alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

PN Jember Lockdown

Imbas Pegawai Terkonfirmasi Positif

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, kantor korps Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, beberapa waktu lalu mengurangi jumlah karyawannya yang bekerja. Itu lantaran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza dan tiga orang karyawan lainnya terpapar Covid-19. Kini giliran kantor pelayanan hukum lainnya, yakni Pengadilan Negeri (PN) Jember, terpaksa meliburkan aktivitas pelayanan masyarakat.

Langkah ini dilakukan menyusul salah satu karyawan PN Jember dikonfirmasi positif terpapar virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (8/10). “Hasil swab, di kantor kami memang ada yang positif,” ujar pria asal Malang ini melalui sambungan telepon.

PN Jember melakukan uji swab kepada seluruh karyawan, termasuk panitera dan hakim, Kamis (1/10) lalu. Namun, ketika ditanya berapa karyawan yang positif Covid-19, Slamet mengaku masih belum mengetahui secara detail. “Kalau untuk detailnya saya belum tahu. Yang jelas, sementara ini PN Jember lockdown,” imbuh Slamet.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti identitas karyawan yang terkena virus korona. Apakah dari kalangan hakim, panitera, karyawan, atau staf yang lainnya. Slamet menambahkan, begitu mengetahui ada yang positif, pihaknya langsung mengambil langkah cepat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, kantor korps Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, beberapa waktu lalu mengurangi jumlah karyawannya yang bekerja. Itu lantaran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza dan tiga orang karyawan lainnya terpapar Covid-19. Kini giliran kantor pelayanan hukum lainnya, yakni Pengadilan Negeri (PN) Jember, terpaksa meliburkan aktivitas pelayanan masyarakat.

Langkah ini dilakukan menyusul salah satu karyawan PN Jember dikonfirmasi positif terpapar virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (8/10). “Hasil swab, di kantor kami memang ada yang positif,” ujar pria asal Malang ini melalui sambungan telepon.

PN Jember melakukan uji swab kepada seluruh karyawan, termasuk panitera dan hakim, Kamis (1/10) lalu. Namun, ketika ditanya berapa karyawan yang positif Covid-19, Slamet mengaku masih belum mengetahui secara detail. “Kalau untuk detailnya saya belum tahu. Yang jelas, sementara ini PN Jember lockdown,” imbuh Slamet.

Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti identitas karyawan yang terkena virus korona. Apakah dari kalangan hakim, panitera, karyawan, atau staf yang lainnya. Slamet menambahkan, begitu mengetahui ada yang positif, pihaknya langsung mengambil langkah cepat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum ini, kantor korps Adhyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, beberapa waktu lalu mengurangi jumlah karyawannya yang bekerja. Itu lantaran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza dan tiga orang karyawan lainnya terpapar Covid-19. Kini giliran kantor pelayanan hukum lainnya, yakni Pengadilan Negeri (PN) Jember, terpaksa meliburkan aktivitas pelayanan masyarakat.

Langkah ini dilakukan menyusul salah satu karyawan PN Jember dikonfirmasi positif terpapar virus korona. Hal itu dibenarkan oleh Humas PN Jember Slamet Budiono kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (8/10). “Hasil swab, di kantor kami memang ada yang positif,” ujar pria asal Malang ini melalui sambungan telepon.

PN Jember melakukan uji swab kepada seluruh karyawan, termasuk panitera dan hakim, Kamis (1/10) lalu. Namun, ketika ditanya berapa karyawan yang positif Covid-19, Slamet mengaku masih belum mengetahui secara detail. “Kalau untuk detailnya saya belum tahu. Yang jelas, sementara ini PN Jember lockdown,” imbuh Slamet.

Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti identitas karyawan yang terkena virus korona. Apakah dari kalangan hakim, panitera, karyawan, atau staf yang lainnya. Slamet menambahkan, begitu mengetahui ada yang positif, pihaknya langsung mengambil langkah cepat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/