alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Pos Polisi Jarwo Tinggal Cerita

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar JemberAda pemandangan sedikit berbeda saat melintasi lampu merah Jarwo, atau di Jalan PB Sudirman menuju Patrang dan Jalan Mastrip. Pos polisi yang bertuliskan Jarwo tersebut sudah tidak ada lagi, alias rata dengan tanah.

BACA JUGA : Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Diketahui, pembongkaran terjadi pada 6 Juli kemarin, dilakukan oleh PT KAI. “Kami melakukan pembongkaran terhadap pos bekas. Sebelumnya, kami juga sudah sosialisasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Tohari, Plh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Tohari, pembongkaran itu karena kondisi bangunan bekas pos polisi tersebut sudah tidak layak. Selain itu, kondisinya juga miring. Karenanya, dikhawatirkan bangunan berpotensi ambruk jika ada kereta berkecepatan tinggi.

- Advertisement -

PATRANG, Radar JemberAda pemandangan sedikit berbeda saat melintasi lampu merah Jarwo, atau di Jalan PB Sudirman menuju Patrang dan Jalan Mastrip. Pos polisi yang bertuliskan Jarwo tersebut sudah tidak ada lagi, alias rata dengan tanah.

BACA JUGA : Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Diketahui, pembongkaran terjadi pada 6 Juli kemarin, dilakukan oleh PT KAI. “Kami melakukan pembongkaran terhadap pos bekas. Sebelumnya, kami juga sudah sosialisasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Tohari, Plh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember.

Menurut Tohari, pembongkaran itu karena kondisi bangunan bekas pos polisi tersebut sudah tidak layak. Selain itu, kondisinya juga miring. Karenanya, dikhawatirkan bangunan berpotensi ambruk jika ada kereta berkecepatan tinggi.

PATRANG, Radar JemberAda pemandangan sedikit berbeda saat melintasi lampu merah Jarwo, atau di Jalan PB Sudirman menuju Patrang dan Jalan Mastrip. Pos polisi yang bertuliskan Jarwo tersebut sudah tidak ada lagi, alias rata dengan tanah.

BACA JUGA : Pandemi Melandai, Sekolah Tatap Muka di Jember Bebas Tanpa Syarat

Diketahui, pembongkaran terjadi pada 6 Juli kemarin, dilakukan oleh PT KAI. “Kami melakukan pembongkaran terhadap pos bekas. Sebelumnya, kami juga sudah sosialisasi kepada masyarakat serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” ungkap Tohari, Plh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember.

Menurut Tohari, pembongkaran itu karena kondisi bangunan bekas pos polisi tersebut sudah tidak layak. Selain itu, kondisinya juga miring. Karenanya, dikhawatirkan bangunan berpotensi ambruk jika ada kereta berkecepatan tinggi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/