alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Sudah Mulai Hujan Kembali, tapi Kondisi Jalan di Jember Masih Miris

Mobile_AP_Rectangle 1

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan masih menjadi problem klasik, khususnya di pinggiran Jember. Seperti yang terjadi pada jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Ambulu dengan Tempurejo di Jember, yang sudah rusak berat. Kondisi ini diperparah setelah hujan turun sejak Sabtu (11/9) malam hingga Minggu (12/9) pagi.

Akibatnya, jalan menjadi licin, karena jalan yang rusak parah hanya diuruk dengan tanah. Karenanya, saat hujan turun, jalanan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Jalan raya tersebut diketahui selalu dipadati kendaraan, dari roda empat, roda dua, hingga truk pengangkut batu. “Kalau sudah hujan, jalan semakin rusak dan semakin licin,” kata Bambang, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rusaknya jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut mulai dari lampu lalu lintas simpang empat Ambulu ke arah timur. Namun, yang paling parah berada di depan SPBU Ambulu hingga Taman Makam Pahlawan (TMP) Ambulu Jember. “Jalan hanya diuruk pasir dan tanah,” imbuhnya.

Warga setempat berharap jalan yang sudah lama rusak ini bisa segera diperbaiki. Apalagi Bupati Jember pernah menjanjikan pengaspalan di kawasan tersebut. Lebih-lebih, jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif. “Kalau dari Tempurejo bisa ke Wuluhan, Puger, dan Balung Jember. Sehingga secepatnya perlu dilakukan pengaspalan,” kata Bambang.

- Advertisement -

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan masih menjadi problem klasik, khususnya di pinggiran Jember. Seperti yang terjadi pada jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Ambulu dengan Tempurejo di Jember, yang sudah rusak berat. Kondisi ini diperparah setelah hujan turun sejak Sabtu (11/9) malam hingga Minggu (12/9) pagi.

Akibatnya, jalan menjadi licin, karena jalan yang rusak parah hanya diuruk dengan tanah. Karenanya, saat hujan turun, jalanan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Jalan raya tersebut diketahui selalu dipadati kendaraan, dari roda empat, roda dua, hingga truk pengangkut batu. “Kalau sudah hujan, jalan semakin rusak dan semakin licin,” kata Bambang, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.

Rusaknya jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut mulai dari lampu lalu lintas simpang empat Ambulu ke arah timur. Namun, yang paling parah berada di depan SPBU Ambulu hingga Taman Makam Pahlawan (TMP) Ambulu Jember. “Jalan hanya diuruk pasir dan tanah,” imbuhnya.

Warga setempat berharap jalan yang sudah lama rusak ini bisa segera diperbaiki. Apalagi Bupati Jember pernah menjanjikan pengaspalan di kawasan tersebut. Lebih-lebih, jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif. “Kalau dari Tempurejo bisa ke Wuluhan, Puger, dan Balung Jember. Sehingga secepatnya perlu dilakukan pengaspalan,” kata Bambang.

AMBULU, RADARJEMBER.ID – Kerusakan jalan masih menjadi problem klasik, khususnya di pinggiran Jember. Seperti yang terjadi pada jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Ambulu dengan Tempurejo di Jember, yang sudah rusak berat. Kondisi ini diperparah setelah hujan turun sejak Sabtu (11/9) malam hingga Minggu (12/9) pagi.

Akibatnya, jalan menjadi licin, karena jalan yang rusak parah hanya diuruk dengan tanah. Karenanya, saat hujan turun, jalanan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Jalan raya tersebut diketahui selalu dipadati kendaraan, dari roda empat, roda dua, hingga truk pengangkut batu. “Kalau sudah hujan, jalan semakin rusak dan semakin licin,” kata Bambang, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.

Rusaknya jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut mulai dari lampu lalu lintas simpang empat Ambulu ke arah timur. Namun, yang paling parah berada di depan SPBU Ambulu hingga Taman Makam Pahlawan (TMP) Ambulu Jember. “Jalan hanya diuruk pasir dan tanah,” imbuhnya.

Warga setempat berharap jalan yang sudah lama rusak ini bisa segera diperbaiki. Apalagi Bupati Jember pernah menjanjikan pengaspalan di kawasan tersebut. Lebih-lebih, jalan raya yang menghubungkan dua kecamatan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif. “Kalau dari Tempurejo bisa ke Wuluhan, Puger, dan Balung Jember. Sehingga secepatnya perlu dilakukan pengaspalan,” kata Bambang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/