Misteri yang Belum Terpecahkan Prasasti Lumbung Desa Karangharjo

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pembacaan Prasasti Lumbung, di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, sebenarnya masih menyisakan sejumlah misteri yang belum terpecahkan. “Banyak temuan yang sebenarnya berupa dugaan, dan membutuhkan kajian lebih lanjut,” kata Y. Setiyo Hadi, sejarawan sekaligus pembina Yayasan Boemi Poeger Persada.

Selain kode tulisan atau aksara tersebut, di lingkungan sekitarnya di sana, peninggalan tradisi batu megalitik, semuanya baru terindentifikasi saja. Belum ada kajian lebih lanjut. Artinya, kata Yopi, secara geografis, wilayah Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, sudah ada hunian sejak era prasejarah hingga awal 5 masehi. “Peradaban itu kan ada tiga, gunung, sungai, dan pesisir, yang mendekati sumber kehidupan. Kalau wilayah Karangharjo dekat gunung dan ada sungai. Sehingga topografi itu menjadi daya tarik untuk hunian di masa itu,” imbuh pria asal Kencong ini.

Kokohnya Konstruksi Beton Berlapis Siphon Irigasi

Pasca ditemukan prasasti itu, timnya beserta beberapa perwakilan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim, sempat meninjau lokasi, melakukan survei dan mulai melakukan pengkajian lanjut. “Dari survei dan pendalaman awal, BPCB melakukan pembacaan untuk aksaranya mengenai isi dan maksud sebenarnya,” tambah Yopi.