alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Kejaksaan Belum Tahu Siapa FR

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyebutan pria berinisial FR sebagai konsultan perencana dalam rapat dengar pendapat di DPRD, (9/12) lalu, kian membikin penasaran. Siapa sebenarnya FR yang ditengarai memiliki peran cukup besar dalam proyek pembangunan pendapa Kecamatan Jenggawah yang ambruk belum lama ini. Terlebih, FR juga disebut sebagai konsultan perencana pada 22 proyek rehabilitasi kecamatan, serta proyek di dinas lain.

Perkara yang saat ini masih ditangani oleh Polres Jember, masih dalam proses penyelidikan. Termasuk soal adanya dugaan tindak pidana korupsi. Selain kepolisian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember juga tak tinggal diam. Aparat Adhyaksa itu juga turut menelisik perkara yang menjadi perhatian publik tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengaku belum mengetahui siapa FR sebenarnya. Apakah FR punya andil dalam proyek Kecamatan Jenggawah dan proyek pembangunan lainnya. “Kami belum tahu. Kami masih mendalami. Apakah dia (FR, Red) punya keterlibatan dalam proyek lain,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bahkan, saat disinggung apakah FR sudah dipanggil oleh Kejari Jember untuk klarifikasi terkait insiden robohnya proyek Pendapa Kecamatan Jenggawah, Agus mengatakan, pihaknya belum mendatangkan FR tersebut. “Sejauh ini belum. Tapi nanti akan kami panggil pihak-pihak terkait kegiatan proyek Jenggawah itu. Pasti kami panggil meminta klarifikasi semua pihak. Kalau yang bersangkutan si FR ini memang belum diagendakan,” imbuh pria yang kerap disapa Agus ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyebutan pria berinisial FR sebagai konsultan perencana dalam rapat dengar pendapat di DPRD, (9/12) lalu, kian membikin penasaran. Siapa sebenarnya FR yang ditengarai memiliki peran cukup besar dalam proyek pembangunan pendapa Kecamatan Jenggawah yang ambruk belum lama ini. Terlebih, FR juga disebut sebagai konsultan perencana pada 22 proyek rehabilitasi kecamatan, serta proyek di dinas lain.

Perkara yang saat ini masih ditangani oleh Polres Jember, masih dalam proses penyelidikan. Termasuk soal adanya dugaan tindak pidana korupsi. Selain kepolisian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember juga tak tinggal diam. Aparat Adhyaksa itu juga turut menelisik perkara yang menjadi perhatian publik tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengaku belum mengetahui siapa FR sebenarnya. Apakah FR punya andil dalam proyek Kecamatan Jenggawah dan proyek pembangunan lainnya. “Kami belum tahu. Kami masih mendalami. Apakah dia (FR, Red) punya keterlibatan dalam proyek lain,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, saat disinggung apakah FR sudah dipanggil oleh Kejari Jember untuk klarifikasi terkait insiden robohnya proyek Pendapa Kecamatan Jenggawah, Agus mengatakan, pihaknya belum mendatangkan FR tersebut. “Sejauh ini belum. Tapi nanti akan kami panggil pihak-pihak terkait kegiatan proyek Jenggawah itu. Pasti kami panggil meminta klarifikasi semua pihak. Kalau yang bersangkutan si FR ini memang belum diagendakan,” imbuh pria yang kerap disapa Agus ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyebutan pria berinisial FR sebagai konsultan perencana dalam rapat dengar pendapat di DPRD, (9/12) lalu, kian membikin penasaran. Siapa sebenarnya FR yang ditengarai memiliki peran cukup besar dalam proyek pembangunan pendapa Kecamatan Jenggawah yang ambruk belum lama ini. Terlebih, FR juga disebut sebagai konsultan perencana pada 22 proyek rehabilitasi kecamatan, serta proyek di dinas lain.

Perkara yang saat ini masih ditangani oleh Polres Jember, masih dalam proses penyelidikan. Termasuk soal adanya dugaan tindak pidana korupsi. Selain kepolisian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember juga tak tinggal diam. Aparat Adhyaksa itu juga turut menelisik perkara yang menjadi perhatian publik tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jember Agus Budiarto mengaku belum mengetahui siapa FR sebenarnya. Apakah FR punya andil dalam proyek Kecamatan Jenggawah dan proyek pembangunan lainnya. “Kami belum tahu. Kami masih mendalami. Apakah dia (FR, Red) punya keterlibatan dalam proyek lain,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, saat disinggung apakah FR sudah dipanggil oleh Kejari Jember untuk klarifikasi terkait insiden robohnya proyek Pendapa Kecamatan Jenggawah, Agus mengatakan, pihaknya belum mendatangkan FR tersebut. “Sejauh ini belum. Tapi nanti akan kami panggil pihak-pihak terkait kegiatan proyek Jenggawah itu. Pasti kami panggil meminta klarifikasi semua pihak. Kalau yang bersangkutan si FR ini memang belum diagendakan,” imbuh pria yang kerap disapa Agus ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/