alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Masih Lakukan Kunjungan, Bupati Jember Konsisten Bagikan Bansos

Terus Beri Edukasi dan Bantuan Target Blusukan ke Kecamatan Lainnya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Hingga kemarin (11/8), Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajaran anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus melakukan kunjungan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Khususnya di tiga kecamatan kota. Sebab, menurut Hendy, tiga titik tersebut merupakan lokasi rawan yang menjadi penyumbang terbesar jumlah warga yang terpapar Covid-19.

Upaya timnya dilakukan secara terus-menerus, bahkan saat tanggal merah sekalipun. Mengingat, pandemi Covid-19 tidak mengenal hari libur. Karena itu, Hendy berupaya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan cara selalu memberikan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) plus bantuan berupa sembako kepada warga yang terpapar Covid-19. “Besok akan kami evaluasi,” ungkap Hendy.

Menurut dia, upaya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis hulu ini sangat efektif untuk menekan persebaran kasus Covid-19 sekaligus membantu warga yang terdampak. Namun, pihaknya juga bakal merencanakan kunjungan kepada warga isoman di kecamatan lain. “Kalau ini hasilnya bagus, akan kami coba ke kecamatan lain,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Yeni, salah seorang warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, misalnya. Hendy menuturkan bahwa yang bersangkutan sudah menjalani isoman selama 14 hari. Namun, belum menjalani tes PCR. “Nanti biar diurus Kepala Puskesmas Jember Kidul untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Hendy menyebutkan bahwa kegiatan semacam ini yang nantinya bakal dilakukan secara istiqamah olah setiap satgas kecamatan. “Nanti juga akan dibantu dengan tim pendamping satgas yang terdiri atas tenaga kesehatan alumni Unair. Dengan begitu, upaya pemantauan kepada warga yang isoman tak hanya berlaku jika ada bupati beserta jajarannya saja, melainkan terus berlanjut dalam naungan Satgas Covid-19 kecamatan masing-masing,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Hingga kemarin (11/8), Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajaran anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus melakukan kunjungan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Khususnya di tiga kecamatan kota. Sebab, menurut Hendy, tiga titik tersebut merupakan lokasi rawan yang menjadi penyumbang terbesar jumlah warga yang terpapar Covid-19.

Upaya timnya dilakukan secara terus-menerus, bahkan saat tanggal merah sekalipun. Mengingat, pandemi Covid-19 tidak mengenal hari libur. Karena itu, Hendy berupaya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan cara selalu memberikan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) plus bantuan berupa sembako kepada warga yang terpapar Covid-19. “Besok akan kami evaluasi,” ungkap Hendy.

Menurut dia, upaya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis hulu ini sangat efektif untuk menekan persebaran kasus Covid-19 sekaligus membantu warga yang terdampak. Namun, pihaknya juga bakal merencanakan kunjungan kepada warga isoman di kecamatan lain. “Kalau ini hasilnya bagus, akan kami coba ke kecamatan lain,” paparnya.

Yeni, salah seorang warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, misalnya. Hendy menuturkan bahwa yang bersangkutan sudah menjalani isoman selama 14 hari. Namun, belum menjalani tes PCR. “Nanti biar diurus Kepala Puskesmas Jember Kidul untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Hendy menyebutkan bahwa kegiatan semacam ini yang nantinya bakal dilakukan secara istiqamah olah setiap satgas kecamatan. “Nanti juga akan dibantu dengan tim pendamping satgas yang terdiri atas tenaga kesehatan alumni Unair. Dengan begitu, upaya pemantauan kepada warga yang isoman tak hanya berlaku jika ada bupati beserta jajarannya saja, melainkan terus berlanjut dalam naungan Satgas Covid-19 kecamatan masing-masing,” paparnya.

JEMBER KIDUL, RADARJEMBER.ID – Hingga kemarin (11/8), Bupati Jember Hendy Siswanto beserta jajaran anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus melakukan kunjungan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Khususnya di tiga kecamatan kota. Sebab, menurut Hendy, tiga titik tersebut merupakan lokasi rawan yang menjadi penyumbang terbesar jumlah warga yang terpapar Covid-19.

Upaya timnya dilakukan secara terus-menerus, bahkan saat tanggal merah sekalipun. Mengingat, pandemi Covid-19 tidak mengenal hari libur. Karena itu, Hendy berupaya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan cara selalu memberikan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) plus bantuan berupa sembako kepada warga yang terpapar Covid-19. “Besok akan kami evaluasi,” ungkap Hendy.

Menurut dia, upaya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis hulu ini sangat efektif untuk menekan persebaran kasus Covid-19 sekaligus membantu warga yang terdampak. Namun, pihaknya juga bakal merencanakan kunjungan kepada warga isoman di kecamatan lain. “Kalau ini hasilnya bagus, akan kami coba ke kecamatan lain,” paparnya.

Yeni, salah seorang warga Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, misalnya. Hendy menuturkan bahwa yang bersangkutan sudah menjalani isoman selama 14 hari. Namun, belum menjalani tes PCR. “Nanti biar diurus Kepala Puskesmas Jember Kidul untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Hendy menyebutkan bahwa kegiatan semacam ini yang nantinya bakal dilakukan secara istiqamah olah setiap satgas kecamatan. “Nanti juga akan dibantu dengan tim pendamping satgas yang terdiri atas tenaga kesehatan alumni Unair. Dengan begitu, upaya pemantauan kepada warga yang isoman tak hanya berlaku jika ada bupati beserta jajarannya saja, melainkan terus berlanjut dalam naungan Satgas Covid-19 kecamatan masing-masing,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/