alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Peluk Anak Cucu Sebelum Nyoblos

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon bupati Jember nomor urut 2, Hendy Siswanto, tidak membuat acara spesial sebelum berangkat ke TPS 022 yang berlokasi di belakang rumahnya. Hendy mengumpulkan seluruh keluarganya. Istrinya, Kasih Fajarini, anak dan cucunya, serta beberapa keluarga dekatnya.

Pada saat itu, Hendy pamit kepada keluarganya. Dia berkata, dirinya akan berangkat ke TPS dan seluruh keluarganya harus turut serta. Hendy pun meminta maaf karena beberapa bulan terakhir seluruh keluarganya disibukkan dengan urusan politik. “Kalau nanti saya ditakdirkan terpilih dan menang, saya minta keluarga ini harus mengabdikan diri untuk seluruh warga Jember. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan terima kasih telah mendukung dengan ikhlas,” ucapnya.

Hendy menyebut, dirinya bersama cawabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman merasa sangat terpanggil untuk membenahi Jember. Menurutnya, banyak warga miskin yang patut diberdayakan, dan menata Jember agar lebih maju serta warganya sejahtera.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam momen keberangkatan itu pun, Hendy tak lupa menyampaikan pernyataan di hadapan keluarganya. Bahwa dalam setiap kontestasi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Sekalipun di momen keberangkatan itu semua harus optimistis menang, tetapi Hendy tetap mengingatkan untuk menerima apa pun yang terjadi pasca-pemilihan.

Mendengar apa yang dituturkan Hendy, seluruh keluarganya tampak menunduk. Ada yang terlihat tegang, ada yang datar, dan ada yang terlihat tetap bersemangat. Begitu doa bersama, beberapa orang sempat menangis. Hendy yang kemudian berdiri dari duduknya, merangkul istrinya, memeluk sejumlah anak, cucu, dan kerabatnya. “Wes wayahe mbenahi Jember. Sampai sekarang saya optimistis menang,” paparnya.

Di halaman rumahnya, Hendy dan keluarga sempat foto bersama. Pada waktu itu, suasana terlihat biasa saja. Hanya ada sejumlah keluarga dan beberapa timnya. Hendy pun berjalan melintasi gang sempit menuju TPS yang hanya berjarak sepelemparan batu dari rumahnya.

Hendy dan keluarganya datang di TPS 022, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, sekitar pukul 08.30. Dia menjalani proses pemeriksaan, mencuci tangan, pakai sarung tangan, hingga mendapat giliran mencoblos bersama keluarganya. Pencoblosan yang ada di gang sempit itu diatur cukup tertib sesuai dengan jam yang ditentukan.

Begitu surat suara yang telah dicoblos dimasukkan ke dalam kotak suara, Hendy menyapa sejumlah awak media yang meliputnya. Pagi itu, dia mengaku telah melakukan upaya maksimal dan memasrahkan hasilnya kepada Allah SWT. “Setelah ini, saya akan ke posko untuk menyaksikan penghitungan yang dilakukan tim IT di posko HSGF,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon bupati Jember nomor urut 2, Hendy Siswanto, tidak membuat acara spesial sebelum berangkat ke TPS 022 yang berlokasi di belakang rumahnya. Hendy mengumpulkan seluruh keluarganya. Istrinya, Kasih Fajarini, anak dan cucunya, serta beberapa keluarga dekatnya.

Pada saat itu, Hendy pamit kepada keluarganya. Dia berkata, dirinya akan berangkat ke TPS dan seluruh keluarganya harus turut serta. Hendy pun meminta maaf karena beberapa bulan terakhir seluruh keluarganya disibukkan dengan urusan politik. “Kalau nanti saya ditakdirkan terpilih dan menang, saya minta keluarga ini harus mengabdikan diri untuk seluruh warga Jember. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan terima kasih telah mendukung dengan ikhlas,” ucapnya.

Hendy menyebut, dirinya bersama cawabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman merasa sangat terpanggil untuk membenahi Jember. Menurutnya, banyak warga miskin yang patut diberdayakan, dan menata Jember agar lebih maju serta warganya sejahtera.

Dalam momen keberangkatan itu pun, Hendy tak lupa menyampaikan pernyataan di hadapan keluarganya. Bahwa dalam setiap kontestasi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Sekalipun di momen keberangkatan itu semua harus optimistis menang, tetapi Hendy tetap mengingatkan untuk menerima apa pun yang terjadi pasca-pemilihan.

