alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Ibu Pembuang Bayi juga Diperhatikan DP3AKB

Mobile_AP_Rectangle 1

Awalnya, ibu pembuang bayi tersebut tidak mau berbicara kepada siapa pun. Namun, setelah mendapatkan pendampingan secara terus-menerus, akhirnya ibu tersebut mau berbicara. “Sampek malam, kira-kira pukul 22.00 kalau gak salah, baru ngomong ke pendamping,” paparnya.

Joko menegaskan, pihaknya sebatas melakukan pendampingan psikologisnya saja. Selanjutnya, ibu tersebut dibawa oleh pihak polres. Namun, pihaknya masih menunggu izin dari polres terkait pendampingan yang akan dilakukan oleh Garwita. “Gak tahu apakah pendampingannya di polres atau di tempatnya Garwita,” ungkapnya.

Nantinya, jika terdapat pendampingan, UPTD PPA juga akan turut mendampingi. Pihak keluarga pelaku juga diperbolehkan untuk melakukan pendampingan ketika di Garwita. “Keluarganya mendampingi di luar, tapi itu seizin polres, karena sudah ditangani,” pungkasnya. (mg1/c2/nur)

- Advertisement -

Awalnya, ibu pembuang bayi tersebut tidak mau berbicara kepada siapa pun. Namun, setelah mendapatkan pendampingan secara terus-menerus, akhirnya ibu tersebut mau berbicara. “Sampek malam, kira-kira pukul 22.00 kalau gak salah, baru ngomong ke pendamping,” paparnya.

Joko menegaskan, pihaknya sebatas melakukan pendampingan psikologisnya saja. Selanjutnya, ibu tersebut dibawa oleh pihak polres. Namun, pihaknya masih menunggu izin dari polres terkait pendampingan yang akan dilakukan oleh Garwita. “Gak tahu apakah pendampingannya di polres atau di tempatnya Garwita,” ungkapnya.

Nantinya, jika terdapat pendampingan, UPTD PPA juga akan turut mendampingi. Pihak keluarga pelaku juga diperbolehkan untuk melakukan pendampingan ketika di Garwita. “Keluarganya mendampingi di luar, tapi itu seizin polres, karena sudah ditangani,” pungkasnya. (mg1/c2/nur)

Awalnya, ibu pembuang bayi tersebut tidak mau berbicara kepada siapa pun. Namun, setelah mendapatkan pendampingan secara terus-menerus, akhirnya ibu tersebut mau berbicara. “Sampek malam, kira-kira pukul 22.00 kalau gak salah, baru ngomong ke pendamping,” paparnya.

Joko menegaskan, pihaknya sebatas melakukan pendampingan psikologisnya saja. Selanjutnya, ibu tersebut dibawa oleh pihak polres. Namun, pihaknya masih menunggu izin dari polres terkait pendampingan yang akan dilakukan oleh Garwita. “Gak tahu apakah pendampingannya di polres atau di tempatnya Garwita,” ungkapnya.

Nantinya, jika terdapat pendampingan, UPTD PPA juga akan turut mendampingi. Pihak keluarga pelaku juga diperbolehkan untuk melakukan pendampingan ketika di Garwita. “Keluarganya mendampingi di luar, tapi itu seizin polres, karena sudah ditangani,” pungkasnya. (mg1/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/