alexametrics
21.6 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Kepala Dinas Jember Sampaikan 7 Titik Banjir kepada Bupati

Lanjut Koordinasi Penanggulangan Bencana

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia mengimbau sejumlah pihak untuk bergerak secepat mungkin. Sebab, menurut hitungan, Januari merupakan bulan dengan intensitas hujan yang tinggi. “Kita harus berdoa. Beruntung, banjir kali ini tak menimbulkan korban, tapi harus segera ditangani agar tak tambah sulit,” ucapnya.

Sementara itu, bersama pihak provinsi, Hendy juga telah melakukan perencanaan normalisasi sungai. Rencananya, bakal mulai digarap pada 2022. “Kami juga akan laporkan ke gubernur untuk perbaikan dan irigasi di Jember. Mengingat, banyak program sudah lama belum disentuh. Cukup lama. Apalagi tidak menjadi prioritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Hendy menegaskan bahwa pihaknya juga bakal melakukan penertiban rumah di bantaran sungai. Salah satunya permukiman di sepanjang Sungai Bedadung seperti di Geladak Kembar dan Talangsari. “Padahal itu adalah tanah pengairan,” tuturnya. (nen/c2/lin)

- Advertisement -

Dia mengimbau sejumlah pihak untuk bergerak secepat mungkin. Sebab, menurut hitungan, Januari merupakan bulan dengan intensitas hujan yang tinggi. “Kita harus berdoa. Beruntung, banjir kali ini tak menimbulkan korban, tapi harus segera ditangani agar tak tambah sulit,” ucapnya.

Sementara itu, bersama pihak provinsi, Hendy juga telah melakukan perencanaan normalisasi sungai. Rencananya, bakal mulai digarap pada 2022. “Kami juga akan laporkan ke gubernur untuk perbaikan dan irigasi di Jember. Mengingat, banyak program sudah lama belum disentuh. Cukup lama. Apalagi tidak menjadi prioritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Hendy menegaskan bahwa pihaknya juga bakal melakukan penertiban rumah di bantaran sungai. Salah satunya permukiman di sepanjang Sungai Bedadung seperti di Geladak Kembar dan Talangsari. “Padahal itu adalah tanah pengairan,” tuturnya. (nen/c2/lin)

Dia mengimbau sejumlah pihak untuk bergerak secepat mungkin. Sebab, menurut hitungan, Januari merupakan bulan dengan intensitas hujan yang tinggi. “Kita harus berdoa. Beruntung, banjir kali ini tak menimbulkan korban, tapi harus segera ditangani agar tak tambah sulit,” ucapnya.

Sementara itu, bersama pihak provinsi, Hendy juga telah melakukan perencanaan normalisasi sungai. Rencananya, bakal mulai digarap pada 2022. “Kami juga akan laporkan ke gubernur untuk perbaikan dan irigasi di Jember. Mengingat, banyak program sudah lama belum disentuh. Cukup lama. Apalagi tidak menjadi prioritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Hendy menegaskan bahwa pihaknya juga bakal melakukan penertiban rumah di bantaran sungai. Salah satunya permukiman di sepanjang Sungai Bedadung seperti di Geladak Kembar dan Talangsari. “Padahal itu adalah tanah pengairan,” tuturnya. (nen/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/