alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Penanganan Bencana Harus Segera

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Cuaca buruk pun mulai menyapa. Bahkan baru-baru ini, ada beberapa rumah rusak akibat diterjang angin kencang. Agar ke depan penanganan bencana bisa semakin cepat, dewan melakukan rapat dengar pendapat di ruang Komisi D DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember, kemarin (11/11). Mereka membahas berbagai upaya penanganan bencana. Baik bencana banjir, angin, gempa, maupun yang lain.

Ketua Komisi D Muhammad Hafidi mempertanyakan alur penanganan bencana serta kerja sama BPBD dengan pihak lain. Menurutnya, perihal kebencanaan itu perlu peringatan sampai penanganan yang cepat. “Kerja sama dengan PLN bagaimana, supaya penanganan di lapangan bisa cepat,” ucapnya.

Sucipto, anggota Komisi D DPRD Jember, menyampaikan, ada prediksi-prediksi sebelum bencana itu terjadi. Untuk itu, perlu ada peringatan dini agar masyarakat lebih tanggap. “Jangan hanya fokus pada penanganan. Peringatan sebelum bencana juga sangat penting,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menanggapi desakan dewan, Plt Kepala BPBD Jember M Satuki menjelaskan, kerja sama dengan sejumlah pihak sudah dilakukan. Menurutnya, PLN juga diajak bekerja sama, khususnya untuk menangani kabel yang terdampak bencana. “Kalau ada pohon tumbang mengenai kabel, pasti kami minta agar dilakukan pemadaman. Setelah itu, penanganan langsung dilakukan,” ulasnya.

Satuki menyebut, dalam hal kebencanaan, prediksinya telah diinformasikan. Dengan begitu, warga pun bisa tanggap. “Akan tetapi, informasi disampaikan tanpa membuat warga menjadi resah,” tuturnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo menjelaskan, bencana yang terjadi di masyarakat, baik skala kecil maupun besar, seluruhnya ditangani. “Informasi pun kami sampaikan melalui media. Kami sudah memberi imbauan,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Cuaca buruk pun mulai menyapa. Bahkan baru-baru ini, ada beberapa rumah rusak akibat diterjang angin kencang. Agar ke depan penanganan bencana bisa semakin cepat, dewan melakukan rapat dengar pendapat di ruang Komisi D DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember, kemarin (11/11). Mereka membahas berbagai upaya penanganan bencana. Baik bencana banjir, angin, gempa, maupun yang lain.

Ketua Komisi D Muhammad Hafidi mempertanyakan alur penanganan bencana serta kerja sama BPBD dengan pihak lain. Menurutnya, perihal kebencanaan itu perlu peringatan sampai penanganan yang cepat. “Kerja sama dengan PLN bagaimana, supaya penanganan di lapangan bisa cepat,” ucapnya.

Sucipto, anggota Komisi D DPRD Jember, menyampaikan, ada prediksi-prediksi sebelum bencana itu terjadi. Untuk itu, perlu ada peringatan dini agar masyarakat lebih tanggap. “Jangan hanya fokus pada penanganan. Peringatan sebelum bencana juga sangat penting,” tuturnya.

Menanggapi desakan dewan, Plt Kepala BPBD Jember M Satuki menjelaskan, kerja sama dengan sejumlah pihak sudah dilakukan. Menurutnya, PLN juga diajak bekerja sama, khususnya untuk menangani kabel yang terdampak bencana. “Kalau ada pohon tumbang mengenai kabel, pasti kami minta agar dilakukan pemadaman. Setelah itu, penanganan langsung dilakukan,” ulasnya.

Satuki menyebut, dalam hal kebencanaan, prediksinya telah diinformasikan. Dengan begitu, warga pun bisa tanggap. “Akan tetapi, informasi disampaikan tanpa membuat warga menjadi resah,” tuturnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo menjelaskan, bencana yang terjadi di masyarakat, baik skala kecil maupun besar, seluruhnya ditangani. “Informasi pun kami sampaikan melalui media. Kami sudah memberi imbauan,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Musim hujan telah tiba. Cuaca buruk pun mulai menyapa. Bahkan baru-baru ini, ada beberapa rumah rusak akibat diterjang angin kencang. Agar ke depan penanganan bencana bisa semakin cepat, dewan melakukan rapat dengar pendapat di ruang Komisi D DPRD bersama Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember, kemarin (11/11). Mereka membahas berbagai upaya penanganan bencana. Baik bencana banjir, angin, gempa, maupun yang lain.

Ketua Komisi D Muhammad Hafidi mempertanyakan alur penanganan bencana serta kerja sama BPBD dengan pihak lain. Menurutnya, perihal kebencanaan itu perlu peringatan sampai penanganan yang cepat. “Kerja sama dengan PLN bagaimana, supaya penanganan di lapangan bisa cepat,” ucapnya.

Sucipto, anggota Komisi D DPRD Jember, menyampaikan, ada prediksi-prediksi sebelum bencana itu terjadi. Untuk itu, perlu ada peringatan dini agar masyarakat lebih tanggap. “Jangan hanya fokus pada penanganan. Peringatan sebelum bencana juga sangat penting,” tuturnya.

Menanggapi desakan dewan, Plt Kepala BPBD Jember M Satuki menjelaskan, kerja sama dengan sejumlah pihak sudah dilakukan. Menurutnya, PLN juga diajak bekerja sama, khususnya untuk menangani kabel yang terdampak bencana. “Kalau ada pohon tumbang mengenai kabel, pasti kami minta agar dilakukan pemadaman. Setelah itu, penanganan langsung dilakukan,” ulasnya.

Satuki menyebut, dalam hal kebencanaan, prediksinya telah diinformasikan. Dengan begitu, warga pun bisa tanggap. “Akan tetapi, informasi disampaikan tanpa membuat warga menjadi resah,” tuturnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo menjelaskan, bencana yang terjadi di masyarakat, baik skala kecil maupun besar, seluruhnya ditangani. “Informasi pun kami sampaikan melalui media. Kami sudah memberi imbauan,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/