alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Keseruan Berwisata di Pondok Kopi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pondok Kopi. Begitu warga Desa Kemiri menyebutnya. Sebuah pondok pesantren bernama Al-Hasan. Berlokasi di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Pondok ini mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk kemasan. Wisatawan yang datang, juga bisa minum kopi siap saji.

Berbeda dengan pesantren lainnya. Santri di pondok kopi ini tidak hanya menimba ilmu agama saja. Tetapi juga mendapatkan ilmu pengolahan kopi. Karenanya, lembaga pendidikan non formal ini dimasukkan menjadi salah satu bagian dari destinasi wisata Desa Kemiri yang dikelola karang taruna setempat.

KH Moch Misbahul Khoiri pengasuh Ponpes Al-Hasan mengatakan, pihaknya mengapresiasi gerakan yang dilakukan para pemuda Desa Kemiri. Menurutnya, anak muda di desa ini membutuhkan wadah untuk menyalurkan ide dan kreatifitas mereka.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami menyediakan fasilitas bagi mereka dengan menyetujui pondok kopi menjadi wisata. Namun wisata yang dimaksud harus tetap mempertahankan budaya masyarakat desa,” tutur pria yang juga menjadi pembina Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Mapan tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pondok Kopi. Begitu warga Desa Kemiri menyebutnya. Sebuah pondok pesantren bernama Al-Hasan. Berlokasi di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Pondok ini mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk kemasan. Wisatawan yang datang, juga bisa minum kopi siap saji.

Berbeda dengan pesantren lainnya. Santri di pondok kopi ini tidak hanya menimba ilmu agama saja. Tetapi juga mendapatkan ilmu pengolahan kopi. Karenanya, lembaga pendidikan non formal ini dimasukkan menjadi salah satu bagian dari destinasi wisata Desa Kemiri yang dikelola karang taruna setempat.

KH Moch Misbahul Khoiri pengasuh Ponpes Al-Hasan mengatakan, pihaknya mengapresiasi gerakan yang dilakukan para pemuda Desa Kemiri. Menurutnya, anak muda di desa ini membutuhkan wadah untuk menyalurkan ide dan kreatifitas mereka.

“Kami menyediakan fasilitas bagi mereka dengan menyetujui pondok kopi menjadi wisata. Namun wisata yang dimaksud harus tetap mempertahankan budaya masyarakat desa,” tutur pria yang juga menjadi pembina Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Mapan tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pondok Kopi. Begitu warga Desa Kemiri menyebutnya. Sebuah pondok pesantren bernama Al-Hasan. Berlokasi di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Pondok ini mengolah biji kopi menjadi kopi bubuk kemasan. Wisatawan yang datang, juga bisa minum kopi siap saji.

Berbeda dengan pesantren lainnya. Santri di pondok kopi ini tidak hanya menimba ilmu agama saja. Tetapi juga mendapatkan ilmu pengolahan kopi. Karenanya, lembaga pendidikan non formal ini dimasukkan menjadi salah satu bagian dari destinasi wisata Desa Kemiri yang dikelola karang taruna setempat.

KH Moch Misbahul Khoiri pengasuh Ponpes Al-Hasan mengatakan, pihaknya mengapresiasi gerakan yang dilakukan para pemuda Desa Kemiri. Menurutnya, anak muda di desa ini membutuhkan wadah untuk menyalurkan ide dan kreatifitas mereka.

“Kami menyediakan fasilitas bagi mereka dengan menyetujui pondok kopi menjadi wisata. Namun wisata yang dimaksud harus tetap mempertahankan budaya masyarakat desa,” tutur pria yang juga menjadi pembina Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Mapan tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/