alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Butuh Persiapan Protokol Medis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang tahun ajaran baru 2020-2021, para siswa sepertinya harus lebih betah menikmati belajar dari rumah. Sebab, belajar mereka kembali ditambah. Sebelumnya, sekolah dijadwalkan masuk pada lusa atau Senin 13 Juli mendatang. Namun, pemerintah Kabupaten Jember kembali mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Jember Faida, Jumat malam (10/7) kemarin, mengenai penambahan masa belajar siswa dari rumah.

Dalam edaran itu dijelaskan bahwa siswa diminta melanjutkan masa belajarnya dari rumah dengan pendampingan guru dan orang tua melalui aplikasi pembelajaran khusus, seperti Pustekom dan Pusdatim milik Mendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi terakhir menerangkan, masa belajar di rumah untuk siswa memang akan berakhir pada 12 Juli. “Selama belum ada informasi lebih lanjut, kebijakan yang terakhir itu masih berlaku,” terang Edy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Informasi sekolah akan kembali aktif pada 13 Juli itu berlaku hampir di semua daerah. Namun, suatu daerah diperbolehkan mengaktifkan kembali sekolah jika daerah tersebut sudah mayoritas masuk dalam zona tidak terdampak atau zona hijau. Meskipun diperkenankan masuk, sekolah tersebut harus mengupayakan protokol medis.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang tahun ajaran baru 2020-2021, para siswa sepertinya harus lebih betah menikmati belajar dari rumah. Sebab, belajar mereka kembali ditambah. Sebelumnya, sekolah dijadwalkan masuk pada lusa atau Senin 13 Juli mendatang. Namun, pemerintah Kabupaten Jember kembali mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Jember Faida, Jumat malam (10/7) kemarin, mengenai penambahan masa belajar siswa dari rumah.

Dalam edaran itu dijelaskan bahwa siswa diminta melanjutkan masa belajarnya dari rumah dengan pendampingan guru dan orang tua melalui aplikasi pembelajaran khusus, seperti Pustekom dan Pusdatim milik Mendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi terakhir menerangkan, masa belajar di rumah untuk siswa memang akan berakhir pada 12 Juli. “Selama belum ada informasi lebih lanjut, kebijakan yang terakhir itu masih berlaku,” terang Edy.

Informasi sekolah akan kembali aktif pada 13 Juli itu berlaku hampir di semua daerah. Namun, suatu daerah diperbolehkan mengaktifkan kembali sekolah jika daerah tersebut sudah mayoritas masuk dalam zona tidak terdampak atau zona hijau. Meskipun diperkenankan masuk, sekolah tersebut harus mengupayakan protokol medis.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menjelang tahun ajaran baru 2020-2021, para siswa sepertinya harus lebih betah menikmati belajar dari rumah. Sebab, belajar mereka kembali ditambah. Sebelumnya, sekolah dijadwalkan masuk pada lusa atau Senin 13 Juli mendatang. Namun, pemerintah Kabupaten Jember kembali mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani langsung Bupati Jember Faida, Jumat malam (10/7) kemarin, mengenai penambahan masa belajar siswa dari rumah.

Dalam edaran itu dijelaskan bahwa siswa diminta melanjutkan masa belajarnya dari rumah dengan pendampingan guru dan orang tua melalui aplikasi pembelajaran khusus, seperti Pustekom dan Pusdatim milik Mendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan Jember Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi terakhir menerangkan, masa belajar di rumah untuk siswa memang akan berakhir pada 12 Juli. “Selama belum ada informasi lebih lanjut, kebijakan yang terakhir itu masih berlaku,” terang Edy.

Informasi sekolah akan kembali aktif pada 13 Juli itu berlaku hampir di semua daerah. Namun, suatu daerah diperbolehkan mengaktifkan kembali sekolah jika daerah tersebut sudah mayoritas masuk dalam zona tidak terdampak atau zona hijau. Meskipun diperkenankan masuk, sekolah tersebut harus mengupayakan protokol medis.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/