alexametrics
32.2 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Dua Warga Mumbulsari Baku Hantam Gara-Gara Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

MUMBULSARI.RADARJEMBER.ID- Abdullah alias Pak Kom Bin Ersad, 64, warga Dusun Dawuhan, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, terancam mendekam di sel tahanan. Karena dia dilaporkan telah melakukan penganiyaan terhadap Firman, 35, warga Desa/Kecamatan Mumbulsari, Minggu malam (12/9). Korban sampai mengalami luka serius di bagian kepala.

Merasa tidak terima, korban melaporkan yang dialaminya itu ke kepolisian setempat. Tak lama setelah mendapatkan laporan, polisi segera bergerak dan menjemput pelaku. Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo membenarkan adanya laporan tersebut. “Korban melaporkannya hari Minggu,” katanya, kemarin (13/9).

Dia menjelaskan kronologi penganiayaan tersebut. Pada Minggu malam, korban tengah duduk bersama keluarga. Lalu, datanglah pelaku dan bertemu dengan korban. Keduanya bertemu untuk membahas soal sepeda motor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak berselang lama, kata Subagiyo, keduanya terlibat cekcok. Entah siapa yang mengawali lebih dulu, keduanya terlibat baku hantam. “Tiba-tiba terlapor langsung emosi dan mengambil sebatang besi yang telah disiapkan. Besi itu dipukulkan ke arah kepala korban,” terang mantan Kapolsek Sumberbaru tersebut.

Dia menambahkan, pukulan itu tak hanya menyasar kepala korban, namun juga bagian betis kiri korban. Akhirnya korban mengalami luka serius di bagian kepala dan memar di betis kirinya. Beruntung warga setempat yang mengetahui kejadian segera melerai keduanya.

- Advertisement -

MUMBULSARI.RADARJEMBER.ID- Abdullah alias Pak Kom Bin Ersad, 64, warga Dusun Dawuhan, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, terancam mendekam di sel tahanan. Karena dia dilaporkan telah melakukan penganiyaan terhadap Firman, 35, warga Desa/Kecamatan Mumbulsari, Minggu malam (12/9). Korban sampai mengalami luka serius di bagian kepala.

Merasa tidak terima, korban melaporkan yang dialaminya itu ke kepolisian setempat. Tak lama setelah mendapatkan laporan, polisi segera bergerak dan menjemput pelaku. Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo membenarkan adanya laporan tersebut. “Korban melaporkannya hari Minggu,” katanya, kemarin (13/9).

Dia menjelaskan kronologi penganiayaan tersebut. Pada Minggu malam, korban tengah duduk bersama keluarga. Lalu, datanglah pelaku dan bertemu dengan korban. Keduanya bertemu untuk membahas soal sepeda motor.

Tak berselang lama, kata Subagiyo, keduanya terlibat cekcok. Entah siapa yang mengawali lebih dulu, keduanya terlibat baku hantam. “Tiba-tiba terlapor langsung emosi dan mengambil sebatang besi yang telah disiapkan. Besi itu dipukulkan ke arah kepala korban,” terang mantan Kapolsek Sumberbaru tersebut.

Dia menambahkan, pukulan itu tak hanya menyasar kepala korban, namun juga bagian betis kiri korban. Akhirnya korban mengalami luka serius di bagian kepala dan memar di betis kirinya. Beruntung warga setempat yang mengetahui kejadian segera melerai keduanya.

MUMBULSARI.RADARJEMBER.ID- Abdullah alias Pak Kom Bin Ersad, 64, warga Dusun Dawuhan, Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, terancam mendekam di sel tahanan. Karena dia dilaporkan telah melakukan penganiyaan terhadap Firman, 35, warga Desa/Kecamatan Mumbulsari, Minggu malam (12/9). Korban sampai mengalami luka serius di bagian kepala.

Merasa tidak terima, korban melaporkan yang dialaminya itu ke kepolisian setempat. Tak lama setelah mendapatkan laporan, polisi segera bergerak dan menjemput pelaku. Kapolsek Mumbulsari AKP Subagiyo membenarkan adanya laporan tersebut. “Korban melaporkannya hari Minggu,” katanya, kemarin (13/9).

Dia menjelaskan kronologi penganiayaan tersebut. Pada Minggu malam, korban tengah duduk bersama keluarga. Lalu, datanglah pelaku dan bertemu dengan korban. Keduanya bertemu untuk membahas soal sepeda motor.

Tak berselang lama, kata Subagiyo, keduanya terlibat cekcok. Entah siapa yang mengawali lebih dulu, keduanya terlibat baku hantam. “Tiba-tiba terlapor langsung emosi dan mengambil sebatang besi yang telah disiapkan. Besi itu dipukulkan ke arah kepala korban,” terang mantan Kapolsek Sumberbaru tersebut.

Dia menambahkan, pukulan itu tak hanya menyasar kepala korban, namun juga bagian betis kiri korban. Akhirnya korban mengalami luka serius di bagian kepala dan memar di betis kirinya. Beruntung warga setempat yang mengetahui kejadian segera melerai keduanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/