alexametrics
26.8 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Berkas Mantan Kades Segera Dilimpahkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berkas perkara dugaan korupsi dari tersangka mantan Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, Abdul Haki, dinyatakan sudah lengkap. Ini setelah tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyatakan berkas perkara tersangka telah memenuhi syarat P-21.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (11/9). Menurut Setyo, berkas dugaan perkara korupsi penyelewengan Dana Desa (DD) yang dilakukan tersangka sudah siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Berkas sudah kami nyatakan lengkap semua. Sudah P-21. Dalam waktu dekat ini kami akan segera melimpahkan berkas ke PN Tipikor di Sidoarjo,” ungkap Setyo.

Dalam perkara tersebut, Setyo menambahkan, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi. Nantinya para saksi tersebut siap dihadirkan di persidangan. “Kurang lebih ada 24 orang saksi yang sudah kami periksa. Ada yang dari ASN dan aparatur desa,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu ASN yang dimaksud adalah Sekretaris Daerah Jember Mirfano, yang sempat memenuhi panggilan tim penyidik di Kejari Jember, beberapa waktu lalu, terkait pencatutan nama dirinya di perkara Abdul Haki ini. “Dia (Mirfano, Red) juga menjadi saksi dan wajib hadir dalam persidangan untuk mengetahui apakah benar dia benar-benar dicatut namanya atau tidak,” lanjut Setyo.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berkas perkara dugaan korupsi dari tersangka mantan Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, Abdul Haki, dinyatakan sudah lengkap. Ini setelah tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyatakan berkas perkara tersangka telah memenuhi syarat P-21.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (11/9). Menurut Setyo, berkas dugaan perkara korupsi penyelewengan Dana Desa (DD) yang dilakukan tersangka sudah siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Berkas sudah kami nyatakan lengkap semua. Sudah P-21. Dalam waktu dekat ini kami akan segera melimpahkan berkas ke PN Tipikor di Sidoarjo,” ungkap Setyo.

Dalam perkara tersebut, Setyo menambahkan, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi. Nantinya para saksi tersebut siap dihadirkan di persidangan. “Kurang lebih ada 24 orang saksi yang sudah kami periksa. Ada yang dari ASN dan aparatur desa,” imbuhnya.

Salah satu ASN yang dimaksud adalah Sekretaris Daerah Jember Mirfano, yang sempat memenuhi panggilan tim penyidik di Kejari Jember, beberapa waktu lalu, terkait pencatutan nama dirinya di perkara Abdul Haki ini. “Dia (Mirfano, Red) juga menjadi saksi dan wajib hadir dalam persidangan untuk mengetahui apakah benar dia benar-benar dicatut namanya atau tidak,” lanjut Setyo.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berkas perkara dugaan korupsi dari tersangka mantan Kepala Desa (Kades) Sumbersalak, Abdul Haki, dinyatakan sudah lengkap. Ini setelah tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember menyatakan berkas perkara tersangka telah memenuhi syarat P-21.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (11/9). Menurut Setyo, berkas dugaan perkara korupsi penyelewengan Dana Desa (DD) yang dilakukan tersangka sudah siap dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Berkas sudah kami nyatakan lengkap semua. Sudah P-21. Dalam waktu dekat ini kami akan segera melimpahkan berkas ke PN Tipikor di Sidoarjo,” ungkap Setyo.

Dalam perkara tersebut, Setyo menambahkan, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi. Nantinya para saksi tersebut siap dihadirkan di persidangan. “Kurang lebih ada 24 orang saksi yang sudah kami periksa. Ada yang dari ASN dan aparatur desa,” imbuhnya.

Salah satu ASN yang dimaksud adalah Sekretaris Daerah Jember Mirfano, yang sempat memenuhi panggilan tim penyidik di Kejari Jember, beberapa waktu lalu, terkait pencatutan nama dirinya di perkara Abdul Haki ini. “Dia (Mirfano, Red) juga menjadi saksi dan wajib hadir dalam persidangan untuk mengetahui apakah benar dia benar-benar dicatut namanya atau tidak,” lanjut Setyo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/