alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Ratusan Santri Wati Nurul Jadid asal Jember Balik ke Pondok Bareng-Bareng

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas keberangkatan ratusan santri Ponpes Nurul Jadid, Probolinggo. Pelepasan santri perempuan tersebut berlangsung di depan Balai Serbaguna, Kaliwates, Kamis (12/5).

Ketua Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Jember Abdul Aziz mengatakan, program kembali ke pesantren ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Biasanya dilakukan setelah masa libur puasa dan Lebaran. “Total ada 300 santri wati yang terdaftar. Namun yang hadir 250 santri. Sisanya tidak bisa berangkat bareng karena masih ada kendala,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Minta Maaf, Masih Banyak Kekurangan

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, tak ada syarat khusus bagi santri yang ingin kembali ke ponpes bersama-sama ini. Meski begitu, mereka tetap harus mengikuti protokol kesehatan (prokes), karena saat ini pandemi belum berakhir.

Kepala Bidang Kesejarteraan Rakyat Pemkab Jember Achmad Musoddaq menyampaikan, dari enam bus yang disediakan pemerintah, baru lima bus yang diberangkatkan lebih dulu. Sedangkan satu bus lainnya masih menunggu 50 santri sisanya yang belum bisa berangkat. “Yang satu bus masih menunggu santri,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas keberangkatan ratusan santri Ponpes Nurul Jadid, Probolinggo. Pelepasan santri perempuan tersebut berlangsung di depan Balai Serbaguna, Kaliwates, Kamis (12/5).

Ketua Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Jember Abdul Aziz mengatakan, program kembali ke pesantren ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Biasanya dilakukan setelah masa libur puasa dan Lebaran. “Total ada 300 santri wati yang terdaftar. Namun yang hadir 250 santri. Sisanya tidak bisa berangkat bareng karena masih ada kendala,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Minta Maaf, Masih Banyak Kekurangan

Menurutnya, tak ada syarat khusus bagi santri yang ingin kembali ke ponpes bersama-sama ini. Meski begitu, mereka tetap harus mengikuti protokol kesehatan (prokes), karena saat ini pandemi belum berakhir.

Kepala Bidang Kesejarteraan Rakyat Pemkab Jember Achmad Musoddaq menyampaikan, dari enam bus yang disediakan pemerintah, baru lima bus yang diberangkatkan lebih dulu. Sedangkan satu bus lainnya masih menunggu 50 santri sisanya yang belum bisa berangkat. “Yang satu bus masih menunggu santri,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Bupati Jember Hendy Siswanto melepas keberangkatan ratusan santri Ponpes Nurul Jadid, Probolinggo. Pelepasan santri perempuan tersebut berlangsung di depan Balai Serbaguna, Kaliwates, Kamis (12/5).

Ketua Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Jember Abdul Aziz mengatakan, program kembali ke pesantren ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Biasanya dilakukan setelah masa libur puasa dan Lebaran. “Total ada 300 santri wati yang terdaftar. Namun yang hadir 250 santri. Sisanya tidak bisa berangkat bareng karena masih ada kendala,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Minta Maaf, Masih Banyak Kekurangan

Menurutnya, tak ada syarat khusus bagi santri yang ingin kembali ke ponpes bersama-sama ini. Meski begitu, mereka tetap harus mengikuti protokol kesehatan (prokes), karena saat ini pandemi belum berakhir.

Kepala Bidang Kesejarteraan Rakyat Pemkab Jember Achmad Musoddaq menyampaikan, dari enam bus yang disediakan pemerintah, baru lima bus yang diberangkatkan lebih dulu. Sedangkan satu bus lainnya masih menunggu 50 santri sisanya yang belum bisa berangkat. “Yang satu bus masih menunggu santri,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/