alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

PPKM Level Dua, Boleh Apa Saja?

Mobile_AP_Rectangle 1

Untuk supermarket, hipermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen. Sementara itu, untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam, pasar rakyat yang menjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.

Lebih lanjut, terkait tempat ibadah, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM level 2 dengan maksimal 75 persen kapasitas atau sebanyak 75 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Sementara itu, untuk fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lain, diizinkan buka dengan kapasitas maksimal hanya 25 persen. Kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan diizinkan digelar dengan kapasitas maksimal 50 persen. Lalu, transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen. Selanjutnya, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Untuk supermarket, hipermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen. Sementara itu, untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam, pasar rakyat yang menjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.

Lebih lanjut, terkait tempat ibadah, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM level 2 dengan maksimal 75 persen kapasitas atau sebanyak 75 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Sementara itu, untuk fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lain, diizinkan buka dengan kapasitas maksimal hanya 25 persen. Kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan diizinkan digelar dengan kapasitas maksimal 50 persen. Lalu, transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen. Selanjutnya, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

Untuk supermarket, hipermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen. Sementara itu, untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam, pasar rakyat yang menjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.

Lebih lanjut, terkait tempat ibadah, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM level 2 dengan maksimal 75 persen kapasitas atau sebanyak 75 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Sementara itu, untuk fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lain, diizinkan buka dengan kapasitas maksimal hanya 25 persen. Kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan diizinkan digelar dengan kapasitas maksimal 50 persen. Lalu, transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 100 persen. Selanjutnya, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat.

Reporter : Isnein Purnomo

Fotografer : Isnein Purnomo

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/