alexametrics
23.1 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Rakit Senjata Api, Mekanik Motor Digerebek

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adenan Dasuki, 49, warga Dusun Krajan, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, harus berurusan dengan polisi. Adenan, yang juga mekanik mesin motor, digerebek Tim Bag Grabag Reskrim Polsek Jenggawah saat tengah merakit senjata laras panjang di rumahnya, Kamis (9/4) siang lalu.

Kanitreskrim Polsek Jenggawah Aiptu Akhmad Rinto bersama anggotanya mendatangi rumah Adenan yang kala itu sedang berada di dapur. Pria bertubuh kurus ini kedapatan sedang merakit senjata api pesanan pelanggannya. Di dapur tersebut pula polisi mendapati beberapa senapan yang sedang diselesaikan. Ada beberapa senapan rakitan yang dalam tahap penyelesaian. Mulai dari senapan yang masih dicat dan senapan yang sudah siap diambil oleh pemesan.

Adenan tak menyangka ada polisi yang mendatangi rumahnya. Sebab, sejak merakit senjata api laras panjang yang digeluti cukup lama ini, dia merasa aman-aman saja. “Bahkan, senjata hasil rakitan mekanik motor tersebut sudah ada yang terjual,” ujar Rinto. Harganya bervariasi. Mulai dari harga Rp 600 ribu hingga Rp 1,2 juta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan jenis senapan bahu, tujuh butir peluru tajam kaliber 5,56 milimeter, 24 butir peluru tajam kaliber 32 milimeter, tujuh butir peluru hampa kaliber 5,56 milimeter, serta 47 butir peluru hampa Super Fix kaliber 22 milimeter. Selain itu, polisi mengamankan puluhan gagang senapan berbagai model yang terbuat dari kayu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adenan Dasuki, 49, warga Dusun Krajan, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, harus berurusan dengan polisi. Adenan, yang juga mekanik mesin motor, digerebek Tim Bag Grabag Reskrim Polsek Jenggawah saat tengah merakit senjata laras panjang di rumahnya, Kamis (9/4) siang lalu.

Kanitreskrim Polsek Jenggawah Aiptu Akhmad Rinto bersama anggotanya mendatangi rumah Adenan yang kala itu sedang berada di dapur. Pria bertubuh kurus ini kedapatan sedang merakit senjata api pesanan pelanggannya. Di dapur tersebut pula polisi mendapati beberapa senapan yang sedang diselesaikan. Ada beberapa senapan rakitan yang dalam tahap penyelesaian. Mulai dari senapan yang masih dicat dan senapan yang sudah siap diambil oleh pemesan.

Adenan tak menyangka ada polisi yang mendatangi rumahnya. Sebab, sejak merakit senjata api laras panjang yang digeluti cukup lama ini, dia merasa aman-aman saja. “Bahkan, senjata hasil rakitan mekanik motor tersebut sudah ada yang terjual,” ujar Rinto. Harganya bervariasi. Mulai dari harga Rp 600 ribu hingga Rp 1,2 juta.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan jenis senapan bahu, tujuh butir peluru tajam kaliber 5,56 milimeter, 24 butir peluru tajam kaliber 32 milimeter, tujuh butir peluru hampa kaliber 5,56 milimeter, serta 47 butir peluru hampa Super Fix kaliber 22 milimeter. Selain itu, polisi mengamankan puluhan gagang senapan berbagai model yang terbuat dari kayu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adenan Dasuki, 49, warga Dusun Krajan, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, harus berurusan dengan polisi. Adenan, yang juga mekanik mesin motor, digerebek Tim Bag Grabag Reskrim Polsek Jenggawah saat tengah merakit senjata laras panjang di rumahnya, Kamis (9/4) siang lalu.

Kanitreskrim Polsek Jenggawah Aiptu Akhmad Rinto bersama anggotanya mendatangi rumah Adenan yang kala itu sedang berada di dapur. Pria bertubuh kurus ini kedapatan sedang merakit senjata api pesanan pelanggannya. Di dapur tersebut pula polisi mendapati beberapa senapan yang sedang diselesaikan. Ada beberapa senapan rakitan yang dalam tahap penyelesaian. Mulai dari senapan yang masih dicat dan senapan yang sudah siap diambil oleh pemesan.

Adenan tak menyangka ada polisi yang mendatangi rumahnya. Sebab, sejak merakit senjata api laras panjang yang digeluti cukup lama ini, dia merasa aman-aman saja. “Bahkan, senjata hasil rakitan mekanik motor tersebut sudah ada yang terjual,” ujar Rinto. Harganya bervariasi. Mulai dari harga Rp 600 ribu hingga Rp 1,2 juta.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan jenis senapan bahu, tujuh butir peluru tajam kaliber 5,56 milimeter, 24 butir peluru tajam kaliber 32 milimeter, tujuh butir peluru hampa kaliber 5,56 milimeter, serta 47 butir peluru hampa Super Fix kaliber 22 milimeter. Selain itu, polisi mengamankan puluhan gagang senapan berbagai model yang terbuat dari kayu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/