alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Semua OPD Dipimpin Plt

Imbas Pengundangan KSOTK 2021

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gerbong mutasi di tubuh Pemkab Jember mulai berjalan. Bupati Jember Hendy Siswanto menunjuk sejumlah pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Mereka bakal memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sekitar tiga bulan ke depan, sampai ada keputusan lebih lanjut. Mutasi ini disebut sebagai tindak lanjut atas pengundangan Kedudukan Susunan Organisasi Tata Kerja (KSOTK) 2021, sehingga semua posisi jabatan diisi oleh Plt.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para pejabat yang mengenakan busana muslim tampak bergantian memasuki Pendapa Wahyawibawagraha, selepas salat Jumat, kemarin (12/3). Mereka menghadiri undangan Bupati dan Wakil Bupati Jember Hendy Siswanto- M Balya Firjaun Barlaman untuk menerima pengarahan bupati terkait KSOTK 2021, sekaligus penyerahan surat penunjukan Plt jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Seperti diketahui, imbas pengundangan KSOTK 2021, seluruh pimpinan OPD menjadi demisioner. Oleh karena itu, pimpinan OPD dan ratusan pejabat lain di lingkungan Pemkab Jember perlu mendapat legalitas dan tugas baru dengan posisi sebagai Plt. Totalnya, ada 631 pegawai yang menjabat sebagai Plt. Mulai dari pejabat eselon dua, eselon tiga, hingga eselon empat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di antaranya adalah Plt Dinas Lingkungan Hidup Eko Heru Sunarso, Plt Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan Edy Budi Susilo, Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ahmad Imam Fauzi, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Suyanto, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Moh Yamin, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim.

Penugasan itu, diakui Hendy, atas landasan KSOTK 2021. “Sifatnya bukan rekomendasi lagi. Tapi, benar-benar menjalankan KSOTK baru,” paparnya. KSOTK 2016 dinilainya telah rampung dan dilanjut dengan KSOTK 2021.

Dalam praktiknya, penugasan Plt tersebut tidak akan berlangsung lama. Diperkirakan tidak sampai tiga bulan. Selanjutnya, Hendy bakal meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membuat keputusan lebih lanjut. “Kalau memang sesuai, langsung kami definitifkan,” jelasnya.

Dalam masa yang berlangsung tidak lebih dari tiga bulan itu, Hendy menjelaskan, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian untuk para Plt. Di antaranya, profesional, loyal, dan memiliki sikap yang baik.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gerbong mutasi di tubuh Pemkab Jember mulai berjalan. Bupati Jember Hendy Siswanto menunjuk sejumlah pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Mereka bakal memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sekitar tiga bulan ke depan, sampai ada keputusan lebih lanjut. Mutasi ini disebut sebagai tindak lanjut atas pengundangan Kedudukan Susunan Organisasi Tata Kerja (KSOTK) 2021, sehingga semua posisi jabatan diisi oleh Plt.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para pejabat yang mengenakan busana muslim tampak bergantian memasuki Pendapa Wahyawibawagraha, selepas salat Jumat, kemarin (12/3). Mereka menghadiri undangan Bupati dan Wakil Bupati Jember Hendy Siswanto- M Balya Firjaun Barlaman untuk menerima pengarahan bupati terkait KSOTK 2021, sekaligus penyerahan surat penunjukan Plt jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Seperti diketahui, imbas pengundangan KSOTK 2021, seluruh pimpinan OPD menjadi demisioner. Oleh karena itu, pimpinan OPD dan ratusan pejabat lain di lingkungan Pemkab Jember perlu mendapat legalitas dan tugas baru dengan posisi sebagai Plt. Totalnya, ada 631 pegawai yang menjabat sebagai Plt. Mulai dari pejabat eselon dua, eselon tiga, hingga eselon empat.

Di antaranya adalah Plt Dinas Lingkungan Hidup Eko Heru Sunarso, Plt Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan Edy Budi Susilo, Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ahmad Imam Fauzi, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Suyanto, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Moh Yamin, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim.

Penugasan itu, diakui Hendy, atas landasan KSOTK 2021. “Sifatnya bukan rekomendasi lagi. Tapi, benar-benar menjalankan KSOTK baru,” paparnya. KSOTK 2016 dinilainya telah rampung dan dilanjut dengan KSOTK 2021.

Dalam praktiknya, penugasan Plt tersebut tidak akan berlangsung lama. Diperkirakan tidak sampai tiga bulan. Selanjutnya, Hendy bakal meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membuat keputusan lebih lanjut. “Kalau memang sesuai, langsung kami definitifkan,” jelasnya.

Dalam masa yang berlangsung tidak lebih dari tiga bulan itu, Hendy menjelaskan, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian untuk para Plt. Di antaranya, profesional, loyal, dan memiliki sikap yang baik.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gerbong mutasi di tubuh Pemkab Jember mulai berjalan. Bupati Jember Hendy Siswanto menunjuk sejumlah pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt). Mereka bakal memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sekitar tiga bulan ke depan, sampai ada keputusan lebih lanjut. Mutasi ini disebut sebagai tindak lanjut atas pengundangan Kedudukan Susunan Organisasi Tata Kerja (KSOTK) 2021, sehingga semua posisi jabatan diisi oleh Plt.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, para pejabat yang mengenakan busana muslim tampak bergantian memasuki Pendapa Wahyawibawagraha, selepas salat Jumat, kemarin (12/3). Mereka menghadiri undangan Bupati dan Wakil Bupati Jember Hendy Siswanto- M Balya Firjaun Barlaman untuk menerima pengarahan bupati terkait KSOTK 2021, sekaligus penyerahan surat penunjukan Plt jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Seperti diketahui, imbas pengundangan KSOTK 2021, seluruh pimpinan OPD menjadi demisioner. Oleh karena itu, pimpinan OPD dan ratusan pejabat lain di lingkungan Pemkab Jember perlu mendapat legalitas dan tugas baru dengan posisi sebagai Plt. Totalnya, ada 631 pegawai yang menjabat sebagai Plt. Mulai dari pejabat eselon dua, eselon tiga, hingga eselon empat.

Di antaranya adalah Plt Dinas Lingkungan Hidup Eko Heru Sunarso, Plt Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan Edy Budi Susilo, Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ahmad Imam Fauzi, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Suyanto, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Moh Yamin, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Habib Salim.

Penugasan itu, diakui Hendy, atas landasan KSOTK 2021. “Sifatnya bukan rekomendasi lagi. Tapi, benar-benar menjalankan KSOTK baru,” paparnya. KSOTK 2016 dinilainya telah rampung dan dilanjut dengan KSOTK 2021.

Dalam praktiknya, penugasan Plt tersebut tidak akan berlangsung lama. Diperkirakan tidak sampai tiga bulan. Selanjutnya, Hendy bakal meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membuat keputusan lebih lanjut. “Kalau memang sesuai, langsung kami definitifkan,” jelasnya.

Dalam masa yang berlangsung tidak lebih dari tiga bulan itu, Hendy menjelaskan, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian untuk para Plt. Di antaranya, profesional, loyal, dan memiliki sikap yang baik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/