alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Lantunkan dengan Cinta, Kedamaian akan Tiba

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan menjadi simbol Alquran. Pada bulan ini, kitab suci umat Islam tersebut diturunkan, tepatnya pada 17 Ramadan. Semua umat Islam sangat dianjurkan meningkatkan bacaan Alquran di bulan suci ini, bila mampu sampai khatam.

KH Achmad Fadil Muzakki Syah, Ketua Yayasan Al Qodiri Jember, generasi pertama KH Muzakki Syah sebagai pendiri Ponpes Al Qodiri sekaligus Imam Besar Manaqib Jatim, menyampaikan pentingnya membaca Alquran. Meskipun tidak lancar bacaannya, tetap harus istiqamah, karena Alquran menjamin kedamaian bagi para pembacanya.

Tidak perlu heran, di bulan agung ini di semua masjid, musala, dan majelis taklim, diramaikan dengan suara orang-orang mengaji. Mereka mempunyai semangat dalam membaca Alquran, karena ingin mendapatkan berkah dari bulan turunnya Alquran. “Kenapa bulan ini mulia? Karena Alquran diturunkan di bulan Ramadan. Bulan turunnya saja mulia, apalagi Alquran-nya, tentu sangat mulia,” kata pria yang akrab dipanggil Lora Fadil tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seruan membaca Alquran di bulan Ramadan, menurutnya, harus maksimal. Jangan kemudian bacaan yang kurang baik, lalu membuat orang tidak mengaji. “Sekalipun gak paham artinya, tetap ranjinlah mengaji. Pasti ada perbedaan nantinya, akibat efek sering baca Alquran,” imbuhnya. Ra Fadil mengatakan, kelebihan Alquran bagi pembacanya sudah ditakar, lebih-lebih bagi yang memahami bacaan dan maknanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan menjadi simbol Alquran. Pada bulan ini, kitab suci umat Islam tersebut diturunkan, tepatnya pada 17 Ramadan. Semua umat Islam sangat dianjurkan meningkatkan bacaan Alquran di bulan suci ini, bila mampu sampai khatam.

KH Achmad Fadil Muzakki Syah, Ketua Yayasan Al Qodiri Jember, generasi pertama KH Muzakki Syah sebagai pendiri Ponpes Al Qodiri sekaligus Imam Besar Manaqib Jatim, menyampaikan pentingnya membaca Alquran. Meskipun tidak lancar bacaannya, tetap harus istiqamah, karena Alquran menjamin kedamaian bagi para pembacanya.

Tidak perlu heran, di bulan agung ini di semua masjid, musala, dan majelis taklim, diramaikan dengan suara orang-orang mengaji. Mereka mempunyai semangat dalam membaca Alquran, karena ingin mendapatkan berkah dari bulan turunnya Alquran. “Kenapa bulan ini mulia? Karena Alquran diturunkan di bulan Ramadan. Bulan turunnya saja mulia, apalagi Alquran-nya, tentu sangat mulia,” kata pria yang akrab dipanggil Lora Fadil tersebut.

Seruan membaca Alquran di bulan Ramadan, menurutnya, harus maksimal. Jangan kemudian bacaan yang kurang baik, lalu membuat orang tidak mengaji. “Sekalipun gak paham artinya, tetap ranjinlah mengaji. Pasti ada perbedaan nantinya, akibat efek sering baca Alquran,” imbuhnya. Ra Fadil mengatakan, kelebihan Alquran bagi pembacanya sudah ditakar, lebih-lebih bagi yang memahami bacaan dan maknanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ramadan menjadi simbol Alquran. Pada bulan ini, kitab suci umat Islam tersebut diturunkan, tepatnya pada 17 Ramadan. Semua umat Islam sangat dianjurkan meningkatkan bacaan Alquran di bulan suci ini, bila mampu sampai khatam.

KH Achmad Fadil Muzakki Syah, Ketua Yayasan Al Qodiri Jember, generasi pertama KH Muzakki Syah sebagai pendiri Ponpes Al Qodiri sekaligus Imam Besar Manaqib Jatim, menyampaikan pentingnya membaca Alquran. Meskipun tidak lancar bacaannya, tetap harus istiqamah, karena Alquran menjamin kedamaian bagi para pembacanya.

Tidak perlu heran, di bulan agung ini di semua masjid, musala, dan majelis taklim, diramaikan dengan suara orang-orang mengaji. Mereka mempunyai semangat dalam membaca Alquran, karena ingin mendapatkan berkah dari bulan turunnya Alquran. “Kenapa bulan ini mulia? Karena Alquran diturunkan di bulan Ramadan. Bulan turunnya saja mulia, apalagi Alquran-nya, tentu sangat mulia,” kata pria yang akrab dipanggil Lora Fadil tersebut.

Seruan membaca Alquran di bulan Ramadan, menurutnya, harus maksimal. Jangan kemudian bacaan yang kurang baik, lalu membuat orang tidak mengaji. “Sekalipun gak paham artinya, tetap ranjinlah mengaji. Pasti ada perbedaan nantinya, akibat efek sering baca Alquran,” imbuhnya. Ra Fadil mengatakan, kelebihan Alquran bagi pembacanya sudah ditakar, lebih-lebih bagi yang memahami bacaan dan maknanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/