alexametrics
20.1 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Lebih Dalam Mengenal Budidaya ikan Koi, Simak Penjelasannya

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Perkembangan budi daya ikan koi di kota Jember sangat menjanjikan. Bahkan perputaran usaha koi di Kota Suwar Suwir ini mencapai omzet hingga miliaran rupiah. Salah satu keberhasilan usaha budi daya ikan koi adalah mampu memijahkan indukan koi bagus untuk menghasilkan anakan yang bagus pula.

Memijahkan ikan koi merupakan bagian terpenting dalam budi daya ini. Tidak banyak orang yang bisa menguasai teknik pemijahan ini, apalagi koi termasuk jenis ikan mahal.

Seperti diketahui, memelihara koi adalah hobi yang menyenangkan. Bahkan diyakini dapat mengurangi stres. Koi adalah ikan yang pintar, bisa diajarkan untuk makan dari tangan. Namun, kadang seperti ikan rakus. Memakan apa saja yang dilempar ke kolam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Indra, salah seorang yang ahli dalam bidang pemijahan koi, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memijahkan ikan koi. Yakni harus memilih indukan koi yang tepat. ”Tidak semua ikan koi bisa dipadukan, harus melihat jenisnya. Kematangan telur dalam perut ikan koi betina. Bahkan kalau agak sulit bisa dirangsang dengan enzim,” ungkap Indra.

Dia mencontohkan, ikan koi jenis showa harus dikawinkan dengan sesama ikan showa. Demikian halnya dengan jenis ikan koi shanke dengan sesama shanke atau jika terpaksa jenis kohaku. Namun, tak boleh dengan showa.

Ada beberapa hal yang sangat penting dalam proses pemijahan ikan koi. Pertama, pilih indukan terbaik. Dalam memelihara, pastikan memelihara indukan yang bagus. Ciri-ciri induk jantan dan betina unggul yang sudah matang untuk dipijah adalah harus sehat. Selanjutnya umur ikan harus sudah matang, yaitu lebih dari dua tahun.

Antara jantan dan betina harus berjenis sama atau mendekati. Memiliki bentuk tubuh yang ideal, dan bagus. Gaya berenangnya bersifat tenang dan seimbang. Memiliki warna yang cerah cemerlang dan kontras. Gesit dan tidak banyak diam di dasar kolam.

Cara memijahkan ikan koi juga harus memperhatikan tempat yang digunakan. Tempat pemijahan ikan koi harus terbuat dari semen dan diplester. Ini supaya sisik ikan tidak rusak atau lecet. Khususnya saat terjadi gesekan pada proses pemijahan. Kolam sebaiknya terdapat saluran air masuk dan keluar.

Setelah kolam pemijahan siap, induk betina dimasukkan terlebih dahulu untuk beradaptasi dengan kondisi kolam. Dua hingga tiga jam kemudian barulah induk jantan dilepaskan di kolam tersebut. Waktu yang ideal untuk memulai melepaskan indukan tersebut adalah pada sore hari. Ini karena proses pemijahan biasanya berlangsung pada malam hari.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Perkembangan budi daya ikan koi di kota Jember sangat menjanjikan. Bahkan perputaran usaha koi di Kota Suwar Suwir ini mencapai omzet hingga miliaran rupiah. Salah satu keberhasilan usaha budi daya ikan koi adalah mampu memijahkan indukan koi bagus untuk menghasilkan anakan yang bagus pula.

Memijahkan ikan koi merupakan bagian terpenting dalam budi daya ini. Tidak banyak orang yang bisa menguasai teknik pemijahan ini, apalagi koi termasuk jenis ikan mahal.

Seperti diketahui, memelihara koi adalah hobi yang menyenangkan. Bahkan diyakini dapat mengurangi stres. Koi adalah ikan yang pintar, bisa diajarkan untuk makan dari tangan. Namun, kadang seperti ikan rakus. Memakan apa saja yang dilempar ke kolam.

Indra, salah seorang yang ahli dalam bidang pemijahan koi, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memijahkan ikan koi. Yakni harus memilih indukan koi yang tepat. ”Tidak semua ikan koi bisa dipadukan, harus melihat jenisnya. Kematangan telur dalam perut ikan koi betina. Bahkan kalau agak sulit bisa dirangsang dengan enzim,” ungkap Indra.

Dia mencontohkan, ikan koi jenis showa harus dikawinkan dengan sesama ikan showa. Demikian halnya dengan jenis ikan koi shanke dengan sesama shanke atau jika terpaksa jenis kohaku. Namun, tak boleh dengan showa.

