alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Linkrafin Jember Kembali Sabet Prestasi Nasional

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum selesai euforia masyarakat Jember atas keberhasilan Lingkar Kreatif Independen (Linkrafin) menorehkan prestasi berskala nasional dalam Lomba Karya Musik Anak Komunitas yang diselenggarakan Kemenparekraf RI pada akhir Mei 2021 lalu, kini sudah ada lagi penghargaan yang diraih perkumpulan kreatif asal Jember tersebut.

Baru-baru ini, Linkrafin mendapat predikat karya rekam audio terbaik dalam Pekan Penghargaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Tahun 2021, Jumat (10/9). Melalui lagu berjudul Terra Pajjer Poteh Temor, Linkrafin didapuk menjadi terbaik mewakili Provinsi Jawa Timur.

Lagu yang diciptakan oleh Jamhari ini dinilai unik karena menghadirkan kembali instrumen musik glundhengan yang mulai aus eksistensinya. Selain itu, nilai tradisi yang ditegaskan oleh syair berbahasa Madura mampu mengilustrasikan keindahan Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Yudho Andriansyah, pendiri sekaligus ketua umum Linkrafin menyampaikan, keikutsertaan Linkrafin dalam Pekan Penghargaan Perpusnas RI merupakan upaya untuk mengenalkan kesenian dan kebudayaan Jember kepada publik.

“Kami sangat menyambut baik banyak sekali event-event yang digelar oleh lembaga-lembaga berskala nasional yang melibatkan peran serta musisi dan kreator di daerah,” katanya.

Menurutnya, event-event tersebut merupakan ruang aktualisasi sekaligus publikasi yang berdampak besar bagi Jember. “Karena itu, kami merasa bersyukur bisa mendapat penghargaan ini,” katanya.

Yudho menambahkan, bahwa yang terpenting dari prestasi tersebut adalah peluang untuk membangun jaringan dengan pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum selesai euforia masyarakat Jember atas keberhasilan Lingkar Kreatif Independen (Linkrafin) menorehkan prestasi berskala nasional dalam Lomba Karya Musik Anak Komunitas yang diselenggarakan Kemenparekraf RI pada akhir Mei 2021 lalu, kini sudah ada lagi penghargaan yang diraih perkumpulan kreatif asal Jember tersebut.

Baru-baru ini, Linkrafin mendapat predikat karya rekam audio terbaik dalam Pekan Penghargaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Tahun 2021, Jumat (10/9). Melalui lagu berjudul Terra Pajjer Poteh Temor, Linkrafin didapuk menjadi terbaik mewakili Provinsi Jawa Timur.

Lagu yang diciptakan oleh Jamhari ini dinilai unik karena menghadirkan kembali instrumen musik glundhengan yang mulai aus eksistensinya. Selain itu, nilai tradisi yang ditegaskan oleh syair berbahasa Madura mampu mengilustrasikan keindahan Jember.

Yudho Andriansyah, pendiri sekaligus ketua umum Linkrafin menyampaikan, keikutsertaan Linkrafin dalam Pekan Penghargaan Perpusnas RI merupakan upaya untuk mengenalkan kesenian dan kebudayaan Jember kepada publik.

“Kami sangat menyambut baik banyak sekali event-event yang digelar oleh lembaga-lembaga berskala nasional yang melibatkan peran serta musisi dan kreator di daerah,” katanya.

Menurutnya, event-event tersebut merupakan ruang aktualisasi sekaligus publikasi yang berdampak besar bagi Jember. “Karena itu, kami merasa bersyukur bisa mendapat penghargaan ini,” katanya.

Yudho menambahkan, bahwa yang terpenting dari prestasi tersebut adalah peluang untuk membangun jaringan dengan pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Belum selesai euforia masyarakat Jember atas keberhasilan Lingkar Kreatif Independen (Linkrafin) menorehkan prestasi berskala nasional dalam Lomba Karya Musik Anak Komunitas yang diselenggarakan Kemenparekraf RI pada akhir Mei 2021 lalu, kini sudah ada lagi penghargaan yang diraih perkumpulan kreatif asal Jember tersebut.

Baru-baru ini, Linkrafin mendapat predikat karya rekam audio terbaik dalam Pekan Penghargaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Tahun 2021, Jumat (10/9). Melalui lagu berjudul Terra Pajjer Poteh Temor, Linkrafin didapuk menjadi terbaik mewakili Provinsi Jawa Timur.

Lagu yang diciptakan oleh Jamhari ini dinilai unik karena menghadirkan kembali instrumen musik glundhengan yang mulai aus eksistensinya. Selain itu, nilai tradisi yang ditegaskan oleh syair berbahasa Madura mampu mengilustrasikan keindahan Jember.

Yudho Andriansyah, pendiri sekaligus ketua umum Linkrafin menyampaikan, keikutsertaan Linkrafin dalam Pekan Penghargaan Perpusnas RI merupakan upaya untuk mengenalkan kesenian dan kebudayaan Jember kepada publik.

“Kami sangat menyambut baik banyak sekali event-event yang digelar oleh lembaga-lembaga berskala nasional yang melibatkan peran serta musisi dan kreator di daerah,” katanya.

Menurutnya, event-event tersebut merupakan ruang aktualisasi sekaligus publikasi yang berdampak besar bagi Jember. “Karena itu, kami merasa bersyukur bisa mendapat penghargaan ini,” katanya.

Yudho menambahkan, bahwa yang terpenting dari prestasi tersebut adalah peluang untuk membangun jaringan dengan pelaku industri kreatif di seluruh Indonesia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/