alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Ada Honor Rekanan yang Belum Cair

Polemik Rehab Pasar Balung Kulon

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya dugaan kesalahan dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Pasar Balung Kulon, Kecamatan Balung, telah memasuki tahap penyidikan. Pekan lalu, pihak kepolisian sempat melakukan gelar perkara di pasar rakyat tersebut, dengan agenda pengumpulan sejumlah bukti baru di pasar yang berada di Jalan Balung-Puger tersebut.

Meskipun tahap penyelidikan masih berlangsung, namun di saat bersamaan muncul dugaan adanya honor yang seharusnya cair ke rekanan yang mengerjakan proyek. Diketahui, proyek rehab pasar senilai Rp 7,5 miliar yang tertuang dalam APBD 2019 itu dikerjakan oleh PT Anugrah Mitra Kinasih (AMK). Dari awal pengerjaan hingga rampung, PT AMK mengaku tak ada yang kurang. Meskipun sempat molor dari target penyelesaian. Dari yang seharusnya akhir 2019, ternyata rampung awal Februari 2020.

Secara bersamaan, temuan adanya kekurangan volume material yang digunakan juga membuat perusahaan asal Pasuruan itu gigit jari. Sebab, sebagaimana temuan BPK beberapa bulan lalu, mereka diminta mengembalikan kekurangan volume yang totalnya mencapai Rp 800 juta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur PT AMK Junaidi mengatakan, denda dan pengembalian yang harus dilakukan PT AMK dinilainya terasa memberatkan. Sebab, dia sendiri sebelumnya mengaku sudah melakukan serah terima proyek.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya dugaan kesalahan dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Pasar Balung Kulon, Kecamatan Balung, telah memasuki tahap penyidikan. Pekan lalu, pihak kepolisian sempat melakukan gelar perkara di pasar rakyat tersebut, dengan agenda pengumpulan sejumlah bukti baru di pasar yang berada di Jalan Balung-Puger tersebut.

Meskipun tahap penyelidikan masih berlangsung, namun di saat bersamaan muncul dugaan adanya honor yang seharusnya cair ke rekanan yang mengerjakan proyek. Diketahui, proyek rehab pasar senilai Rp 7,5 miliar yang tertuang dalam APBD 2019 itu dikerjakan oleh PT Anugrah Mitra Kinasih (AMK). Dari awal pengerjaan hingga rampung, PT AMK mengaku tak ada yang kurang. Meskipun sempat molor dari target penyelesaian. Dari yang seharusnya akhir 2019, ternyata rampung awal Februari 2020.

Secara bersamaan, temuan adanya kekurangan volume material yang digunakan juga membuat perusahaan asal Pasuruan itu gigit jari. Sebab, sebagaimana temuan BPK beberapa bulan lalu, mereka diminta mengembalikan kekurangan volume yang totalnya mencapai Rp 800 juta.

Direktur PT AMK Junaidi mengatakan, denda dan pengembalian yang harus dilakukan PT AMK dinilainya terasa memberatkan. Sebab, dia sendiri sebelumnya mengaku sudah melakukan serah terima proyek.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya dugaan kesalahan dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Pasar Balung Kulon, Kecamatan Balung, telah memasuki tahap penyidikan. Pekan lalu, pihak kepolisian sempat melakukan gelar perkara di pasar rakyat tersebut, dengan agenda pengumpulan sejumlah bukti baru di pasar yang berada di Jalan Balung-Puger tersebut.

Meskipun tahap penyelidikan masih berlangsung, namun di saat bersamaan muncul dugaan adanya honor yang seharusnya cair ke rekanan yang mengerjakan proyek. Diketahui, proyek rehab pasar senilai Rp 7,5 miliar yang tertuang dalam APBD 2019 itu dikerjakan oleh PT Anugrah Mitra Kinasih (AMK). Dari awal pengerjaan hingga rampung, PT AMK mengaku tak ada yang kurang. Meskipun sempat molor dari target penyelesaian. Dari yang seharusnya akhir 2019, ternyata rampung awal Februari 2020.

Secara bersamaan, temuan adanya kekurangan volume material yang digunakan juga membuat perusahaan asal Pasuruan itu gigit jari. Sebab, sebagaimana temuan BPK beberapa bulan lalu, mereka diminta mengembalikan kekurangan volume yang totalnya mencapai Rp 800 juta.

Direktur PT AMK Junaidi mengatakan, denda dan pengembalian yang harus dilakukan PT AMK dinilainya terasa memberatkan. Sebab, dia sendiri sebelumnya mengaku sudah melakukan serah terima proyek.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/