Ada beberapa hal yang sangat penting dalam proses pemijahan ikan koi. Pertama, pilih indukan terbaik. Dalam memelihara, pastikan memelihara indukan yang bagus. Ciri-ciri induk jantan dan betina unggul yang sudah matang untuk dipijah adalah harus sehat. Selanjutnya umur ikan harus sudah matang, yaitu lebih dari dua tahun.

Antara jantan dan betina harus berjenis sama atau mendekati. Memiliki bentuk tubuh yang ideal, dan bagus. Gaya berenangnya bersifat tenang dan seimbang. Memiliki warna yang cerah cemerlang dan kontras. Gesit dan tidak banyak diam di dasar kolam.

Cara memijahkan ikan koi juga harus memperhatikan tempat yang digunakan. Tempat pemijahan ikan koi harus terbuat dari semen dan diplester. Ini supaya sisik ikan tidak rusak atau lecet. Khususnya saat terjadi gesekan pada proses pemijahan. Kolam sebaiknya terdapat saluran air masuk dan keluar.

Setelah kolam pemijahan siap, induk betina dimasukkan terlebih dahulu untuk beradaptasi dengan kondisi kolam. Dua hingga tiga jam kemudian barulah induk jantan dilepaskan di kolam tersebut. Waktu yang ideal untuk memulai melepaskan indukan tersebut adalah pada sore hari. Ini karena proses pemijahan biasanya berlangsung pada malam hari.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Perkembangan budi daya ikan koi di kota Jember sangat menjanjikan. Bahkan perputaran usaha koi di Kota Suwar Suwir ini mencapai omzet hingga miliaran rupiah. Salah satu keberhasilan usaha budi daya ikan koi adalah mampu memijahkan indukan koi bagus untuk menghasilkan anakan yang bagus pula.

Memijahkan ikan koi merupakan bagian terpenting dalam budi daya ini. Tidak banyak orang yang bisa menguasai teknik pemijahan ini, apalagi koi termasuk jenis ikan mahal.

Seperti diketahui, memelihara koi adalah hobi yang menyenangkan. Bahkan diyakini dapat mengurangi stres. Koi adalah ikan yang pintar, bisa diajarkan untuk makan dari tangan. Namun, kadang seperti ikan rakus. Memakan apa saja yang dilempar ke kolam.

Indra, salah seorang yang ahli dalam bidang pemijahan koi, menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memijahkan ikan koi. Yakni harus memilih indukan koi yang tepat. ”Tidak semua ikan koi bisa dipadukan, harus melihat jenisnya. Kematangan telur dalam perut ikan koi betina. Bahkan kalau agak sulit bisa dirangsang dengan enzim,” ungkap Indra.

Dia mencontohkan, ikan koi jenis showa harus dikawinkan dengan sesama ikan showa. Demikian halnya dengan jenis ikan koi shanke dengan sesama shanke atau jika terpaksa jenis kohaku. Namun, tak boleh dengan showa.

Ada beberapa hal yang sangat penting dalam proses pemijahan ikan koi. Pertama, pilih indukan terbaik. Dalam memelihara, pastikan memelihara indukan yang bagus. Ciri-ciri induk jantan dan betina unggul yang sudah matang untuk dipijah adalah harus sehat. Selanjutnya umur ikan harus sudah matang, yaitu lebih dari dua tahun.

Antara jantan dan betina harus berjenis sama atau mendekati. Memiliki bentuk tubuh yang ideal, dan bagus. Gaya berenangnya bersifat tenang dan seimbang. Memiliki warna yang cerah cemerlang dan kontras. Gesit dan tidak banyak diam di dasar kolam.

Cara memijahkan ikan koi juga harus memperhatikan tempat yang digunakan. Tempat pemijahan ikan koi harus terbuat dari semen dan diplester. Ini supaya sisik ikan tidak rusak atau lecet. Khususnya saat terjadi gesekan pada proses pemijahan. Kolam sebaiknya terdapat saluran air masuk dan keluar.

Setelah kolam pemijahan siap, induk betina dimasukkan terlebih dahulu untuk beradaptasi dengan kondisi kolam. Dua hingga tiga jam kemudian barulah induk jantan dilepaskan di kolam tersebut. Waktu yang ideal untuk memulai melepaskan indukan tersebut adalah pada sore hari. Ini karena proses pemijahan biasanya berlangsung pada malam hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/