alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Terbang ke Malaysia, Bupati Faida Urus Jenazah TKI

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KOTA- Mendengarkabar salah seorang TKI di Malaysia asal Jember meninggal dunia, Bupati Faida, langsung memberi perhatian serius. Bahkan, Selasa (12/6) subuh ini, dia harus terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Malaysia, hanya untuk mengurus jenazah TKI tersebut, supaya lekas dibawa pulang ke Jember.

Kepada radarjember.id Faida, mengaku ada persoalan yang kemudian, membuat jenazah TKI atas nama Amintyas, tersandera di Negeri Jiran hingga dua minggu lamanya. “Almarhum menjadi tanggungjawab negara. Saya, harus turun langsung menebus biaya perawatan dan administrasinya, supaya segera bisa dipulangkan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Faida, menjelaskan biaya awal yang harus dibayar TKI asal Dusun Sumuran, Desa Kelompangan, Ajung, itu sampai 15 ribu Ringgit Malaysia. Setara dengan Rp 50 jutaan. Namun diakui Faida, ada beberapa relawan sesama TKI di Malaysia, menggalang dana dan sudah terkumpul 1.500 Ringgit Malaysia. “Sehingga sisanya kurang Rp 38 jutaan, biar bupati yang melunasi,” janji Faida.

- Advertisement -

JEMBER KOTA- Mendengarkabar salah seorang TKI di Malaysia asal Jember meninggal dunia, Bupati Faida, langsung memberi perhatian serius. Bahkan, Selasa (12/6) subuh ini, dia harus terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Malaysia, hanya untuk mengurus jenazah TKI tersebut, supaya lekas dibawa pulang ke Jember.

Kepada radarjember.id Faida, mengaku ada persoalan yang kemudian, membuat jenazah TKI atas nama Amintyas, tersandera di Negeri Jiran hingga dua minggu lamanya. “Almarhum menjadi tanggungjawab negara. Saya, harus turun langsung menebus biaya perawatan dan administrasinya, supaya segera bisa dipulangkan,” katanya.

Faida, menjelaskan biaya awal yang harus dibayar TKI asal Dusun Sumuran, Desa Kelompangan, Ajung, itu sampai 15 ribu Ringgit Malaysia. Setara dengan Rp 50 jutaan. Namun diakui Faida, ada beberapa relawan sesama TKI di Malaysia, menggalang dana dan sudah terkumpul 1.500 Ringgit Malaysia. “Sehingga sisanya kurang Rp 38 jutaan, biar bupati yang melunasi,” janji Faida.

JEMBER KOTA- Mendengarkabar salah seorang TKI di Malaysia asal Jember meninggal dunia, Bupati Faida, langsung memberi perhatian serius. Bahkan, Selasa (12/6) subuh ini, dia harus terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Malaysia, hanya untuk mengurus jenazah TKI tersebut, supaya lekas dibawa pulang ke Jember.

Kepada radarjember.id Faida, mengaku ada persoalan yang kemudian, membuat jenazah TKI atas nama Amintyas, tersandera di Negeri Jiran hingga dua minggu lamanya. “Almarhum menjadi tanggungjawab negara. Saya, harus turun langsung menebus biaya perawatan dan administrasinya, supaya segera bisa dipulangkan,” katanya.

Faida, menjelaskan biaya awal yang harus dibayar TKI asal Dusun Sumuran, Desa Kelompangan, Ajung, itu sampai 15 ribu Ringgit Malaysia. Setara dengan Rp 50 jutaan. Namun diakui Faida, ada beberapa relawan sesama TKI di Malaysia, menggalang dana dan sudah terkumpul 1.500 Ringgit Malaysia. “Sehingga sisanya kurang Rp 38 jutaan, biar bupati yang melunasi,” janji Faida.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/