alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Seperti Bangunan Tak Bertuan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak proses hukum dugaan korupsi pembangunan Pasar Manggisan membuat kondisi pasar tradisonal yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul ini, kian tak terurus. Di lokasi pasar, rumput ilalang tumbuh liar di berbagai sudut. Tumbuhan itu menghiasi konstruksi bangunan yang terbuat dari beton dan baja tersebut.

Tak hanya kondisi di sekitar bangunan yang terlihat mangkrak, beberapa material konstruksi bangunan juga tampak mulai melepuh. Sebagian besar rolling door-nya dalam kondisi berkarat. Lantai dan eternit retak, pintu rusak, dan sebagian tembok pasar yang berada di pinggir sungai ambrol. Kondisi demikian ini menambah kesan bangunan itu seperti tak bertuan.

Sejumlah warga sekitar pasar menyebut, kerusakan beberapa bagian ini bukan karena sengaja dirusak atau terpakai, tapi memang termakan usia. Sebab, sejak pasar digarap sampai hampir selesai, mencuat kasus rasuah yang menyandera penggunaan pasar itu. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyegel dengan alasan kepentingan penyidikan. Para pedagang pasar dipindah ke pasar penampungan sementara. Akibatnya, tidak ada aktivitas apa pun di Pasar Manggisan. “Kalau siang tidak ada apa-apa. Malamnya itu, biasanya ada yang terlihat satu-dua orang,” beber Sumardi, salah seorang warga sekitar pasar.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak proses hukum dugaan korupsi pembangunan Pasar Manggisan membuat kondisi pasar tradisonal yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul ini, kian tak terurus. Di lokasi pasar, rumput ilalang tumbuh liar di berbagai sudut. Tumbuhan itu menghiasi konstruksi bangunan yang terbuat dari beton dan baja tersebut.

Tak hanya kondisi di sekitar bangunan yang terlihat mangkrak, beberapa material konstruksi bangunan juga tampak mulai melepuh. Sebagian besar rolling door-nya dalam kondisi berkarat. Lantai dan eternit retak, pintu rusak, dan sebagian tembok pasar yang berada di pinggir sungai ambrol. Kondisi demikian ini menambah kesan bangunan itu seperti tak bertuan.

Sejumlah warga sekitar pasar menyebut, kerusakan beberapa bagian ini bukan karena sengaja dirusak atau terpakai, tapi memang termakan usia. Sebab, sejak pasar digarap sampai hampir selesai, mencuat kasus rasuah yang menyandera penggunaan pasar itu. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyegel dengan alasan kepentingan penyidikan. Para pedagang pasar dipindah ke pasar penampungan sementara. Akibatnya, tidak ada aktivitas apa pun di Pasar Manggisan. “Kalau siang tidak ada apa-apa. Malamnya itu, biasanya ada yang terlihat satu-dua orang,” beber Sumardi, salah seorang warga sekitar pasar.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dampak proses hukum dugaan korupsi pembangunan Pasar Manggisan membuat kondisi pasar tradisonal yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul ini, kian tak terurus. Di lokasi pasar, rumput ilalang tumbuh liar di berbagai sudut. Tumbuhan itu menghiasi konstruksi bangunan yang terbuat dari beton dan baja tersebut.

Tak hanya kondisi di sekitar bangunan yang terlihat mangkrak, beberapa material konstruksi bangunan juga tampak mulai melepuh. Sebagian besar rolling door-nya dalam kondisi berkarat. Lantai dan eternit retak, pintu rusak, dan sebagian tembok pasar yang berada di pinggir sungai ambrol. Kondisi demikian ini menambah kesan bangunan itu seperti tak bertuan.

Sejumlah warga sekitar pasar menyebut, kerusakan beberapa bagian ini bukan karena sengaja dirusak atau terpakai, tapi memang termakan usia. Sebab, sejak pasar digarap sampai hampir selesai, mencuat kasus rasuah yang menyandera penggunaan pasar itu. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyegel dengan alasan kepentingan penyidikan. Para pedagang pasar dipindah ke pasar penampungan sementara. Akibatnya, tidak ada aktivitas apa pun di Pasar Manggisan. “Kalau siang tidak ada apa-apa. Malamnya itu, biasanya ada yang terlihat satu-dua orang,” beber Sumardi, salah seorang warga sekitar pasar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/