alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Nekat Berjualan di Depan Masjid

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Pasar Kepatihan, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, semakin hari semakin parah. Belakangan ini banyak PKL menggelar barang dagangan hingga ke lampu lalu lintas di Jembatan Gladak Kembar. Sementara, di sisi timur median jalan menjadi tempat parkir kendaraan milik pedagang.

Kondisi ini terjadi hampir setiap pagi. Masih belum diketahui apakah puluhan pedagang kaki lima (PKL) ini tidak tertampung di dalam Pasar Kepatihan atau memang jumlah PKL semakin banyak. Sehingga mereka memutuskan berjualan di luar pasar.

Sayangnya, makin maraknya PKL ini berimbas hingga ke teras masjid yang berada tepat di samping jembatan. Teras masjid pun dijadikan tempat berjualan. “Memang awalnya PKL yang berjualan hanya sampai di sisi selatan Jembatan Kembar, tetapi sekarang kok sudah sampai ke lampu merah,” ujar Harun, warga yang tinggal tak jauh dari masjid

Mobile_AP_Rectangle 2

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para PKL yang berjualan di bahu jalan, tepatnya di atas jembatan, menawarkan berbagai macam benda. Mulai dari sayuran, ikan laut, pindang, bawang, cabai, dan barang lain. Namun yang paling banyak pedagang sayuran.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Pasar Kepatihan, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, semakin hari semakin parah. Belakangan ini banyak PKL menggelar barang dagangan hingga ke lampu lalu lintas di Jembatan Gladak Kembar. Sementara, di sisi timur median jalan menjadi tempat parkir kendaraan milik pedagang.

Kondisi ini terjadi hampir setiap pagi. Masih belum diketahui apakah puluhan pedagang kaki lima (PKL) ini tidak tertampung di dalam Pasar Kepatihan atau memang jumlah PKL semakin banyak. Sehingga mereka memutuskan berjualan di luar pasar.

Sayangnya, makin maraknya PKL ini berimbas hingga ke teras masjid yang berada tepat di samping jembatan. Teras masjid pun dijadikan tempat berjualan. “Memang awalnya PKL yang berjualan hanya sampai di sisi selatan Jembatan Kembar, tetapi sekarang kok sudah sampai ke lampu merah,” ujar Harun, warga yang tinggal tak jauh dari masjid

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para PKL yang berjualan di bahu jalan, tepatnya di atas jembatan, menawarkan berbagai macam benda. Mulai dari sayuran, ikan laut, pindang, bawang, cabai, dan barang lain. Namun yang paling banyak pedagang sayuran.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Pasar Kepatihan, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, semakin hari semakin parah. Belakangan ini banyak PKL menggelar barang dagangan hingga ke lampu lalu lintas di Jembatan Gladak Kembar. Sementara, di sisi timur median jalan menjadi tempat parkir kendaraan milik pedagang.

Kondisi ini terjadi hampir setiap pagi. Masih belum diketahui apakah puluhan pedagang kaki lima (PKL) ini tidak tertampung di dalam Pasar Kepatihan atau memang jumlah PKL semakin banyak. Sehingga mereka memutuskan berjualan di luar pasar.

Sayangnya, makin maraknya PKL ini berimbas hingga ke teras masjid yang berada tepat di samping jembatan. Teras masjid pun dijadikan tempat berjualan. “Memang awalnya PKL yang berjualan hanya sampai di sisi selatan Jembatan Kembar, tetapi sekarang kok sudah sampai ke lampu merah,” ujar Harun, warga yang tinggal tak jauh dari masjid

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para PKL yang berjualan di bahu jalan, tepatnya di atas jembatan, menawarkan berbagai macam benda. Mulai dari sayuran, ikan laut, pindang, bawang, cabai, dan barang lain. Namun yang paling banyak pedagang sayuran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/