alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Asyik Pesta Sabu, Dua Pengedar dan Pemakai Diringkus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember tetap serius memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Jember. Salah satunya dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tempurejo, yang berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat merupakan pengedar dan pengguna sabu. Mereka adalah Vio Prinka Prista Jaya, 20, warga Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, dan Sugiono, 59, warga Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

Keduanya ditangkap Senin (10/2) tengah malam kemarin di rumah Sugiono, saat tengah pesta sabu. Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti. Di antaranya lima klip plastik berisi sabu total seberat 1,5 gram, dua klip plastik berisi sisa sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu, korek api, serokan, dan sebuah gunting.

Berdasarkan keterangan sumber Jawa Pos Radar Jember, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pesta sabu di rumah Sugiono. Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Polisi menemukan tersangka sedang teler seusai mengonsumsi sabu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sugiono mengaku sudah mengonsumsi sabu sejak dua pekan lalu. Obat terlarang ini dia beli dari Vio, yang diduga kuat bertindak sebagai pengedar narkoba. Sementara menurut Vio, selain menjual kepada Sugiono, dirinya juga bakal menjual sabu tersebut ke tempat lain, dengan harga Rp 200 ribuan. “Tapi saya hanya bertindak sebagai perantara saja, alias kurir,” dalih Vio.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember tetap serius memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Jember. Salah satunya dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tempurejo, yang berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat merupakan pengedar dan pengguna sabu. Mereka adalah Vio Prinka Prista Jaya, 20, warga Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, dan Sugiono, 59, warga Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

Keduanya ditangkap Senin (10/2) tengah malam kemarin di rumah Sugiono, saat tengah pesta sabu. Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti. Di antaranya lima klip plastik berisi sabu total seberat 1,5 gram, dua klip plastik berisi sisa sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu, korek api, serokan, dan sebuah gunting.

Berdasarkan keterangan sumber Jawa Pos Radar Jember, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pesta sabu di rumah Sugiono. Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Polisi menemukan tersangka sedang teler seusai mengonsumsi sabu.

Sugiono mengaku sudah mengonsumsi sabu sejak dua pekan lalu. Obat terlarang ini dia beli dari Vio, yang diduga kuat bertindak sebagai pengedar narkoba. Sementara menurut Vio, selain menjual kepada Sugiono, dirinya juga bakal menjual sabu tersebut ke tempat lain, dengan harga Rp 200 ribuan. “Tapi saya hanya bertindak sebagai perantara saja, alias kurir,” dalih Vio.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember tetap serius memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Jember. Salah satunya dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Tempurejo, yang berhasil meringkus dua orang yang diduga kuat merupakan pengedar dan pengguna sabu. Mereka adalah Vio Prinka Prista Jaya, 20, warga Dusun Krajan, Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, dan Sugiono, 59, warga Dusun Krajan, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo.

Keduanya ditangkap Senin (10/2) tengah malam kemarin di rumah Sugiono, saat tengah pesta sabu. Selain menangkap kedua tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti. Di antaranya lima klip plastik berisi sabu total seberat 1,5 gram, dua klip plastik berisi sisa sabu, sebuah pipet kaca berisi sisa sabu, korek api, serokan, dan sebuah gunting.

Berdasarkan keterangan sumber Jawa Pos Radar Jember, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pesta sabu di rumah Sugiono. Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan. Polisi menemukan tersangka sedang teler seusai mengonsumsi sabu.

Sugiono mengaku sudah mengonsumsi sabu sejak dua pekan lalu. Obat terlarang ini dia beli dari Vio, yang diduga kuat bertindak sebagai pengedar narkoba. Sementara menurut Vio, selain menjual kepada Sugiono, dirinya juga bakal menjual sabu tersebut ke tempat lain, dengan harga Rp 200 ribuan. “Tapi saya hanya bertindak sebagai perantara saja, alias kurir,” dalih Vio.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/