alexametrics
30.5 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Masih Dikelola Secara Swadaya

Kawasan Wisata Simbat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Babatan hasil binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember telah berhasil membuat wisata yang instagrammable dengan berbagai wahana wisata yang disuguhkan. Kawasan ini kemudian diberi nama Wahana Wisata Simbat.

Nama Simbat sendiri merupakan singkatan dari Sukmo Ilang, Manggar, dan Babatan. Sukmo Ilang merupakan istilah karena dulu kawasan tersebut merupakan hutan yang sangat rimbun, sehingga dikenal dengan Sukmo Ilang. Kedua adalah Manggar yakni nama gunung yang digarap, dan terakhir Babatan yang merupakan nama desa setempat.

Uniknya ternyata wisata yang tengah viral ini dikelola sendiri oleh masyarakat sekitar dengan gotong royong. “Awalnya pembabat itu berjumlah 16 orang dan selama empat bulan tanpa gaji,” ungkap Mohammad Jimin, warga setempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara dana pembangunan dan pengembangan tempat wisata Simbat pun diambil dari hasil uang parkir pengunjung setiap harinya. “Yang bangun dari masyarakat, ya uang parkir sepeda itu diolah dengan satu organisasi,” lanjutnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Babatan hasil binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember telah berhasil membuat wisata yang instagrammable dengan berbagai wahana wisata yang disuguhkan. Kawasan ini kemudian diberi nama Wahana Wisata Simbat.

Nama Simbat sendiri merupakan singkatan dari Sukmo Ilang, Manggar, dan Babatan. Sukmo Ilang merupakan istilah karena dulu kawasan tersebut merupakan hutan yang sangat rimbun, sehingga dikenal dengan Sukmo Ilang. Kedua adalah Manggar yakni nama gunung yang digarap, dan terakhir Babatan yang merupakan nama desa setempat.

Uniknya ternyata wisata yang tengah viral ini dikelola sendiri oleh masyarakat sekitar dengan gotong royong. “Awalnya pembabat itu berjumlah 16 orang dan selama empat bulan tanpa gaji,” ungkap Mohammad Jimin, warga setempat.

Sementara dana pembangunan dan pengembangan tempat wisata Simbat pun diambil dari hasil uang parkir pengunjung setiap harinya. “Yang bangun dari masyarakat, ya uang parkir sepeda itu diolah dengan satu organisasi,” lanjutnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Babatan hasil binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Jember telah berhasil membuat wisata yang instagrammable dengan berbagai wahana wisata yang disuguhkan. Kawasan ini kemudian diberi nama Wahana Wisata Simbat.

Nama Simbat sendiri merupakan singkatan dari Sukmo Ilang, Manggar, dan Babatan. Sukmo Ilang merupakan istilah karena dulu kawasan tersebut merupakan hutan yang sangat rimbun, sehingga dikenal dengan Sukmo Ilang. Kedua adalah Manggar yakni nama gunung yang digarap, dan terakhir Babatan yang merupakan nama desa setempat.

Uniknya ternyata wisata yang tengah viral ini dikelola sendiri oleh masyarakat sekitar dengan gotong royong. “Awalnya pembabat itu berjumlah 16 orang dan selama empat bulan tanpa gaji,” ungkap Mohammad Jimin, warga setempat.

Sementara dana pembangunan dan pengembangan tempat wisata Simbat pun diambil dari hasil uang parkir pengunjung setiap harinya. “Yang bangun dari masyarakat, ya uang parkir sepeda itu diolah dengan satu organisasi,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/