alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Hanyutkan Harta Benda

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya membanjiri pondok pesantren, air bercampur lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga. Terutama yang berdekatan dengan Sungai Bangsal. Bahkan, ketinggian air yang menggenangi halaman warga hingga setinggi dua meter. Sedangkan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah mencapai 60 sentimeter.

Asma, warga setempat, mengaku sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya. Hampir seluruh benda dan barang yang ada di dapur hanyut terbawa arus. Bahkan, bangunan dapur berukuran 5 x 4 meter itu nyaris roboh akibat diterjang banjir. Tak hanya itu, puluhan ayam yang siap jual serta beras ikut hanyut terbawa banjir. “Semua perabot rumah tangga yang ada di dapur juga hilang,” kata perempuan 50 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Jember.

Air yang bercampur lumpur juga masuk ke kamar mandi serta ke dalam sumur. Sehingga air sumur yang awalnya bening berubah menjadi kecokelatan. Kondisi berdampak terhadap ketersediaan air bersih di rumahnya. “Saya sampai tidak bisa tidur sejak semalam, karena harus membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya membanjiri pondok pesantren, air bercampur lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga. Terutama yang berdekatan dengan Sungai Bangsal. Bahkan, ketinggian air yang menggenangi halaman warga hingga setinggi dua meter. Sedangkan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah mencapai 60 sentimeter.

Asma, warga setempat, mengaku sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya. Hampir seluruh benda dan barang yang ada di dapur hanyut terbawa arus. Bahkan, bangunan dapur berukuran 5 x 4 meter itu nyaris roboh akibat diterjang banjir. Tak hanya itu, puluhan ayam yang siap jual serta beras ikut hanyut terbawa banjir. “Semua perabot rumah tangga yang ada di dapur juga hilang,” kata perempuan 50 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Jember.

Air yang bercampur lumpur juga masuk ke kamar mandi serta ke dalam sumur. Sehingga air sumur yang awalnya bening berubah menjadi kecokelatan. Kondisi berdampak terhadap ketersediaan air bersih di rumahnya. “Saya sampai tidak bisa tidur sejak semalam, karena harus membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak hanya membanjiri pondok pesantren, air bercampur lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga. Terutama yang berdekatan dengan Sungai Bangsal. Bahkan, ketinggian air yang menggenangi halaman warga hingga setinggi dua meter. Sedangkan ketinggian air yang masuk ke dalam rumah mencapai 60 sentimeter.

Asma, warga setempat, mengaku sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya. Hampir seluruh benda dan barang yang ada di dapur hanyut terbawa arus. Bahkan, bangunan dapur berukuran 5 x 4 meter itu nyaris roboh akibat diterjang banjir. Tak hanya itu, puluhan ayam yang siap jual serta beras ikut hanyut terbawa banjir. “Semua perabot rumah tangga yang ada di dapur juga hilang,” kata perempuan 50 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Jember.

Air yang bercampur lumpur juga masuk ke kamar mandi serta ke dalam sumur. Sehingga air sumur yang awalnya bening berubah menjadi kecokelatan. Kondisi berdampak terhadap ketersediaan air bersih di rumahnya. “Saya sampai tidak bisa tidur sejak semalam, karena harus membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/