alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Tinggal Tiga Pekerja Migran

Warga yang Diisolasi di JSG Jauh Berkurang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Proses isolasi untuk mencegah persebaran Covid-19 masih terus berlangsung di Jember Sport Garden (JSG) Desa/Kecamatan Ajung. Untuk mengetahui kondisi terkini, Jawa Pos Radar Jember mengunjunginya, Rabu (8/7). Suasananya cukup lengang. Sebab, warga yang dikarantina tersisa tiga orang saja. Itu pun warga yang baru datang dari luar negeri. Mereka adalah pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari Malaysia.

“Sekarang hanya ada tiga orang, karena beberapa hari lalu sebelas orang sudah selesai. Ketiga perempuan ini datang dari Malaysia,” kata dr Sri Isna Amelia, Koordinator Pelayanan Medis JSG.

Isna menjelaskan, sekalipun hanya ada tiga warga yang dikarantina, tetapi prosedur penanganannya tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. “Pelayanan tetap sama seperti dulu. Termasuk pemberian fasilitas seperti makan juga tetap sama,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menyebut, mereka juga diharuskan berolah raga. Selain itu, beberapa kegiatan lain juga dilakukan di JSG. “Kapan JSG ini akan selesai dijadikan tempat karantina, kami belum mendapat informasi,” ungkapnya.

Ditanya untuk tenaga medis yang berada di lokasi, menurut Isna, ada sekitar 20 orang. Mereka seluruhnya menginap di JSG bersama sejumlah penjaga. “Kalau tenaga medisnya tetap menginap. Tapi yang berjaga seperti petugas keamanan (TNI/Polri, Red) itu sif,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Proses isolasi untuk mencegah persebaran Covid-19 masih terus berlangsung di Jember Sport Garden (JSG) Desa/Kecamatan Ajung. Untuk mengetahui kondisi terkini, Jawa Pos Radar Jember mengunjunginya, Rabu (8/7). Suasananya cukup lengang. Sebab, warga yang dikarantina tersisa tiga orang saja. Itu pun warga yang baru datang dari luar negeri. Mereka adalah pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari Malaysia.

“Sekarang hanya ada tiga orang, karena beberapa hari lalu sebelas orang sudah selesai. Ketiga perempuan ini datang dari Malaysia,” kata dr Sri Isna Amelia, Koordinator Pelayanan Medis JSG.

Isna menjelaskan, sekalipun hanya ada tiga warga yang dikarantina, tetapi prosedur penanganannya tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. “Pelayanan tetap sama seperti dulu. Termasuk pemberian fasilitas seperti makan juga tetap sama,” imbuhnya.

Dia menyebut, mereka juga diharuskan berolah raga. Selain itu, beberapa kegiatan lain juga dilakukan di JSG. “Kapan JSG ini akan selesai dijadikan tempat karantina, kami belum mendapat informasi,” ungkapnya.

Ditanya untuk tenaga medis yang berada di lokasi, menurut Isna, ada sekitar 20 orang. Mereka seluruhnya menginap di JSG bersama sejumlah penjaga. “Kalau tenaga medisnya tetap menginap. Tapi yang berjaga seperti petugas keamanan (TNI/Polri, Red) itu sif,” ucapnya.

JEMBER,RADARJEMBER.ID – Proses isolasi untuk mencegah persebaran Covid-19 masih terus berlangsung di Jember Sport Garden (JSG) Desa/Kecamatan Ajung. Untuk mengetahui kondisi terkini, Jawa Pos Radar Jember mengunjunginya, Rabu (8/7). Suasananya cukup lengang. Sebab, warga yang dikarantina tersisa tiga orang saja. Itu pun warga yang baru datang dari luar negeri. Mereka adalah pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari Malaysia.

“Sekarang hanya ada tiga orang, karena beberapa hari lalu sebelas orang sudah selesai. Ketiga perempuan ini datang dari Malaysia,” kata dr Sri Isna Amelia, Koordinator Pelayanan Medis JSG.

Isna menjelaskan, sekalipun hanya ada tiga warga yang dikarantina, tetapi prosedur penanganannya tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. “Pelayanan tetap sama seperti dulu. Termasuk pemberian fasilitas seperti makan juga tetap sama,” imbuhnya.

Dia menyebut, mereka juga diharuskan berolah raga. Selain itu, beberapa kegiatan lain juga dilakukan di JSG. “Kapan JSG ini akan selesai dijadikan tempat karantina, kami belum mendapat informasi,” ungkapnya.

Ditanya untuk tenaga medis yang berada di lokasi, menurut Isna, ada sekitar 20 orang. Mereka seluruhnya menginap di JSG bersama sejumlah penjaga. “Kalau tenaga medisnya tetap menginap. Tapi yang berjaga seperti petugas keamanan (TNI/Polri, Red) itu sif,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/