alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Bos Obat Diputus Enam Tahun

4,9 Juta Butir Okerbaya Dimusnahkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdakwa bos obat keras berbahaya (okerbaya) Alisius Sri akhirnya mendapat hukuman atas perbuatannya. Pria yang kerap dipanggil Sri itu mendapat putusan enam tahun kurungan dengan denda Rp 100 juta subsider empat bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember Marolop Simamora dalam agenda sidang pembacaan putusan, Selasa (8/9) lalu, di ruang sidang utama.

Putusan enam tahun tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember Aditya Okto Thohari kepada Jawa Pos Radar Jember.  “Kemarin (8/9) sudah agenda putusan. Selanjutnya barang bukti dirampas untuk dimusnahkan,” ungkap Aditya.

Sebelumnya, terdakwa Sri dituntut cukup tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jember. Dalam tuntutannya, pihak JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara delapan tahun beserta denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tuntutan itu dibacakan oleh JPU Kejari Jember Gedion Ardana pada sidang agenda pembacaan tuntutan, Senin (1/9) lalu, di PN Jember. Sidang sebelumnya, dalam pemeriksaan terdakwa, Sri sudah mengakui perbuatannya di depan majelis hakim.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdakwa bos obat keras berbahaya (okerbaya) Alisius Sri akhirnya mendapat hukuman atas perbuatannya. Pria yang kerap dipanggil Sri itu mendapat putusan enam tahun kurungan dengan denda Rp 100 juta subsider empat bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember Marolop Simamora dalam agenda sidang pembacaan putusan, Selasa (8/9) lalu, di ruang sidang utama.

Putusan enam tahun tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember Aditya Okto Thohari kepada Jawa Pos Radar Jember.  “Kemarin (8/9) sudah agenda putusan. Selanjutnya barang bukti dirampas untuk dimusnahkan,” ungkap Aditya.

Sebelumnya, terdakwa Sri dituntut cukup tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jember. Dalam tuntutannya, pihak JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara delapan tahun beserta denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Tuntutan itu dibacakan oleh JPU Kejari Jember Gedion Ardana pada sidang agenda pembacaan tuntutan, Senin (1/9) lalu, di PN Jember. Sidang sebelumnya, dalam pemeriksaan terdakwa, Sri sudah mengakui perbuatannya di depan majelis hakim.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Terdakwa bos obat keras berbahaya (okerbaya) Alisius Sri akhirnya mendapat hukuman atas perbuatannya. Pria yang kerap dipanggil Sri itu mendapat putusan enam tahun kurungan dengan denda Rp 100 juta subsider empat bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember Marolop Simamora dalam agenda sidang pembacaan putusan, Selasa (8/9) lalu, di ruang sidang utama.

Putusan enam tahun tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jember Aditya Okto Thohari kepada Jawa Pos Radar Jember.  “Kemarin (8/9) sudah agenda putusan. Selanjutnya barang bukti dirampas untuk dimusnahkan,” ungkap Aditya.

Sebelumnya, terdakwa Sri dituntut cukup tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jember. Dalam tuntutannya, pihak JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara delapan tahun beserta denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.

Tuntutan itu dibacakan oleh JPU Kejari Jember Gedion Ardana pada sidang agenda pembacaan tuntutan, Senin (1/9) lalu, di PN Jember. Sidang sebelumnya, dalam pemeriksaan terdakwa, Sri sudah mengakui perbuatannya di depan majelis hakim.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/