alexametrics
24.8 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Pemudik dari Bali Dibawa ke JSG

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aktivitas tak biasa di Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung, sempat membuat heboh masyarakat. Sebab, di tempat isolasi orang dalam risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 itu ramai petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Terlebih, juga ada sebuah ambulans yang membawa seorang pria. Lelaki tersebut juga diapit oleh petugas medis berpakaian APD komplet.

Pria yang mengenakan kemeja batik inilah yang membuat suasana JSG itu tidak seperti biasanya. Lelaki yang dibawa ke JSG itu adalah seorang pemudik dari Bali dan masuk Jember menggunakan angkutan kereta api. Dia diketahui merupakan warga Bintoro, Kecamatan Patrang, yang baru turun dari kereta bersama salah seorang temannya. Namun, ketika dicek oleh petugas, suhu tubuhnya cukup tinggi, mencapai 38 derajat Celsius lebih.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tak berselang lama, sekitar 20 menit, pria tersebut kembali dibawa oleh petugas medis ke dalam ambulans. Informasi yang diperoleh, lelaki itu dirujuk ke RS DKT Jember untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hanya saja, masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab pria tersebut dibawa ke rumah sakit. Tapi, jika melihat kesiapsiagaan pemerintah, dia masuk kategori ODP karena baru pulang dari Bali yang merupakan zona merah Covid-19.

Mobile_AP_Rectangle 2

Humas KAI Daop 9 Jember Mahendro Trang Bawono mengakui bahwa orang yang bersangkutan baru datang ke Jember dengan kereta api Wijaya Kusuma dari Ketapang, Banyuwangi. Saat turun di Stasiun Jember, orang bersangkutan menunjukan suhu tubuh 38,7 derajat Celsius. “Kami periksa lagi sampai dua kali. Hasil keduanya suhunya turun 37,9 derajat Celcius,” pungkasnya.

Karena suhu tinggi dan berasal dari zona merah inilah, maka orang itu dibawa oleh petugas medis ke JSG. Dia diangkut oleh ambulans milik Kelurahan Slawu, Patrang, hingga kemudian dirujuk kembali ke rumah sakit.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aktivitas tak biasa di Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung, sempat membuat heboh masyarakat. Sebab, di tempat isolasi orang dalam risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 itu ramai petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Terlebih, juga ada sebuah ambulans yang membawa seorang pria. Lelaki tersebut juga diapit oleh petugas medis berpakaian APD komplet.

Pria yang mengenakan kemeja batik inilah yang membuat suasana JSG itu tidak seperti biasanya. Lelaki yang dibawa ke JSG itu adalah seorang pemudik dari Bali dan masuk Jember menggunakan angkutan kereta api. Dia diketahui merupakan warga Bintoro, Kecamatan Patrang, yang baru turun dari kereta bersama salah seorang temannya. Namun, ketika dicek oleh petugas, suhu tubuhnya cukup tinggi, mencapai 38 derajat Celsius lebih.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tak berselang lama, sekitar 20 menit, pria tersebut kembali dibawa oleh petugas medis ke dalam ambulans. Informasi yang diperoleh, lelaki itu dirujuk ke RS DKT Jember untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hanya saja, masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab pria tersebut dibawa ke rumah sakit. Tapi, jika melihat kesiapsiagaan pemerintah, dia masuk kategori ODP karena baru pulang dari Bali yang merupakan zona merah Covid-19.

Humas KAI Daop 9 Jember Mahendro Trang Bawono mengakui bahwa orang yang bersangkutan baru datang ke Jember dengan kereta api Wijaya Kusuma dari Ketapang, Banyuwangi. Saat turun di Stasiun Jember, orang bersangkutan menunjukan suhu tubuh 38,7 derajat Celsius. “Kami periksa lagi sampai dua kali. Hasil keduanya suhunya turun 37,9 derajat Celcius,” pungkasnya.

Karena suhu tinggi dan berasal dari zona merah inilah, maka orang itu dibawa oleh petugas medis ke JSG. Dia diangkut oleh ambulans milik Kelurahan Slawu, Patrang, hingga kemudian dirujuk kembali ke rumah sakit.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Aktivitas tak biasa di Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung, sempat membuat heboh masyarakat. Sebab, di tempat isolasi orang dalam risiko (ODR) dan orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 itu ramai petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Terlebih, juga ada sebuah ambulans yang membawa seorang pria. Lelaki tersebut juga diapit oleh petugas medis berpakaian APD komplet.

Pria yang mengenakan kemeja batik inilah yang membuat suasana JSG itu tidak seperti biasanya. Lelaki yang dibawa ke JSG itu adalah seorang pemudik dari Bali dan masuk Jember menggunakan angkutan kereta api. Dia diketahui merupakan warga Bintoro, Kecamatan Patrang, yang baru turun dari kereta bersama salah seorang temannya. Namun, ketika dicek oleh petugas, suhu tubuhnya cukup tinggi, mencapai 38 derajat Celsius lebih.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, tak berselang lama, sekitar 20 menit, pria tersebut kembali dibawa oleh petugas medis ke dalam ambulans. Informasi yang diperoleh, lelaki itu dirujuk ke RS DKT Jember untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hanya saja, masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab pria tersebut dibawa ke rumah sakit. Tapi, jika melihat kesiapsiagaan pemerintah, dia masuk kategori ODP karena baru pulang dari Bali yang merupakan zona merah Covid-19.

Humas KAI Daop 9 Jember Mahendro Trang Bawono mengakui bahwa orang yang bersangkutan baru datang ke Jember dengan kereta api Wijaya Kusuma dari Ketapang, Banyuwangi. Saat turun di Stasiun Jember, orang bersangkutan menunjukan suhu tubuh 38,7 derajat Celsius. “Kami periksa lagi sampai dua kali. Hasil keduanya suhunya turun 37,9 derajat Celcius,” pungkasnya.

Karena suhu tinggi dan berasal dari zona merah inilah, maka orang itu dibawa oleh petugas medis ke JSG. Dia diangkut oleh ambulans milik Kelurahan Slawu, Patrang, hingga kemudian dirujuk kembali ke rumah sakit.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/