alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Kejurkab Bupati Cup 2018 Bulu Tangkis Digelar di GOR Argopuro

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KOTA – Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember kembali menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Djarum Foundation. Kali ini, bertitel Kejurkab Bupati Cup 2018 yang dihelat di GOR Argopuro Jember.

Hal yang membedakan dari gelaran sebelumnya, mulai tahun ini PBSI Jember sepenuhnya memberlakukan sistem pendaftaran daring (online) untuk atlet yang akan bertanding. Yakni melalui Sistem Informasi (SI) PBSI Online yang sudah diterapkan secara nasional beberapa waktu terakhir.

“Untuk Kejurkab di Jember, ini pertama kalinya kita berlakukan. Sebelumnya, kita sudah berlakukan di Dispora Jatim Open pada Mei 2018 kemarin,” tutur Ketua PBSI Jember, Ervan Friambodo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Melalui SI PBSI Online ini, upaya pencegahan pencurian umur bisa lebih dimaksimalkan. “Sehingga, atlet bisa terlindungi keatletannya dalam database di PBSI secara nasional,” urai Ervan.

Pencegahan pencurian umur bisa lebih maksimal karena pendataan atlet dilakukan secara berlapis. “Setidaknya ada lima berkas utama yang masuk di sistem online. Seperti kartu keluarga, akta lahir, ijazah, dan sebagainya,” beber Ervan.

Sebagai langkah awal, penerapan SI PBSI Online untuk pendaftaran atlet di Kejurkab mendapat respons positif dari berbagai klub bulu tangkis yang ada di bawah PBSI Jember. “Karena semua harus online. Sehingga, potensi atlet bulu tangkis diharapkan semuanya bisa berintegrasi dengan klub-klub binaan PBSI Jember untuk mendapatkan ID sebagai atlet,” pungkas Ervan. (kl/ad/c2/hdi)

- Advertisement -

JEMBER KOTA – Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember kembali menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Djarum Foundation. Kali ini, bertitel Kejurkab Bupati Cup 2018 yang dihelat di GOR Argopuro Jember.

Hal yang membedakan dari gelaran sebelumnya, mulai tahun ini PBSI Jember sepenuhnya memberlakukan sistem pendaftaran daring (online) untuk atlet yang akan bertanding. Yakni melalui Sistem Informasi (SI) PBSI Online yang sudah diterapkan secara nasional beberapa waktu terakhir.

“Untuk Kejurkab di Jember, ini pertama kalinya kita berlakukan. Sebelumnya, kita sudah berlakukan di Dispora Jatim Open pada Mei 2018 kemarin,” tutur Ketua PBSI Jember, Ervan Friambodo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Melalui SI PBSI Online ini, upaya pencegahan pencurian umur bisa lebih dimaksimalkan. “Sehingga, atlet bisa terlindungi keatletannya dalam database di PBSI secara nasional,” urai Ervan.

Pencegahan pencurian umur bisa lebih maksimal karena pendataan atlet dilakukan secara berlapis. “Setidaknya ada lima berkas utama yang masuk di sistem online. Seperti kartu keluarga, akta lahir, ijazah, dan sebagainya,” beber Ervan.

Sebagai langkah awal, penerapan SI PBSI Online untuk pendaftaran atlet di Kejurkab mendapat respons positif dari berbagai klub bulu tangkis yang ada di bawah PBSI Jember. “Karena semua harus online. Sehingga, potensi atlet bulu tangkis diharapkan semuanya bisa berintegrasi dengan klub-klub binaan PBSI Jember untuk mendapatkan ID sebagai atlet,” pungkas Ervan. (kl/ad/c2/hdi)

JEMBER KOTA – Pengkab Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jember kembali menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Djarum Foundation. Kali ini, bertitel Kejurkab Bupati Cup 2018 yang dihelat di GOR Argopuro Jember.

Hal yang membedakan dari gelaran sebelumnya, mulai tahun ini PBSI Jember sepenuhnya memberlakukan sistem pendaftaran daring (online) untuk atlet yang akan bertanding. Yakni melalui Sistem Informasi (SI) PBSI Online yang sudah diterapkan secara nasional beberapa waktu terakhir.

“Untuk Kejurkab di Jember, ini pertama kalinya kita berlakukan. Sebelumnya, kita sudah berlakukan di Dispora Jatim Open pada Mei 2018 kemarin,” tutur Ketua PBSI Jember, Ervan Friambodo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin.

Melalui SI PBSI Online ini, upaya pencegahan pencurian umur bisa lebih dimaksimalkan. “Sehingga, atlet bisa terlindungi keatletannya dalam database di PBSI secara nasional,” urai Ervan.

Pencegahan pencurian umur bisa lebih maksimal karena pendataan atlet dilakukan secara berlapis. “Setidaknya ada lima berkas utama yang masuk di sistem online. Seperti kartu keluarga, akta lahir, ijazah, dan sebagainya,” beber Ervan.

Sebagai langkah awal, penerapan SI PBSI Online untuk pendaftaran atlet di Kejurkab mendapat respons positif dari berbagai klub bulu tangkis yang ada di bawah PBSI Jember. “Karena semua harus online. Sehingga, potensi atlet bulu tangkis diharapkan semuanya bisa berintegrasi dengan klub-klub binaan PBSI Jember untuk mendapatkan ID sebagai atlet,” pungkas Ervan. (kl/ad/c2/hdi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/