alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Kenalkan Dasar Membatik pada Generasi Milenial

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak semua orang bisa membuat batik tulis. Untuk membuat batik tulis tentu dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi yang tinggi. Karena selain prosesnya yang tidak mudah, motif yang dihasilkan juga harus bagus dipandang mata.

Inilah yang mendasari Wahyu Wulandari, salah seorang pengusaha batik di Dusun Tegalwaru, Desa Mayang, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dalam menggelar pelatihan batik tulis dasar untuk masyarakat Jember dan sekitarnya. Selain untuk memperingati Hari Batik Nasional yang dilaksanakan setiap tahun, pelatihan batik ini juga dilatarbelakangi oleh aktivitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama gadget.

Melihat kondisi tersebut, Wulan terinspirasi untuk menggerakkan generasi milenial mengenali serta dapat melestarikan budaya Indonesia, yakni membuat batik tulis. “Saya ingin memberi pengetahuan dan memperkenalkan pada kaum milenial apa itu batik. Jika kaum milenial ini tak tahu dan tak cinta pada batik, bagaimana mereka mau melestarikan budaya kebanggaan ini,” ungkap Wulan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak semua orang bisa membuat batik tulis. Untuk membuat batik tulis tentu dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi yang tinggi. Karena selain prosesnya yang tidak mudah, motif yang dihasilkan juga harus bagus dipandang mata.

Inilah yang mendasari Wahyu Wulandari, salah seorang pengusaha batik di Dusun Tegalwaru, Desa Mayang, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dalam menggelar pelatihan batik tulis dasar untuk masyarakat Jember dan sekitarnya. Selain untuk memperingati Hari Batik Nasional yang dilaksanakan setiap tahun, pelatihan batik ini juga dilatarbelakangi oleh aktivitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama gadget.

Melihat kondisi tersebut, Wulan terinspirasi untuk menggerakkan generasi milenial mengenali serta dapat melestarikan budaya Indonesia, yakni membuat batik tulis. “Saya ingin memberi pengetahuan dan memperkenalkan pada kaum milenial apa itu batik. Jika kaum milenial ini tak tahu dan tak cinta pada batik, bagaimana mereka mau melestarikan budaya kebanggaan ini,” ungkap Wulan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak semua orang bisa membuat batik tulis. Untuk membuat batik tulis tentu dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi yang tinggi. Karena selain prosesnya yang tidak mudah, motif yang dihasilkan juga harus bagus dipandang mata.

Inilah yang mendasari Wahyu Wulandari, salah seorang pengusaha batik di Dusun Tegalwaru, Desa Mayang, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dalam menggelar pelatihan batik tulis dasar untuk masyarakat Jember dan sekitarnya. Selain untuk memperingati Hari Batik Nasional yang dilaksanakan setiap tahun, pelatihan batik ini juga dilatarbelakangi oleh aktivitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama gadget.

Melihat kondisi tersebut, Wulan terinspirasi untuk menggerakkan generasi milenial mengenali serta dapat melestarikan budaya Indonesia, yakni membuat batik tulis. “Saya ingin memberi pengetahuan dan memperkenalkan pada kaum milenial apa itu batik. Jika kaum milenial ini tak tahu dan tak cinta pada batik, bagaimana mereka mau melestarikan budaya kebanggaan ini,” ungkap Wulan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/