alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Transportasi Luar Kota Masih Lesu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19 mulai membuat roda ekonomi bergeliat. Sektor usaha juga mulai bangkit. Sayangnya, sektor jasa transportasi, khususnya angkutan luar kota dalam provinsi, masih lesu.

Sejumlah moda transportasi belum beroperasi, ataupun beroperasi terbatas. Pesawat belum mendarat di Bandara Notohadinegoro, sedangkan kereta api pun belum 100 persen beroperasi. Begitu pula dengan moda transportasi darat, salah satunya bus.

Seperti tampak di Terminal Pakusari, kemarin (11/1). Bus jurusan Jember-Banyuwangi, siang itu mulai memasuki kawasan terminal. Namun, nyatanya tak ada penumpang yang naik ataupun turun. Sekitar 15 menit kemudian, bus yang disupiri Anwar, 35, itu melanjutkan perjalanannya menuju Terminal Tawang Alun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di dalam bus ekonomi antarkota dalam provinsi (AKDP) tersebut masih banyak bangku kosong tanpa penumpang. Bila dihitung, hanya delapan penumpang, yang rata-rata adalah orang dewasa hingga lanjut usia.

Anwar mengatakan, saat ini penumpang bus turun drastis. “Kalau dulu sebelum korona sekitar 40 penumpang. Sedangkan sekarang, dihitung saja sendiri,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19 mulai membuat roda ekonomi bergeliat. Sektor usaha juga mulai bangkit. Sayangnya, sektor jasa transportasi, khususnya angkutan luar kota dalam provinsi, masih lesu.

Sejumlah moda transportasi belum beroperasi, ataupun beroperasi terbatas. Pesawat belum mendarat di Bandara Notohadinegoro, sedangkan kereta api pun belum 100 persen beroperasi. Begitu pula dengan moda transportasi darat, salah satunya bus.

Seperti tampak di Terminal Pakusari, kemarin (11/1). Bus jurusan Jember-Banyuwangi, siang itu mulai memasuki kawasan terminal. Namun, nyatanya tak ada penumpang yang naik ataupun turun. Sekitar 15 menit kemudian, bus yang disupiri Anwar, 35, itu melanjutkan perjalanannya menuju Terminal Tawang Alun.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di dalam bus ekonomi antarkota dalam provinsi (AKDP) tersebut masih banyak bangku kosong tanpa penumpang. Bila dihitung, hanya delapan penumpang, yang rata-rata adalah orang dewasa hingga lanjut usia.

Anwar mengatakan, saat ini penumpang bus turun drastis. “Kalau dulu sebelum korona sekitar 40 penumpang. Sedangkan sekarang, dihitung saja sendiri,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19 mulai membuat roda ekonomi bergeliat. Sektor usaha juga mulai bangkit. Sayangnya, sektor jasa transportasi, khususnya angkutan luar kota dalam provinsi, masih lesu.

Sejumlah moda transportasi belum beroperasi, ataupun beroperasi terbatas. Pesawat belum mendarat di Bandara Notohadinegoro, sedangkan kereta api pun belum 100 persen beroperasi. Begitu pula dengan moda transportasi darat, salah satunya bus.

Seperti tampak di Terminal Pakusari, kemarin (11/1). Bus jurusan Jember-Banyuwangi, siang itu mulai memasuki kawasan terminal. Namun, nyatanya tak ada penumpang yang naik ataupun turun. Sekitar 15 menit kemudian, bus yang disupiri Anwar, 35, itu melanjutkan perjalanannya menuju Terminal Tawang Alun.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di dalam bus ekonomi antarkota dalam provinsi (AKDP) tersebut masih banyak bangku kosong tanpa penumpang. Bila dihitung, hanya delapan penumpang, yang rata-rata adalah orang dewasa hingga lanjut usia.

Anwar mengatakan, saat ini penumpang bus turun drastis. “Kalau dulu sebelum korona sekitar 40 penumpang. Sedangkan sekarang, dihitung saja sendiri,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/