahan.

Kepada polisi, para tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut didapat dari temannya dengan inisial S, warga Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo Jember. Mereka membeli satu paket narkoba jenis sabu itu dengan cara patungan atau iuran. “Hingga kini petugas masih memburu pemasok narkoba jenis sabu kepada ketiga tersangka ini,” imbuh Afandi.

Masih menurut Afandi, satu klip narkoba jenis sabu itu dibeli dengan harga Rp 1,3 juta. Tetapi, saat itu narkoba jenis sabu yang dibeli dari S hanya setengah gram, sehingga hanya dengan uang Rp 650 ribu. Selain menjual narkoba jenis sabu kepada dua tersangka lainnya, Rudi juga masih untung karena masih bisa mengonsumsi, yakni dengan pesta bareng.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/