Mendengar apa yang dituturkan Hendy, seluruh keluarganya tampak menunduk. Ada yang terlihat tegang, ada yang datar, dan ada yang terlihat tetap bersemangat. Begitu doa bersama, beberapa orang sempat menangis. Hendy yang kemudian berdiri dari duduknya, merangkul istrinya, memeluk sejumlah anak, cucu, dan kerabatnya. “Wes wayahe mbenahi Jember. Sampai sekarang saya optimistis menang,” paparnya.

Di halaman rumahnya, Hendy dan keluarga sempat foto bersama. Pada waktu itu, suasana terlihat biasa saja. Hanya ada sejumlah keluarga dan beberapa timnya. Hendy pun berjalan melintasi gang sempit menuju TPS yang hanya berjarak sepelemparan batu dari rumahnya.

Hendy dan keluarganya datang di TPS 022, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, sekitar pukul 08.30. Dia menjalani proses pemeriksaan, mencuci tangan, pakai sarung tangan, hingga mendapat giliran mencoblos bersama keluarganya. Pencoblosan yang ada di gang sempit itu diatur cukup tertib sesuai dengan jam yang ditentukan.

Begitu surat suara yang telah dicoblos dimasukkan ke dalam kotak suara, Hendy menyapa sejumlah awak media yang meliputnya. Pagi itu, dia mengaku telah melakukan upaya maksimal dan memasrahkan hasilnya kepada Allah SWT. “Setelah ini, saya akan ke posko untuk menyaksikan penghitungan yang dilakukan tim IT di posko HSGF,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Calon bupati Jember nomor urut 2, Hendy Siswanto, tidak membuat acara spesial sebelum berangkat ke TPS 022 yang berlokasi di belakang rumahnya. Hendy mengumpulkan seluruh keluarganya. Istrinya, Kasih Fajarini, anak dan cucunya, serta beberapa keluarga dekatnya.

Pada saat itu, Hendy pamit kepada keluarganya. Dia berkata, dirinya akan berangkat ke TPS dan seluruh keluarganya harus turut serta. Hendy pun meminta maaf karena beberapa bulan terakhir seluruh keluarganya disibukkan dengan urusan politik. “Kalau nanti saya ditakdirkan terpilih dan menang, saya minta keluarga ini harus mengabdikan diri untuk seluruh warga Jember. Saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan terima kasih telah mendukung dengan ikhlas,” ucapnya.

Hendy menyebut, dirinya bersama cawabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman merasa sangat terpanggil untuk membenahi Jember. Menurutnya, banyak warga miskin yang patut diberdayakan, dan menata Jember agar lebih maju serta warganya sejahtera.

Dalam momen keberangkatan itu pun, Hendy tak lupa menyampaikan pernyataan di hadapan keluarganya. Bahwa dalam setiap kontestasi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Sekalipun di momen keberangkatan itu semua harus optimistis menang, tetapi Hendy tetap mengingatkan untuk menerima apa pun yang terjadi pasca-pemilihan.

Mendengar apa yang dituturkan Hendy, seluruh keluarganya tampak menunduk. Ada yang terlihat tegang, ada yang datar, dan ada yang terlihat tetap bersemangat. Begitu doa bersama, beberapa orang sempat menangis. Hendy yang kemudian berdiri dari duduknya, merangkul istrinya, memeluk sejumlah anak, cucu, dan kerabatnya. “Wes wayahe mbenahi Jember. Sampai sekarang saya optimistis menang,” paparnya.

Di halaman rumahnya, Hendy dan keluarga sempat foto bersama. Pada waktu itu, suasana terlihat biasa saja. Hanya ada sejumlah keluarga dan beberapa timnya. Hendy pun berjalan melintasi gang sempit menuju TPS yang hanya berjarak sepelemparan batu dari rumahnya.

Hendy dan keluarganya datang di TPS 022, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, sekitar pukul 08.30. Dia menjalani proses pemeriksaan, mencuci tangan, pakai sarung tangan, hingga mendapat giliran mencoblos bersama keluarganya. Pencoblosan yang ada di gang sempit itu diatur cukup tertib sesuai dengan jam yang ditentukan.

Begitu surat suara yang telah dicoblos dimasukkan ke dalam kotak suara, Hendy menyapa sejumlah awak media yang meliputnya. Pagi itu, dia mengaku telah melakukan upaya maksimal dan memasrahkan hasilnya kepada Allah SWT. “Setelah ini, saya akan ke posko untuk menyaksikan penghitungan yang dilakukan tim IT di posko HSGF,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/