alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

AWAS! Dua Tahanan Polsek Puger Jember Kabur

Proses Pendalaman, Belum Tertangkap Kembali

Mobile_AP_Rectangle 1

PUGER, RADARJEMBER.ID – Dua tahanan Polsek Puger dikabarkan melarikan diri, beberapa hari lalu. Mencuatnya kabar tahanan yang kabur itu sempat menuai pertanyaan mengenai keamanan yang diterapkan pihak kepolisian. Sebab, tahanan itu berhasil kabur dari balik jeruji besi. Padahal selnya sudah terkunci dan ada penjagaan 24 jam.

Jawa Pos Radar Jember menelusuri kebenaran kabar tersebut dengan mendatangi kantor Polsek Puger. Namun, beberapa petugas kepolisian yang berjaga saat itu enggan memberikan komentar. Mereka memilih diam. Tak menjelaskan apa pun tentang informasi itu. Sementara itu, di salah satu desa di Kecamatan Puger, warga mulai ramai membicarakan hal tersebut. “Minggu dini hari saya melihat polisi wira-wiri depan rumah. Kabarnya mereka memburu tahanan yang kabur,” ucap Sunar, warga Desa Wonosari.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kapolsek Puger AKP Ribut Budiyono enggan membeberkan peristiwa itu. Saat menerima panggilan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (9/9), ia beralasan sedang menghadiri acara di Kantor Polres Jember. Meski demikian, ia membenarkan sempat ada beberapa awak media yang mengonfirmasi terkait hal itu kepadanya. “Ini sedang di polres, sedang ada sertijab kasat,” ujarnya, lalu menutup telepon.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari berbagai informasi yang dihimpun, tahanan yang melarikan diri itu berjumlah dua orang. Masing-masing dari mereka terlibat kasus yang baru beberapa pekan lalu diungkap oleh kepolisian. Salah seorang pelaku adalah tersangka maling kotak amal di Masjid Nurul Huda, Desa Wonosari, berinisial MFW, 21. Dia ditangkap pada Minggu (22/8) lalu. Selanjutnya, satu tahanan lainnya yang melarikan diri yakni tersangka penipuan dan penggelapan yang dilakukan pria berinisial TS. Pria 52 tahun ini ditangkap Polsek Puger pada Rabu (1/9) lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan kabar tahanan Polsek Puger yang melarikan diri. Namun, seperti biasanya, Komang masih irit bicara karena hal itu disebutnya masih dalam pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. “Sementara masih proses penyidikan pemeriksaan para saksi,” ulasnya, singkat.

- Advertisement -

PUGER, RADARJEMBER.ID – Dua tahanan Polsek Puger dikabarkan melarikan diri, beberapa hari lalu. Mencuatnya kabar tahanan yang kabur itu sempat menuai pertanyaan mengenai keamanan yang diterapkan pihak kepolisian. Sebab, tahanan itu berhasil kabur dari balik jeruji besi. Padahal selnya sudah terkunci dan ada penjagaan 24 jam.

Jawa Pos Radar Jember menelusuri kebenaran kabar tersebut dengan mendatangi kantor Polsek Puger. Namun, beberapa petugas kepolisian yang berjaga saat itu enggan memberikan komentar. Mereka memilih diam. Tak menjelaskan apa pun tentang informasi itu. Sementara itu, di salah satu desa di Kecamatan Puger, warga mulai ramai membicarakan hal tersebut. “Minggu dini hari saya melihat polisi wira-wiri depan rumah. Kabarnya mereka memburu tahanan yang kabur,” ucap Sunar, warga Desa Wonosari.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kapolsek Puger AKP Ribut Budiyono enggan membeberkan peristiwa itu. Saat menerima panggilan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (9/9), ia beralasan sedang menghadiri acara di Kantor Polres Jember. Meski demikian, ia membenarkan sempat ada beberapa awak media yang mengonfirmasi terkait hal itu kepadanya. “Ini sedang di polres, sedang ada sertijab kasat,” ujarnya, lalu menutup telepon.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, tahanan yang melarikan diri itu berjumlah dua orang. Masing-masing dari mereka terlibat kasus yang baru beberapa pekan lalu diungkap oleh kepolisian. Salah seorang pelaku adalah tersangka maling kotak amal di Masjid Nurul Huda, Desa Wonosari, berinisial MFW, 21. Dia ditangkap pada Minggu (22/8) lalu. Selanjutnya, satu tahanan lainnya yang melarikan diri yakni tersangka penipuan dan penggelapan yang dilakukan pria berinisial TS. Pria 52 tahun ini ditangkap Polsek Puger pada Rabu (1/9) lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan kabar tahanan Polsek Puger yang melarikan diri. Namun, seperti biasanya, Komang masih irit bicara karena hal itu disebutnya masih dalam pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. “Sementara masih proses penyidikan pemeriksaan para saksi,” ulasnya, singkat.

PUGER, RADARJEMBER.ID – Dua tahanan Polsek Puger dikabarkan melarikan diri, beberapa hari lalu. Mencuatnya kabar tahanan yang kabur itu sempat menuai pertanyaan mengenai keamanan yang diterapkan pihak kepolisian. Sebab, tahanan itu berhasil kabur dari balik jeruji besi. Padahal selnya sudah terkunci dan ada penjagaan 24 jam.

Jawa Pos Radar Jember menelusuri kebenaran kabar tersebut dengan mendatangi kantor Polsek Puger. Namun, beberapa petugas kepolisian yang berjaga saat itu enggan memberikan komentar. Mereka memilih diam. Tak menjelaskan apa pun tentang informasi itu. Sementara itu, di salah satu desa di Kecamatan Puger, warga mulai ramai membicarakan hal tersebut. “Minggu dini hari saya melihat polisi wira-wiri depan rumah. Kabarnya mereka memburu tahanan yang kabur,” ucap Sunar, warga Desa Wonosari.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kapolsek Puger AKP Ribut Budiyono enggan membeberkan peristiwa itu. Saat menerima panggilan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (9/9), ia beralasan sedang menghadiri acara di Kantor Polres Jember. Meski demikian, ia membenarkan sempat ada beberapa awak media yang mengonfirmasi terkait hal itu kepadanya. “Ini sedang di polres, sedang ada sertijab kasat,” ujarnya, lalu menutup telepon.

Dari berbagai informasi yang dihimpun, tahanan yang melarikan diri itu berjumlah dua orang. Masing-masing dari mereka terlibat kasus yang baru beberapa pekan lalu diungkap oleh kepolisian. Salah seorang pelaku adalah tersangka maling kotak amal di Masjid Nurul Huda, Desa Wonosari, berinisial MFW, 21. Dia ditangkap pada Minggu (22/8) lalu. Selanjutnya, satu tahanan lainnya yang melarikan diri yakni tersangka penipuan dan penggelapan yang dilakukan pria berinisial TS. Pria 52 tahun ini ditangkap Polsek Puger pada Rabu (1/9) lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan kabar tahanan Polsek Puger yang melarikan diri. Namun, seperti biasanya, Komang masih irit bicara karena hal itu disebutnya masih dalam pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi. “Sementara masih proses penyidikan pemeriksaan para saksi,” ulasnya, singkat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/