alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Gurih, Bakmi Godok Kaya Kuah Kaldu Ayam Khas Jogjakarta di Patrang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bakmi godok merupakan makanan berbahan mi khas Jogjakarta. Keberadaan masakan ini di Jember tergolong sangat minim. Salah satu warung yang menjualnya adalah warung milik Pak Sugeng yang berada di seputaran lampu merah RSD dr Soebandi, Patrang. Bakmi di stan ini disajikan seporsi dengan topping hati, ampela, irisan ayam, dan telur rebus. Cara penyajian ini berbeda dengan bakmi pada umumnya yang hanya memiliki topping irisan daging ayam.

Hal yang berbeda lainnya, kuah kaldu yang digunakan melalui proses khusus. Yaitu, dididihkan dengan api kecil di atas kompor antara satu sampai dua jam. Pada proses itu, pria yang akrab disapa Puri ini akan memasukkan sekitar lima liter kuah. Melalui proses ini, sari kaldu ayam akan lebih mudah keluar. “Jadi, sari kaldunya makin keluar. Ada minyak di dasar-dasar kuah,” ungkap Puri.

Cita rasa kuahnya tidak identik dengan rasa gurih bawang merah dan bawang putih. Namun, bumbu Jawa yang dihaluskan secara manual tanpa mesin penghalus. Bagi Puri, menghaluskan bumbu tanpa mesin membuat bumbunya makin berasa. “Kalau diulek lebih terasa bumbunya,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bakmi godok merupakan makanan berbahan mi khas Jogjakarta. Keberadaan masakan ini di Jember tergolong sangat minim. Salah satu warung yang menjualnya adalah warung milik Pak Sugeng yang berada di seputaran lampu merah RSD dr Soebandi, Patrang. Bakmi di stan ini disajikan seporsi dengan topping hati, ampela, irisan ayam, dan telur rebus. Cara penyajian ini berbeda dengan bakmi pada umumnya yang hanya memiliki topping irisan daging ayam.

Hal yang berbeda lainnya, kuah kaldu yang digunakan melalui proses khusus. Yaitu, dididihkan dengan api kecil di atas kompor antara satu sampai dua jam. Pada proses itu, pria yang akrab disapa Puri ini akan memasukkan sekitar lima liter kuah. Melalui proses ini, sari kaldu ayam akan lebih mudah keluar. “Jadi, sari kaldunya makin keluar. Ada minyak di dasar-dasar kuah,” ungkap Puri.

Cita rasa kuahnya tidak identik dengan rasa gurih bawang merah dan bawang putih. Namun, bumbu Jawa yang dihaluskan secara manual tanpa mesin penghalus. Bagi Puri, menghaluskan bumbu tanpa mesin membuat bumbunya makin berasa. “Kalau diulek lebih terasa bumbunya,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bakmi godok merupakan makanan berbahan mi khas Jogjakarta. Keberadaan masakan ini di Jember tergolong sangat minim. Salah satu warung yang menjualnya adalah warung milik Pak Sugeng yang berada di seputaran lampu merah RSD dr Soebandi, Patrang. Bakmi di stan ini disajikan seporsi dengan topping hati, ampela, irisan ayam, dan telur rebus. Cara penyajian ini berbeda dengan bakmi pada umumnya yang hanya memiliki topping irisan daging ayam.

Hal yang berbeda lainnya, kuah kaldu yang digunakan melalui proses khusus. Yaitu, dididihkan dengan api kecil di atas kompor antara satu sampai dua jam. Pada proses itu, pria yang akrab disapa Puri ini akan memasukkan sekitar lima liter kuah. Melalui proses ini, sari kaldu ayam akan lebih mudah keluar. “Jadi, sari kaldunya makin keluar. Ada minyak di dasar-dasar kuah,” ungkap Puri.

Cita rasa kuahnya tidak identik dengan rasa gurih bawang merah dan bawang putih. Namun, bumbu Jawa yang dihaluskan secara manual tanpa mesin penghalus. Bagi Puri, menghaluskan bumbu tanpa mesin membuat bumbunya makin berasa. “Kalau diulek lebih terasa bumbunya,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/