alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Kurangi Debu Pembongkaran, Minta Disemprot Air

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Pembongkaran tujuh ruko Jompo hampir selesai. Proses itu sudah berjalan sejak beberapa hari lalu hingga kemarin. Alat berat untuk meruntuhkan dinding bangunan terus dioperasikan.

BACA JUGA : Hyundai Investasi ke Luar Negeri, Serikat Pekerja Ancam Mogok

Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur mengerahkan tiga alat berat untuk merobohkan bangunan yang berada di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, itu. Namun, Dinas PUSDA Jatim masih membutuhkan armada pemadam kebakaran (damkar) yang siaga di lokasi. Armada damkar itu untuk menyiram tempat pembongkaran agar tidak berdebu. Dengan begitu, ketika alat berat menaikkan material bongkaran ke atas dump truck, debu tidak sampai beterbangan dan mengganggu pengguna jalan atau pemilik toko yang berada di sisi kanan atau kiri lokasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, armada damkar itu hanya sekali berada di lokasi saat hari pertama pembongkaran berlangsung. Idealnya, harus standby setiap hari. “Penyiraman itu untuk mengurangi polusi udara,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur, Selasa (12/7) kemarin.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Pembongkaran tujuh ruko Jompo hampir selesai. Proses itu sudah berjalan sejak beberapa hari lalu hingga kemarin. Alat berat untuk meruntuhkan dinding bangunan terus dioperasikan.

BACA JUGA : Hyundai Investasi ke Luar Negeri, Serikat Pekerja Ancam Mogok

Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur mengerahkan tiga alat berat untuk merobohkan bangunan yang berada di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, itu. Namun, Dinas PUSDA Jatim masih membutuhkan armada pemadam kebakaran (damkar) yang siaga di lokasi. Armada damkar itu untuk menyiram tempat pembongkaran agar tidak berdebu. Dengan begitu, ketika alat berat menaikkan material bongkaran ke atas dump truck, debu tidak sampai beterbangan dan mengganggu pengguna jalan atau pemilik toko yang berada di sisi kanan atau kiri lokasi.

Namun, informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, armada damkar itu hanya sekali berada di lokasi saat hari pertama pembongkaran berlangsung. Idealnya, harus standby setiap hari. “Penyiraman itu untuk mengurangi polusi udara,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur, Selasa (12/7) kemarin.

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Pembongkaran tujuh ruko Jompo hampir selesai. Proses itu sudah berjalan sejak beberapa hari lalu hingga kemarin. Alat berat untuk meruntuhkan dinding bangunan terus dioperasikan.

BACA JUGA : Hyundai Investasi ke Luar Negeri, Serikat Pekerja Ancam Mogok

Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur mengerahkan tiga alat berat untuk merobohkan bangunan yang berada di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, itu. Namun, Dinas PUSDA Jatim masih membutuhkan armada pemadam kebakaran (damkar) yang siaga di lokasi. Armada damkar itu untuk menyiram tempat pembongkaran agar tidak berdebu. Dengan begitu, ketika alat berat menaikkan material bongkaran ke atas dump truck, debu tidak sampai beterbangan dan mengganggu pengguna jalan atau pemilik toko yang berada di sisi kanan atau kiri lokasi.

Namun, informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, armada damkar itu hanya sekali berada di lokasi saat hari pertama pembongkaran berlangsung. Idealnya, harus standby setiap hari. “Penyiraman itu untuk mengurangi polusi udara,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur, Selasa (12/7) kemarin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/