alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Mental Kuat, Jiwa Tenang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tugas mayoret yang paling penting adalah membangun mental pasukan agar tetap semangat. Ini memerlukan sosok pemimpin yang bijaksana. Supaya tercipta permainan yang kompak. “Mental mayoret harus di atas pasukannya, sebab dia yang membangun semangat saat di lapangan,” kata Ulfa.

Selanjutnya, seorang mayoret harus bersikap tenang saat menemukan pemain melakukan kesalahan. Situasi itu cukup sulit bagi mayoret jika mentalnya belum terlatih dengan baik. Saat terjadi kendala atau kesalahan, mayoret memiliki peran penting untuk mengembalikannya menjadi normal kembali.

“Jangan panik saat mendengar nada atau irama yang salah, teruskan saja, yang salah biarkan salah, mayoret tetap menunjukkan wajah senyum,” terang perempuan asal Kecamatan Arjasa tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tugas mayoret yang paling penting adalah membangun mental pasukan agar tetap semangat. Ini memerlukan sosok pemimpin yang bijaksana. Supaya tercipta permainan yang kompak. “Mental mayoret harus di atas pasukannya, sebab dia yang membangun semangat saat di lapangan,” kata Ulfa.

Selanjutnya, seorang mayoret harus bersikap tenang saat menemukan pemain melakukan kesalahan. Situasi itu cukup sulit bagi mayoret jika mentalnya belum terlatih dengan baik. Saat terjadi kendala atau kesalahan, mayoret memiliki peran penting untuk mengembalikannya menjadi normal kembali.

“Jangan panik saat mendengar nada atau irama yang salah, teruskan saja, yang salah biarkan salah, mayoret tetap menunjukkan wajah senyum,” terang perempuan asal Kecamatan Arjasa tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Tugas mayoret yang paling penting adalah membangun mental pasukan agar tetap semangat. Ini memerlukan sosok pemimpin yang bijaksana. Supaya tercipta permainan yang kompak. “Mental mayoret harus di atas pasukannya, sebab dia yang membangun semangat saat di lapangan,” kata Ulfa.

Selanjutnya, seorang mayoret harus bersikap tenang saat menemukan pemain melakukan kesalahan. Situasi itu cukup sulit bagi mayoret jika mentalnya belum terlatih dengan baik. Saat terjadi kendala atau kesalahan, mayoret memiliki peran penting untuk mengembalikannya menjadi normal kembali.

“Jangan panik saat mendengar nada atau irama yang salah, teruskan saja, yang salah biarkan salah, mayoret tetap menunjukkan wajah senyum,” terang perempuan asal Kecamatan Arjasa tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/