alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Didominasi Hijau dan Kuning, Jangan Kendurkan Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Titik tekan penanganan atas beberapa temuan kasus baru Covid-19 terus mendapat perhatian. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 8 Juni lalu, terdapat tambahan pasien terkonfirmasi baru sebanyak enam kasus, sehingga kasus aktif menjadi 32 kasus. Tujuh pasien dirawat di rumah sakit. Sementara, 25 pasien menjalani isolasi mandiri. Sedangkan jumlah suspect sebanyak 17 kasus.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, pihaknya akan tetap bekerja sama dengan TNI, Polri, dan jajarannya, sampai ke tingkat RT-RW. Hal ini untuk menekan laju peredaran pandemi tersebut. “Mereka yang akan memonitor di posisi klasterisasi nanti, hingga tracing di posisi masing-masing,” ujarnya.

Pemberlakuan tracing itu diakuinya sangat detail. Misalkan kata Hendy, ada satu orang yang dinyatakan positif, maka satu orang itu akan menjalani tracing lengkap. “Kami tracing sampai 107 orang. Jadi, tim kami tidak main-main, dan itu sudah bagus,” jelasnya, saat ditemui di Pendapa Pemkab Jember, Senin (7/6) kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya menambahkan, sejauh ini zonasi di Jember sudah didominasi kuning dan hijau. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengendurkan protokol kesehatan. “Kalau tidak ada kerja sama dengan masyarakat, sulit Covid-19 ini akan segera selesai,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Titik tekan penanganan atas beberapa temuan kasus baru Covid-19 terus mendapat perhatian. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 8 Juni lalu, terdapat tambahan pasien terkonfirmasi baru sebanyak enam kasus, sehingga kasus aktif menjadi 32 kasus. Tujuh pasien dirawat di rumah sakit. Sementara, 25 pasien menjalani isolasi mandiri. Sedangkan jumlah suspect sebanyak 17 kasus.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, pihaknya akan tetap bekerja sama dengan TNI, Polri, dan jajarannya, sampai ke tingkat RT-RW. Hal ini untuk menekan laju peredaran pandemi tersebut. “Mereka yang akan memonitor di posisi klasterisasi nanti, hingga tracing di posisi masing-masing,” ujarnya.

Pemberlakuan tracing itu diakuinya sangat detail. Misalkan kata Hendy, ada satu orang yang dinyatakan positif, maka satu orang itu akan menjalani tracing lengkap. “Kami tracing sampai 107 orang. Jadi, tim kami tidak main-main, dan itu sudah bagus,” jelasnya, saat ditemui di Pendapa Pemkab Jember, Senin (7/6) kemarin.

Pihaknya menambahkan, sejauh ini zonasi di Jember sudah didominasi kuning dan hijau. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengendurkan protokol kesehatan. “Kalau tidak ada kerja sama dengan masyarakat, sulit Covid-19 ini akan segera selesai,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Titik tekan penanganan atas beberapa temuan kasus baru Covid-19 terus mendapat perhatian. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Jember per 8 Juni lalu, terdapat tambahan pasien terkonfirmasi baru sebanyak enam kasus, sehingga kasus aktif menjadi 32 kasus. Tujuh pasien dirawat di rumah sakit. Sementara, 25 pasien menjalani isolasi mandiri. Sedangkan jumlah suspect sebanyak 17 kasus.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, pihaknya akan tetap bekerja sama dengan TNI, Polri, dan jajarannya, sampai ke tingkat RT-RW. Hal ini untuk menekan laju peredaran pandemi tersebut. “Mereka yang akan memonitor di posisi klasterisasi nanti, hingga tracing di posisi masing-masing,” ujarnya.

Pemberlakuan tracing itu diakuinya sangat detail. Misalkan kata Hendy, ada satu orang yang dinyatakan positif, maka satu orang itu akan menjalani tracing lengkap. “Kami tracing sampai 107 orang. Jadi, tim kami tidak main-main, dan itu sudah bagus,” jelasnya, saat ditemui di Pendapa Pemkab Jember, Senin (7/6) kemarin.

Pihaknya menambahkan, sejauh ini zonasi di Jember sudah didominasi kuning dan hijau. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengendurkan protokol kesehatan. “Kalau tidak ada kerja sama dengan masyarakat, sulit Covid-19 ini akan segera selesai,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/