alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Rumah Bersebelahan dengan Masjid, Pemuda di Jember Nekat Jualan Pil Koplo

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang dipikirkan oleh Muhammad Aji, pemuda asal Jalan Flamboyan, Tegalboto, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Jember, ini. Meski rumahnya berdekatan dengan masjid, tapi pemuda 20 tahun itu nekat berjualan pil koplo. Kini, dia telah tertangkap polisi dan mendekam di penjara.

Kapolsek Arjasa AKP Adam menjelaskan, terungkapnya kasus penjualan sediaan farmasi tanpa izin ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan ulah tersangka. Sebab, selain konsumennya menyasar para remaja dan pemuda desa, rumah tersangka juga bersebelahan dengan masjid. “Jadi rumah tersangka ini persis berdampingan dengan masjid,” terangnya, Kamis (12/5).

BACA JUGA: Gondol Kayu dari Gunung, Dua Warga Jember Terciduk Tiga Kabur

Mobile_AP_Rectangle 2

Berbekal informasi itu, polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan mengintai gerak-gerik tersangka. Setelah mendapat bukti yang cukup, aparat menangkap tersangka bersama sejumlah barang bukti. Di antaranya enam paket obat berwarna putih berlogo Y yang masing-masing paket berisi empat butir, uang Rp 120 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan, serta satu unit HP warna putih yang ditengarai sebagai sarana transaksi. “Kami juga menyita satu bungkus rokok isi 12 warna merah,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang dipikirkan oleh Muhammad Aji, pemuda asal Jalan Flamboyan, Tegalboto, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Jember, ini. Meski rumahnya berdekatan dengan masjid, tapi pemuda 20 tahun itu nekat berjualan pil koplo. Kini, dia telah tertangkap polisi dan mendekam di penjara.

Kapolsek Arjasa AKP Adam menjelaskan, terungkapnya kasus penjualan sediaan farmasi tanpa izin ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan ulah tersangka. Sebab, selain konsumennya menyasar para remaja dan pemuda desa, rumah tersangka juga bersebelahan dengan masjid. “Jadi rumah tersangka ini persis berdampingan dengan masjid,” terangnya, Kamis (12/5).

BACA JUGA: Gondol Kayu dari Gunung, Dua Warga Jember Terciduk Tiga Kabur

Berbekal informasi itu, polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan mengintai gerak-gerik tersangka. Setelah mendapat bukti yang cukup, aparat menangkap tersangka bersama sejumlah barang bukti. Di antaranya enam paket obat berwarna putih berlogo Y yang masing-masing paket berisi empat butir, uang Rp 120 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan, serta satu unit HP warna putih yang ditengarai sebagai sarana transaksi. “Kami juga menyita satu bungkus rokok isi 12 warna merah,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang dipikirkan oleh Muhammad Aji, pemuda asal Jalan Flamboyan, Tegalboto, Desa Biting, Kecamatan Arjasa, Jember, ini. Meski rumahnya berdekatan dengan masjid, tapi pemuda 20 tahun itu nekat berjualan pil koplo. Kini, dia telah tertangkap polisi dan mendekam di penjara.

Kapolsek Arjasa AKP Adam menjelaskan, terungkapnya kasus penjualan sediaan farmasi tanpa izin ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan ulah tersangka. Sebab, selain konsumennya menyasar para remaja dan pemuda desa, rumah tersangka juga bersebelahan dengan masjid. “Jadi rumah tersangka ini persis berdampingan dengan masjid,” terangnya, Kamis (12/5).

BACA JUGA: Gondol Kayu dari Gunung, Dua Warga Jember Terciduk Tiga Kabur

Berbekal informasi itu, polisi akhirnya melakukan penyelidikan dan mengintai gerak-gerik tersangka. Setelah mendapat bukti yang cukup, aparat menangkap tersangka bersama sejumlah barang bukti. Di antaranya enam paket obat berwarna putih berlogo Y yang masing-masing paket berisi empat butir, uang Rp 120 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan, serta satu unit HP warna putih yang ditengarai sebagai sarana transaksi. “Kami juga menyita satu bungkus rokok isi 12 warna merah,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/