alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Megaproyek 2022 Jember Tembus Setengah Triliun

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Proyek pembangunan fisik di Kabupaten Jember yang dianggarkan tahun jamak alias multiyears belum sepenuhnya dapat dirasakan warga Jember secara merata. Maklum, sekitar delapan bulan terakhir ini sebagian besar masih terpusat di jantung kota. Itu karena pagu anggaran megaproyek yang sesungguhnya ada pada tahun 2022, yang mencapai lebih setengah triliun rupiah.

Salah satu program Pemkab Jember yang telah disampaikan jauh sebelumnya adalah pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer lebih. Sesuai rencana, proyek ini menyebar di sejumlah kawasan. Proyeksi pengaspalan jalan bukan saja di Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari, melainkan akan menyentuh semua kecamatan.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, anggaran untuk pembangunan jalan multiyears yang direncanakan pemkab itu mencapai 670-an miliar. Sebagian dananya diambilkan dari APBD 2021, sekitar Rp 116 miliar. Sementara, sisanya akan menyedot APBD tahun 2022 yang kini tengah digodok oleh eksekutif dan legislatif.

Mobile_AP_Rectangle 2

Anggaran pembangunan tahun jamak dari APBD 2022 seperti digambarkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) besarnya mencapai Rp 550-an miliar. Namun, angka tersebut bisa tetap atau mengalami perubahan setelah adanya pembahasan.

Atas adanya proyek tahun jamak tersebut, sejumlah fraksi di DPRD Jember mendesak agar megaproyek itu terus dilakukan secara merata, sehingga banyak warga Jember yang merasakan manfaatnya. Atas keinginan sejumlah fraksi itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan proyek jalan akan terus dilanjutkan.

“Pembangunan infrastruktur program multiyears untuk ruas jalan Ajung-Wirolegi dan ruas jalan Mayang-Kalisat akan segera proses konstruksi yang dijadwalkan di akhir bulan November,” papar Hendy. Selain itu, pembangunan jalan lain juga akan digarap sesuai jadwal yang direncanakan.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Proyek pembangunan fisik di Kabupaten Jember yang dianggarkan tahun jamak alias multiyears belum sepenuhnya dapat dirasakan warga Jember secara merata. Maklum, sekitar delapan bulan terakhir ini sebagian besar masih terpusat di jantung kota. Itu karena pagu anggaran megaproyek yang sesungguhnya ada pada tahun 2022, yang mencapai lebih setengah triliun rupiah.

Salah satu program Pemkab Jember yang telah disampaikan jauh sebelumnya adalah pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer lebih. Sesuai rencana, proyek ini menyebar di sejumlah kawasan. Proyeksi pengaspalan jalan bukan saja di Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari, melainkan akan menyentuh semua kecamatan.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, anggaran untuk pembangunan jalan multiyears yang direncanakan pemkab itu mencapai 670-an miliar. Sebagian dananya diambilkan dari APBD 2021, sekitar Rp 116 miliar. Sementara, sisanya akan menyedot APBD tahun 2022 yang kini tengah digodok oleh eksekutif dan legislatif.

Anggaran pembangunan tahun jamak dari APBD 2022 seperti digambarkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) besarnya mencapai Rp 550-an miliar. Namun, angka tersebut bisa tetap atau mengalami perubahan setelah adanya pembahasan.

Atas adanya proyek tahun jamak tersebut, sejumlah fraksi di DPRD Jember mendesak agar megaproyek itu terus dilakukan secara merata, sehingga banyak warga Jember yang merasakan manfaatnya. Atas keinginan sejumlah fraksi itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan proyek jalan akan terus dilanjutkan.

“Pembangunan infrastruktur program multiyears untuk ruas jalan Ajung-Wirolegi dan ruas jalan Mayang-Kalisat akan segera proses konstruksi yang dijadwalkan di akhir bulan November,” papar Hendy. Selain itu, pembangunan jalan lain juga akan digarap sesuai jadwal yang direncanakan.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Proyek pembangunan fisik di Kabupaten Jember yang dianggarkan tahun jamak alias multiyears belum sepenuhnya dapat dirasakan warga Jember secara merata. Maklum, sekitar delapan bulan terakhir ini sebagian besar masih terpusat di jantung kota. Itu karena pagu anggaran megaproyek yang sesungguhnya ada pada tahun 2022, yang mencapai lebih setengah triliun rupiah.

Salah satu program Pemkab Jember yang telah disampaikan jauh sebelumnya adalah pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer lebih. Sesuai rencana, proyek ini menyebar di sejumlah kawasan. Proyeksi pengaspalan jalan bukan saja di Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari, melainkan akan menyentuh semua kecamatan.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, anggaran untuk pembangunan jalan multiyears yang direncanakan pemkab itu mencapai 670-an miliar. Sebagian dananya diambilkan dari APBD 2021, sekitar Rp 116 miliar. Sementara, sisanya akan menyedot APBD tahun 2022 yang kini tengah digodok oleh eksekutif dan legislatif.

Anggaran pembangunan tahun jamak dari APBD 2022 seperti digambarkan dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) besarnya mencapai Rp 550-an miliar. Namun, angka tersebut bisa tetap atau mengalami perubahan setelah adanya pembahasan.

Atas adanya proyek tahun jamak tersebut, sejumlah fraksi di DPRD Jember mendesak agar megaproyek itu terus dilakukan secara merata, sehingga banyak warga Jember yang merasakan manfaatnya. Atas keinginan sejumlah fraksi itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan proyek jalan akan terus dilanjutkan.

“Pembangunan infrastruktur program multiyears untuk ruas jalan Ajung-Wirolegi dan ruas jalan Mayang-Kalisat akan segera proses konstruksi yang dijadwalkan di akhir bulan November,” papar Hendy. Selain itu, pembangunan jalan lain juga akan digarap sesuai jadwal yang direncanakan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/